Gambaran Hati

Gambaran Hati
Titik Terang,


__ADS_3

Pagi hari itu, sengaja Aisyah dan Rifky menyuruh orang tuanya agar pulang agak siangan sebentar. Agar mereka bisa menyelesaikan masalah Keny, Clara dan Yoona.


Akbar sedang di suruh untuk membeli sarapan oleh Aisyah ditemani Bona. Hari ini hari cutinya Aisyah dan Bona. Pasangan cinta segitiga itu sudah dikumpulkan di ruang tamu.


"Ada apa sih ini? Gak nanti aja bicaranya? Gue mau mandi dulu" Kata Clara.


"Gak ada, sini dulu" Kata itu Aisyah dingin.


"Yoona, mulai!" Kata Rifky.


"Sebenarnya, aku mencintai Keny, kenapa aku bisa mencintainya? Karena dia selalu memberiku perhatian yang lebih, selalu baik padaku, ketika kutanya apa aku tidak menyusahakannya, dia selalu bilang kalau di menyukaiku. Wanita mana yang tak menaruh hati pada laki laki baik seperti itu" Jelas Yoona.


"Lalu kemaren malam, aku melihat mereka berdua sedang bercumbu mesra di kamar Keny. Aku kita aku bermimpi, ternyata tidak. Aku syhok dan berlari menerobos derasnya hujan. Banyak yang aku katakan pada Keny waktu itu. Intinya, aku merasa tertipu oleh mulut manis Keny ini!! " Sambung Yoona

__ADS_1


"Kak Clara?" Kata Aisyah.


"Aku ingin kembali ke Swiss karena ingin mundur dari kisah cintanya Keny yang konyol ini. Aku tak ingin membebani kehidupanku sendiri dengan mencintai laki laki yang sama dengan orang yang sudah aku anggap sahabatku sendiri" Jelas Clara.


"Sudah begitu saja?" Tanya Aisyah dan Rifky hampir bersamaan.


"Hah Aisyah, Rifky, kalian tau kan? Aku bukan tipe cewek yang senang berdiskusi masalah seperti ini. Aku lebih suka dengan pekerjaan lamaku. Jadi aku hanya ingin pulang saja" Kata Clara.


"Keny, sekarang giliranmu!" Kata Rifky.


"Hassh, aku sudah memikirkan hal itu dari semalam. Aku yang akan mundur, cinta memang tak bisa dipaksakan kan? Aku berfikir mungkin Keny memang bukan jodohku. Perjuangan cintamu itu Keny. Aku permisi dulu!" Kata Yoona pamit dan keluar dari Rumah Rifky


"Rifky, hari ini aku libur ya di resto, aku mau istirahat seharian dulu. Capek dan pusing karena semalam aku kehujanan" Kata Yoona.

__ADS_1


"Baiklah tidak apa-apa. Tapi, apakah kamu baik-baik saja?" Tanya Rifky.


Yoona melambaikan tangannya dengan tanda bahwa dia akan baik-baik saja. Walau semua orang tau, bahwa Yoona hatinya pasti sakit.


"Dan kalian berdua, mau kalian apa? Kalian berpelukan dan berciuman? Jika kalian ingin melakukan itu, keluarlah dari rumahku!!! Rumah ini tak akan mendapat keberkahan dari Allah jika kalian buat maksiat disini!!" Bentak Rifky.


"Bukan hanya tak dapat berkah saja. Namun Malaikat pun enggak masuk kerumah kita. Sekarang maumu apa Keny?, jika kau serius dengan Kakakku, maka segeralah membawa kabar baik kepada keluarga besarku" Kata Aisyah kesal.


"Dan iya, untuk sementara waktu, sampai ada titik jelas hubungan diantara kalian berdua. Aku akan mengirim Clara pulang ke Jepang, dan bercerita kepada Om Sandy tentang semua ini" Kata Rifky.


"Dan untuk kamu Keny, setelah kau lulus jadi Dokter, maka kamu akan aku kirim ke pesantren selama 3 bulan. Setelah itu, aku akan membantumu mengurus semua persyaratan agar kamu bisa bekerja di rumah sakit di Jogja. Paham !!! " Kata Rifky tegas.


"Sekarang kalian masuk ke kamar masing-masing, tanpa ada yang protes!!" Sambung Rifky.

__ADS_1


Clara dan Keny, hanya menurut saja. Dan menyanggupi persyaratan Rifky itu, agar malah tak bertambah panjang.


Benar dalam urutan saudara, Clara lebih tinggi sebutannya dimata Aisyah dan Rifky. Namun Keny adalah adiknya Rifky. Aisyah dan Rifky hanya tak ingin dosa mereka semakin besar dengan melakukan hal zina seperti itu. Walau hanya ciuman dan pelukan tapi itu tetap saja salah.


__ADS_2