Gambaran Hati

Gambaran Hati
Bersama Si Kembar


__ADS_3

Malam saat terjadi pertengkaran antara Yoona dan Keny. Disisi lain, Aisyah dan Rifky sedang menikmati berlibur sehari sebelum si kembar pulang ke Jogja.


Walaupun mereka sudah ada di kamar. Aisyah dan Rifky sangat bahagia bisa bersama dengan si kembar.


"Ami, susu!" Kata Airy.


"Oh Airy mau minum susu ya, bentar ya Ami buatkan. Raihan juga mau?" Tanya Aisyah.


Raihan hanya mengangguk saja, karena sedang asyik mendengarkan sholawat bersama dengan Rifky. Karena Leah bilang, kalau Raihan suka sekali mendengarkan sholawat.


"Nih susunya udah Ami buatin. Ini untuk Airy, dan ini untuk Raihan." Kata Aisyah.


"Bobo Mi, bobo" Kata Airy.


"Yaudah hayuk Ami temenin Airy bobok ya" Kata Aisyah menidurkan Airy di sampingnya.


"Sholatullah sallamullah 'alatoha rosullillah..........." Aisyah bersholawat untuk Airy. Karena biasanya sebelum Airy dan Raihan tidur, Leah bersholawat dulu untuk mereka.


Tak butuh lama, akhirnya bayi kembar itu akhirnya tertidur, di satukan mereka di tengah dan di samping di letakkan bantal guling yang mereka bawa agar mereka tak terguling.


Aisyah dan Raihan memilih tidur dibawah menggunakan kasur lantai yang telah mereka bawa juga.

__ADS_1


"Alhamdulillah mereka tidur ya, gampang banget loh nidurinnya" Kata Rifky.


"Iya ya Mas, Mama sama Abi ndidik mereka bagus banget, cuma bobo di sholawatin udah merem gitu aja" Kata Aisyah.


Aisyah sangat bersyukur memiliki orang tua seperti Ruchan dan Leah. Mereka memang bisa di andalkan, tak heran dulu Sandy menitipkan Akbar kepada mereka.


"Mi? " Kata Rifky sok manja.


"Mi? Ikutan anak-anak ya. Ada apa Bubu hehehe" Tanya Aisyah.


"Masih lama kah jadi Dokternya dan minta pindah ke Jogja?" Kata Rifky.


"Sekitar 6 bulan lagi. Kenapa sih Bubu sayang" Kata Aisyah.


"Emang gak boleh ya? Ada apa sih?" Tanya Aisyah.


"Pengen cepat-cepat pulang ke Jogja dan kumpul bersama Airy dan Raihan tiap hari" Kata Rifky mulai murung


"Bubu gak betah tinggal di sini?" Tanya Aisyah.


"Dimanapun tempatnya, jika itu bersamamu aku sudah sangat bahagia sayang. Pengen selalu ada di sampingmu seperti ini. Tapi, Aku juga pengen kita kumpul bersama Airy dan Raihan" Kata Rifky memeluk Aisyah.

__ADS_1


"Sabar ya sayang, sebentar lagi kok. Aisyah juga pengen kita ngumpul seperti keluarga kecil lainnya" Kata Aisyah membalas pelukan Rifky.


Hal yang sangat diinginkan Rifky hanyalah bisa melihat istrinya sukses, dan bisa jadi satu dengan kedua anaknya, melihat mereka tumbuh bersama, merawat dan mendidik bersama adalah impian Rifky.


Ia juga sudah menyiapkan usaha baru disekitar rumah di Jogja, mendirikan bisnis kulinernya dan memperluas cabangnya. Melihat istri terus bisa mengejar cita-cita tanpa harus berjauhan dari anak-anaknya.


"Udah ngantuk?" Tanya Rifky.


"Belum, Gak bisa tidur. Cuacanya dingin banget " Kata Aisyah


"Kode ya" Sentil Rifky.


"Ami mau ya? Yuk ah, mumpung si kembar bobok" Ajak Rifky.


Ketika mulai pemanasan, tiba -tiba suara orang mengetuk pintu dengan keras, Rifky sangat kesal, setiap kali ia ingin bermesraan bersama Aisyah ada saja yang mengganggunya.


Tok.. Tok.. Tok..


"Ck, siapa sih? Ganggu aja deh" Kesal Rifky.


Aisyah pun membuka pintu, dan ternyata Akbar yang datang, ia berkata bahwa dirinya tak bisa tidur, karena Ruchan, Leah, dan Bundha Ratna sedang mengobrol, hal yang sangat membosankan.

__ADS_1


Maaf ya teman-teman, 2 hari ini up nya pelit, author sedang sakit. Anaknya juga demam tapi Alhamdulillah sudah sembuh. Salam dari saya ya, imamnya author.


__ADS_2