
Malam dingin itu sudah mulai turun salju, di dalam agenda milik Aisyah, Aisyah ingin menikmati salju pertama bersama Rifky di taman, namun apalah daya. Ia terbaring dirumah sakit. Dan mereka juga tak akan tinggal lebih lama lagi di Korea, karena Aisyah sudah mendapat surat pindah tugas di Jogja, hanya tinggal menghabiskan kontrak saja, selama 7 bulan lagi.
"Kenapa sayang?" Tanya Rifky.
"Bosan banget" Kata Aisyah.
"Mau keluar?" Tanya Rifky.
"Penngen, tapi lukaku? Gak enak juga kan jalan-jalan menggunakan kursi roda?" Kata Aisyah.
"Ya udah kita disini saja, biar Mas temani ya!" Kata Rifky.
Suara grusuh dari luar terdengar oleh Aisyah dan Rifjy, ternyata tim Dokter dan Yoona yang datang, mereka membawa makanan dan minuman yang menyegarkan, tak lupa buah dan cokelat untuk Aisyah.
"Hey kau menyenggolku Min Ah, hati-hati dong" Kesal Bona.
"Ya, tubuhmu terlalu kecil, jadi berjalan lah di belakang, agar kau tak merasa tersenggol" Kata Min Ah.
"Sudah-sudah, kita kesini ingin bersenang-senang bukan? Perkumpulan jomblo seperti kita ini mau kemana malam ini?" Kata Yoona.
__ADS_1
"Sudahlah, jangan di perjelas kalau kita tidak laku" Kata Senior O
Mereka sedang berdesak-desakan untuk menikmati malam pergantian musim bersama dengan Aisyah dan Ica. Semua itu telah di siapkan oleh Bona dan Yoona dan tak tahu sejak kapan mereka mulai akrab, Min Ah, Senior O dan benerapa perawat pun juga ikut ke ruangan Aisyah.
"Kejutan!!"
"Kalian? Kenapa kalian kesini?" Tanya Aisyah bahagia.
"Ya Ica, apakah kita tak boleh mengajakmu menikmati malam pergantian musim ini? " Tanya Bona.
"Tentu saja boleh, apa yang kalian bawa?" Kata Aisyah.
"Min Ah? Senior O? Aku mau...." Kata Aisyah ingin berterima kasih karena ikut menolongnya bersama Bona.
"A,a jangan bahas itu lagi Ica, kita nikmati saja malam ini. Ayo gaes...!!!" Kata Min Ah.
Semua orang terlihat sangat bahagia malam itu, saling bercerita, mendukung satu sama lain, kebahagiaan tak harus datang dari pacar atau kemana kita berlibur. Tapi dengan sahabat yang seperti keluarga kedualah juga bentuk dari kebahagiaan. Berkumpul bersama, saling berbagi kisah, dan juga saling melengkapi satu sama lain.
Disisi lain, Keny sedang sendirian di kamar, ia tidak menyusul Aisyah dan Rifky di rumah sakit, karena siang tadi sudah giliran menunggu Aisyah ketika Rifky sholat, Keny terus saja merasa kengen dengan Clara. Mereka sedang tak bisa komunikasi, karena Sandy telah menghukum mereka untuk tidak saling komunikasi lewat ponsel selama 3 bulan.
__ADS_1
"Hah Sial baget sih, kenapa juga dihukum gak boleh komunikasi, saat sedang sayang-sayangnya gini. Lebih baik aku telfon Daren saja, di Indonesia tak ada salju-saljuan. Pasti dia sedang molor" Gumam Keny.
"Gue telfon aja dia, sambil pamer gue ada foto hot baru hahahaha"Kata Keny.
Di Jepang, Clara dan Akbar juga sedang menikmati pergantian musim, mereka berjalan-jalan berdua ke tempat yang mereka fikir cocok untuk saling curhat. Ini kali Clara dan Akbar saling mengekspresikan hatinya. Karena mereka sering datang kepada Aisyah ketika sedang sedih.
"Ternyata kayak gini ya, namanya pergantian musin di Jepang? Lebih banyak yang keluar dan menikmatinya" Kaya Clara.
"Memangnya di Swiss tak seperti ini?" Tanya Akbar.
"Ada sih, tapi gak banyak, disana lebih ke berkumpul bersama dan makan-makan, atau malah tak sama sekali melakukan apapun" Kata Clara.
"Gitu ya, kalau disini sering seperti ini. Tahun kemaren juga, tapi ini lebih banyak orangnya" Kata Akbar.
"Sial, banyak orang pacaran lagi" Kita pulang saja lah.
"Kok gitu? Tau gitu aku jalan sama sahabat-sahabatku tadi. Kak Clara gak asyik ah"Kesal Akbar.
"Lo bilang apa? Mau ini?"Tanya Clara sengan mengepalkan tangannya.
__ADS_1
Malm itu memang cocok untuk dinikmati bersama pasangan jika berada di Jepang dan Korea, jika yang memiliki kekasih. Namun banyak dari orang malah menikmatinya dengan cara berkumpul bersama keluarga atau dengan para sahabatnya.