
"Cepet sembuh ya, Ra. Biar Arasa bisa celet-cepet punya adik. Kan dulu proses Arasa nya pas nggak sadar, semoga next aku dalam keadaan sadar ya," ujar Albirru tiba-tiba yang membuat Jazira terkejut.
Wanita itu pun segera mendongakkan kepalanya dan menatap geram kepada laki-laki yang tengah memapahnya tersebut. Tanpa aba-aba Jazira pun menggeplak perut six pack milik sang suami yang lagi-lagi membuat Albirru memekik kesakitan.
"Akh! Sakit, Ra!" pekik Albirru ya g membuat Jazira menatap dirinya dengan tatapan sama sekali tak santai. Albirru tersenyum lepas seolah tak ada salah yang membuat Jazira semakin gemas dengan tingkah laku dari suaminya tersebut.
"Seenak jidat bilang mau punya bayi lagi, nikah lagi sana biar punya anak banyak. Toh percuma hamil lagi kalo ending nya bakal ditinggal seperti Arasa. Zizi yakin, siapa nanti istrinya Mas Birru bakal nyesel punya suami seperti Mas Birru gini!" tolak Jazira dengan nada sinis nya yang membuat Albirru menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Jangan diungkit lagi, Ra. Kan Mas juga udah minta maaf sama kamu. Janji, mulai saat ini Mas akan setia sama kamu dan Ara. Mas berharap semoga kamu dan Ara nggak ninggalin Mas lagi. Kamu nggak pernah ngerasain saat ada di posisi aku pas kalian pergi kan? Jangan ya, Ra," ujar Albirru bersungguh-sungguh yang membuat Jazira tersenyum miring.
"Percuma bilang enggak-enggak. Apa yang udah ada di diri Mas Birru itu nggak akan pernah bisa berubah. Itu namanya udah karakter yang nggak kaan bisa diubah kecuali kalau memang Mas Birru bertekad sama diri Mas sendiri buat nggak ngulangin lagi!" jawab Jazira seolah-olah bahwa dirinya tak mempercayai sang suami telah berubah.
"Astaga, Ra. Aku sudah bilang berulang kali sama kamu, Ra. Aku telah berjanji pada diriku sendiri untuk tak meninggalkan kamu dan Arasa. Aku cuma minta kesempatan terakhir dari kamu buat buktiin aku yang udah berubah, Ra. Aku mohon sama kamu," ujar Albirru dengan nada sendunya yang tak dijawab oleh Jazira.
"Jangan gitu, Ra. Aku mohon sama kamu, ini kesempatan terakhir aku. Kalau aku nggak tepatin janji aku buat jaga kamu sama Arasa, kamu bisa tinggalin aku. Janji!" kukuh Albirru sembari menatap iris mata sang istri dengan sangat intens.
__ADS_1
"Nggak, Zizi capek Mas. Bodohnya Zizi cukup sampai saat dimana Zizi pergi dari Mas Birru delapan setengah bulan yang lalu. Sebenarnya Zizi pun tak ingin kembali dekat dengan Mas Birru, tetapi kali ini Zizi masih bisa menolak hal ini karena memang Zizi butuh bantuan Mas Birru. Setelahnya, Zizi akan ajukan gugatan cerai ke pengadilan agama. Itu keputusan final Zizi," jawab Jazira sembari menatap lekat wajah sang suami.
"Mas nggak akan pernah menceraikan kamu. Mas nggak akan meninggalkan kamu sama Arasa. Sekali pun kamu ajukan gugatan cerai kita ke pengadilan agama, tapi aku nggak akan pernah menceraikan kamu. Paham?" bisik Albirru dengan kesungguhannya yang tak membuat hati Jazira goyah sedikit pun.
"Terserah Mas Birru mau ngomong apa, tapi Jazira tetep minta cerai," setelah ucapan Jazira tersebut, sepasang suami istri itu terkejut karena bayi mereka tiba-tiba menangis.
Mau Kayenna crazy up seperti kemarin lusa? Yuk komen di setiap bab nya dan jangan lupa buat like yaa... Terimakasih untuk yang sudah memberikan Kayenna vote dan poin kemarinš¤
__ADS_1