ISTRI BAYARAN CEO DINGIN

ISTRI BAYARAN CEO DINGIN
BAB 96


__ADS_3

Maaf semuanya, padahal semalam sudah mau up, tetapi karena mata Kayenna perih dan hp yang tiba-tiba mati jadi gagal up. Tapi untuk gantinya, Kayenna up 3 bab nih...


"Untuk metode tersebut kita lakukan besok saja ya, Nyonya? Kali ini kita belajar buat pemulihan Nyonya Jazira agar cepat pulih," ujar sang perawat yang diangguki oleh Albirru dan Jazira.


"Untuk cara pertama, Nyonya Jazira bisa mencoba untuk berjalan dengan bantuan suami Anda. Jika sudah mampu berdiri sendiri walau masih terasa nyeri, Anda bisa mencoba menggendong baby Arasa supaya ikatan batin diantara Ibu dan anak semakin terjalin. Bisa di pahami, Nyonya?" tanya sang perawat yang membuat Jazira menatap sang suami yang masih setia menggenggam erat jemari mungilnya.


"Nggak harus sama suami kan, Sus? Mungkin bantuan Mbok Sum atau orang lain boleh kan?" tanya Jazira kepada sang suster tanpa menatap wajah terkejut dari sang suami tatkala mendengar pertanyaan dari Jazira.


"Sebenarnya bisa, Nyonya. Tetapi akan lebih leluasa jika suami Anda yang membantu Anda untuk pemulihan secara menyeluruh. Kalau Ibu ini yang membantu bisa saja, tetapi kekuatannya pasti akan berbeda seperti saat Anda bersama dengan suami Anda," jawab sang perawat kepada Jazira yang membuat Albirru semakin mengeratkan genggaman tangannya pada sang istri.

__ADS_1


"Saya yang akan membantu pemulihan istri saya, Sus. Nanti saya akan memanggil Anda jika ada yang saya butuhkan. Sekarang Anda bisa keluar terlebih dahulu," jawab Albirru kepada sang perawat yang langsung diangguki oleh perawat tersebut.


Lagi-lagi Mbok Sum yang paham akan maksud dari Albirru pun ikut berjalan meninggalkan ruang rawat milik Jazira. Sementara Jazira, wanita itu menatap tajam kepada laki-laki yang sampai sekarang tak kunjung melepaskan tangan nya itu. Perlahan, Albirru mulai menaikkan posisi brangkar milik sang istri agar posisi tubuh Jazira sedikit terduduk.


Setelah menyiapkan sang istri, Albirru pun mulai berjalan memutar dengan tangan yang masih setia menggenggam tangan milik sang istri. Jazira masih mematung menerima perlakuan dari sang suami pada dirinya.


Jazira masih menatap sang suami dengan tangan yang mulai naik ke kedua bahu milik sang suami atas instruksi dari Albirru. Setelahnya, Albirru pun baru melepaskan genggaman tangannya kepada sang istri dan meletakkan kedua tangannya di balik tubuh Jazira.


"Pegangan Mas erat-erat ya, Ra? Mas bantu buat duduk," ucap Albirru tepat di hadapan wajah cantik milik Jazira. Jazira masih sama sekali tak menjawab ucapan dari sang suami.

__ADS_1


Perlahan, Albirru pun mulai mengangkat tubuh mungil milik Jazira yang kini sedikit membesar karena baru saja melahirkan. Jazira yang merasakan sakit di area perutnya karena tertekuk pun hanya bisa melipat bibirnya ke dalam.


Albirru yang tahu dengan apa yang tengah sang istri rasakan pun segera mempercepat gerakannya agar sang istri dapat duduk. Ketika hampir mendekati posisi duduk, Jazira mencengkeram erat bahu milik sang suami sembari menempelkan kepalanya di dada bidang milik sang suami.


"Kamu pasti bisa, Ra." Albirru mengelus punggung mungil milik Jazira setelah akhirnya Jazira dapat duduk menghadap dirinya. Jazira pun menghirup napas nya dalam-dalam lalu menghembuskan napas nya dengan perlahan.


Perempuan itu pun mendongakkan kepalanya menghadap laki-laki yang dengan telaten nya membantu dirinya untuk duduk. Tatapan keduanya pun bertemu saru sama lain. Tak ada perbincangan diantara keduanya, hingga tiba-tiba Jazira terkejut dengan apa yang sang suami lakukan pada dirinya.


Ada yang seneng karena Kayenna crazy up nggak nih?

__ADS_1


__ADS_2