Gambaran Hati

Gambaran Hati
Fakta Baru.


__ADS_3

Rifky keluar dengan keadaan emosi, ia sedih mengetahui jika adik iparnya sendiri yang membunuh Bundhanya.


"Aku akan kirim Voice Note ini ke Keny aja. Entah kenapa aku sangat percaya padanya di bandingkan orang lain" Kata Rifky menghela nafas panjang.


Disisi lain, Keny terus berusaha membuat Aisyah tersenyum, karena sepanjang perjalanan. Aisyah hanya diam saja tanpa berkata maupun melakukan sesuatu.


"Mampir sebentar ke rumahku ya, Aku mau ngambil barang dulu, ada hal yang aku mau anter di dekat pesantren soalnya" Kata Keny.


"Aisyah naik taksi apa ojek aja gak pap kok Kak, takut ngrepotin" Kata Aisyah.


"Enggak lah, bentar aja kok.Kamu masuk bentar aja, setelah ini langsung aku antar kamu pulang. Aku udah janji sama Rifky untuk jagain kamu loh. Gak enak kalau nanti Rifky nanya aku mau jawab apa." Kata Keny maksa.


"Gak ngrepotin nih? Aku nanti di antar ke pesantren aja gak papa" Kata Aisyah.


"Siap Bos!!" Kata Keny dengan tangan hormat.


Malam itu, Aisyah sampai di rumah Keny. Keny mempersilahkan Aisyah masuk terlebih dahulu, karena Aisyah merasa tidak enak hati menolaknya ia pun akhirnya masuk ke rumah.


Ini kali pertama Aisyah mampir di rumah Keny, di ruang tamu juga sedang ada Bundha nya Keny, beliau sedang santai dengan membaca majalah.


"Assallamualaikum" Salam Aisyah.


"Waalaikum sallam, eh siapa ini? " Tanya Bundha Ratna (Ibu Keny).


"Dia istri temen Keny Bun, minta tolong di suruh antar pulang karena suaminya sedang ada hal penting di luar"Kata Keny.

__ADS_1


"Oh gitu, Bundha kira calon menantu. Hehehhe ayo duduk nduk" Kata Bundha Ratna mempersilahkan Aisyah duduk.


"Sebentar ya" Kata Bundha Ratna masuk ke dapur.


Aisyah melihat keseluruh sudut rumah Keny, rumahnya sangat bersih dan bagus. Pernak pernik ruang tamu juga sangat banyak.


Mata Aisyah tertuju dengan foto lama yang sangat besar di ujung ruang tamu itu, ada foto Bundha Ratna, dua anak laki laki, satu bayi dan satu pria dewasa.


Salah satu dari dua anak kecil laki laki itu seperti Aisyah mengenalinya, ia juga memiliki foto yang sama yang ia simpan di dompetnya.


"Ini nduk, di minum dulu" Kata Bundha Ratna.


"Em Tante, ini foto keluarga Kak Keny ya?" Tanya Aisyah.


"Iya nduk, ini Bundha, yang bayi ini Keny. Dua anak laki laki ini adalah kakak Keny, namanya Tama dan Raihan. Dan ini suami Bundha" Jelas Bundha.


"Ini! Mirip kan? Aisyah sengaja menyimpannya saat membuka album lama milik suami Aisyah." Tanya Aisyah menunjukkan foto masa kecil Rifky.


Bundha Ratna terlihat sangat shyok, ia juga bingung kenapa Aisyah memiliki foto anak keduanya tersebut. Karena selama ini, Bundha Ratna tidak pernah mengetahui dimana keberadaan anak keduanya tersebut, setelah di adopsi sahabatnya.


"Kamu kenal sama anak yang ada di foto ini?" Tanya Bundha Ratna menangis.


"Ini foto masa kecil suami Aisyah Tante. Namanya Mas Rifky" Jawab Aisyah.


"Alhamdulillah hirobbil'alamin

__ADS_1


Ya Allah ya Rob" Sebut Bundha Ratna, tubuhnya melemas dan hampir saja pinsan.


"Loh Tante. Kak Keny. Kak!! Cepetan kesini Kak! Bundhanya Kak Keny mau pinsan!"Terik


Aisyah.


Keny yang mendengar suara Aisyah minta tolongpun langsung keluar dari kamar dan berlari menemui Aisyah.


"Bundha, ayo papah Bundha duduk dulu Syah" Kata Keny panik.


"Bundha kenapa Bun?Bundha sakit? Syah Bundhaku kenapa?" Tanya Keny makin panik.


"Aisyah cuma nunjukin, kalau foto kakak Kak Keny yang bernama Tama itu adalah Mas Rifky, karena foto masa kecil mereka sama" Jawab Aisyah.


"Maksud kamu apa Syah?" Tanya Keny bingung.


"Kalau boleh tau siapa nama Ibunya suami kamu?Dan kamu punya fotonya?" Tanya Bundha Ratna.


"Namanya Bundha Rani Rahmawati, ini fotonya, ini saat proses akad waktu itu "Kata Aisyah menunjukkan foto Bundha Rani.


"Nama suamimu Rifky Pratama?" Tanya Bundha Ratna.


Aisyah mengangguk, Bundha Ratna histeris. Ia mengatakan kepada Keny dan Aisyah bahwa Rifky itu adalah kakak kandung Keny yang telah di adopsi oleh sahabatnya yang sudah hilang kontak sejak lama.


kejadian itu telah terjadi sejak 20 tahun lalu, ketika keluarga Keny mengalami kecelakaan setelah melakukan pemotretan itu. Ayah dan Kakak Keny yang pertama meninggal. Keny dan Rifky selamat dan Bundha Ratna koma.

__ADS_1


Karena tidak ada yang bisa merawat dua balita, akhirnya sahabat Bundha Ratna, yakni Bundha Rani dan suaminya mengadopsi Rifky yang waktu itu berumur 5 tahun.


__ADS_2