Gambaran Hati

Gambaran Hati
Masalah (Lagi).


__ADS_3

"Sangat serasi!! Miskin!! " Kata Ayunda dengan tatapan menjijikkan.


"Di anter pacar pakai motor butut aja dia bahagia hahahha apa lagi kemaren di antar Keny menggunakan mobil mewah? Pasti semalam gak bisa tidur" Kata Taliya.


"Emang di pacar nya? Bukannya cewek model Aisyah itu anti pacaran ya? " Tanya Daren.


"Paling juga dia pernah ngamar!! Munafik" Kata Ayunda.


"Ck, biarin aja lah. Ngapain kalian repot ngurusin tuh anak? " Kata Keny.


"Lihat aja, hari ini gue akan memberinya pelajaran, hingga dia malu dan tidak berangkat ke kampus lagi" Batin Ayunda merencanakan sesuatu hal yang jahat untuk Aisyah.


Keny yang sudah mengetahui setatus Aisyah hanya bisa diam dan tidak mengatakan kepada Ayunda tentang siapa Aisyah sebenarnya.


"Kalau gue bongkar setatus Aisyah, itu gak akan menjadi asyik lagi melihat pertunjukan Ayunda di permalukan. Hanya Aisyah yang mampu melawan Ayunda" Batin Keny sambil meminum jus nya.


Ospek hari ke dua di mulai,

__ADS_1


Ayunda sudah menyiapkan cara untuk membuly Aisyah lagi, kali ini menggunakan cara yang hina. Ayunda menyuruh dua orang mahasiswa paling nakal untuk menyentuh Aisyah.


"Kalian tunggu di gudang ok? " Kata Ayunda kepada dua mahasiswa brandal itu.


Keny tak sengaja mendengarnya, ia pun mengikuti dua brandalan itu, ia pun bensembunyi di balik pintu.


Tak lama kemudian Aisyah pun datang, ia di suruh oleh Ayunda untuk mengambil pel baru di gudang, namun tidak ada. Aisyah berniat kembali ke lapangan dan mengatakan kalau pel yang Ayunda pinta tidak ada.


Belum juga Aisyah keluar pintu, Aisyah di hadang oleh dua brandalan kampus itu, Aisyah menanggapinya dengan santai dan hanya diam.


"Mau apa kalian? Jangan macam macam ya" Kata Aisyah.


Keny melihat semua itu dari luar gudang, namun ia belum bergerak sama sekali karena brandalan itu belum berbuat kurang ajar kepada Aisyah.


"Hey, sombong sekali lo" Kata Brandal itu ingin mencolek pipi Aisyah.


Aisyah menepis tangan brandal itu dan membuat tangannya terkilir, ketika yang satunya ingin menyergap dari belakang, Aisyah menendangnya sangat keras tepat di dadanya, hingga brandal itu tersungkur di lantai.

__ADS_1


"Lepasin tangan gue" Teriak brandalan yang tanganya di pelintir oleh Aisyah.


Karena Aisyah terlalu sibuk dengan yang di depannya, brandalan yang di belakangnya mulai menyerang menggunakan pisau cutter.


Tes tes tes, darah segar menetes di lantai.


Ya, darah milik tangan Keny, yang menghalangi serangan cutter itu terhadap Aisyah.


"Aw, sial" Gumam Keny.


Aisyah menoleh dan terkejut melihat tangan Keny terluka, seketika ia teringat masa lalu yang mengingatkannya kepada Rifky saat ingin di lecehkan oleh anak lurah di sana.


Tangan brandal itu di pelintir lagi, dan brandal satunya yang menggunakan cutter di pukul oleh Aisyah tanpa ampun, entah kenapa Aisyah teringat oleh Rifky, dan siksaan Mala saat ia di perkosa oleh anak lurah itu.


Aisyah menyeret brandalan itu ke ruang dosen, Keny pun membawa satu brandalan itu juga. Setelah beberapa pertanyaan mereka tidak mengakui apa motif dan tujuan mereka ingin mencelakai Aisyah, mereka malah mengatakan jika mereka hanyalah suruhan Ayunda, untuk mencabuli Aisyah.


Aisyah lega semua sudah selesai, ia membawa Keny ke poli klinik kampus dan mengobati lukanya. Luka Keny tidaklah parah, namun Aisyah sangat berterima kasih kepada Keny karena dia telah menolongnya.

__ADS_1


__ADS_2