Menikahi Pria Terkaya

Menikahi Pria Terkaya
Tante Calista Adalah Kesalahan


__ADS_3

"Wah! udah berani dengan Tante ternyata, Tante cuma pengen tahu aja gimana kalau Farel masuk ke kamar dan melihat istrinya meregang nyawa," ucap Tante Calista.


Baru saja akan kembali mencekik Raila tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar, "Tuan Zergan sedang menuju kamar," ucapnya.


Tante Calista yang mendengarnya pun tersenyum lalu menaruh ponselnya ke ranjang Raila dan pergi lewat jendela kamar tersebut.


## Flashback Off ##


Setelah mendengar cerita dari Raila, semua orang marah pada Calista yang bertindak diluar batasnya, "Tapi, kamu gapapakan? atau Calista berbuat sesuatu ke kamu selain itu?" tanya Papa Aaron.


"Raila gapapa kok, Ma. Untungnya Farel dateng, kalau gak mungkin Raila udah gak ada," ucap Raila.


"Tenang sayang kamu gak perlu takut, masih ada aku kok, kamu aku antar ke kamar ya," ucap Farel.


"Gak mau, aku takut di kamar," ucap Raila.


"Yaudah, kalau gitu kalian pindah ke kamar tamu aja," ucap Papa Aaron dan diangguki Farel.


"Kalau gitu aku antar ke kamar tamu aja ya," ucap Farel.


"Gak mau, aku di sini aja," ucap Raila dengan menggelengkan kepalanya.


"Gapapa, Rel. Biar radial di sini aja jangan paksa dia," ucap Papa Aaron dan diangguki Farel.


"Tapi, siapa yang ngasih tahu kalau Farel bakal dateng ke kamar?" tanya Evan, yang membaut semua orang menoleh kearahnya.


"Aku gak tahu, tapi pokoknya suara perempuan," ucap Raila.


"Apa jangan-jangan ada pengkhianat di rumah ini?" tanya Joven.


"Pengkhianat? kalau perempuan itu artinya hanya pelayan," ucap Papa Aaron.


"Cctv mati," ucap Om Zack.


"Maksudnya?" tanya Farel.


"Cctv di kamarmu ternyata mati dan semua arah menuju kamarmu juga mati, sepertinya Calista dan orang itu merencanakan semua ini," ucap Om Zack.


"Farel punya kamera tersembunyi di dekat pot coba Om Zack cek. Van, lo ambil gih," ucap Farel.


Beberapa saat kemudian, Evan pun kembali dan membawa kamera tersembunyi yang dimaksud Farel. Om Zack pun memeriksa kamera tersebut.


"Kamera ini juga mati, itu artinya orang ini tahu kalau kamu naruh kamera di kamarmu," ucap Om Zack.

__ADS_1


"Kita coba cari cctv di depan, Tante Calista gak mungkin bisa masuk kalau gak ada yang masukin dia ke rumah ini kan, bisa jadi Tante Calista terekam pas dia masuk ke rumah ini," ucap Evan.


Mendengar ucapan Evan, Om Zack pun dengan cepat mencari tahunya, "Gak ada yang mencurigakan dari rekaman kemarin dan hari ini," ucap Om Zack.


"Jangan-jangan Tante Calista udah di sini dari dulu," ucap Joven.


"Maksud lo, jadi selama ini Tante Calista ada di rumah ini?" tanya Farel.


"Bisa jadi," ucap Joven.


"Kita harus cari tahu sejak kapan Tante Calista ada di sini," ucap Farel.


"Sepertinya akan sulit karena kita gak punya petunjuk apapun, setidaknya kita harus bisa tahu siapa orang yang udah bantu Calista," ucap Papa Aaron.


"Apa kamu ingat suara perempuan yang tadi?" tanya Papa Aaron.


"Raila sedikit lupa, tapi sepertinya Raila mungkin akan ingat jika mendengar suaranya," ucap Raila.


"kalian begitu kita bersikap Baisa saja dan buat para pelayan berbicara pada Raila," ucap Papa Aaron.


"Nanti radial juga coba buat ngajak bicara mereka," ucap Raila.


"Lebih baik sekarang kalau semua tidur, jangan sampai buat yang lain curiga, apalagi Gea. Kasihan jika dia harus teringat sila Gea.


"Tante Calista ngehubungin Rendy lagi dan dia bilang kalau rencananya hampir berhasil, makanya Rendy ke sini apa terjadi sesuatu?" tanya Rendy.


"Raila disekap tadi di kamar, tapi untungnya semuanya baik-baik aja, tapi kita kehilangan jejak Tante Calista," ucap Papa Aaron.


"Tante Calista benar-benar keterlaluan, dia gak pernah puas dengan semuanya," ucap Rendy.


"Ini semua salah papa," ucap Papa Aaron.


"Gak ada yang salah, Pa. Semuanya udah takdir lagipula orang yang harusnya merasa bersalah itu seharusnya Kakek bukan papa," ucap Farel.


Raila hanya diam karena ia tidak tahu masalah apa yang sedang dibicarakan oleh keluarga Revion tersebut yang jelas Raila dapat melihat raut wajah yang menahan amarah.


"Kita bicarakan besok, sekarang semuanya istirahat," ucap Papa Aaron.


Akhirnya mereka pun kembali ke kamarnya masing-masing, "Masih takut?" tanya Farel.


Saat ini Farel dan Raila tidur di kamar tamu karena Raila Anish takut untuk masuk ke dalam kamarnya, "Udah gak terlalu sih, tapi masih kepikiran," ucap Raila.


"Udah tidur ya jangan mikirin itu terus," ucap Farel dan memeluk Raila.

__ADS_1


"Hem, rel," panggil Raila.


"Kenapa sayang?" tanya Farel.


"Sebenarnya ada masalah apa sih aku sama Tante Calista bukannya dia Tante kamu itu artinya dia masih keluarga kamu dong?" tanya Raila.


Namun, tidak mendapat jawaban dari Farel, "Kalau kamu gak mau ngasih tahu juga gapapa kok, aku gak maksa juga," ucap Raila.


Raila sebenarnya penasaran, tapi ia tidak ingin memaksa Farel, ia akan siap mendengarkan cerita Farel nanti saat Farel sudah siap menceritakan semuanya.


"Tante Calista memang keluargaku, tapi dia bukan sepenuhnya keluargaku bahkan semua orang tidak menganggap Tante Calista itu keluarga," ucap Farel.


"Kenapa?" tanya Raila.


"Alasannya cuma satu yaitu karena Tante Calista adalah kesalahan yang dilakukan Kakek," ucap Farel.


Raila semakin mengerutkan keningnya karena tidak mengerti apa yang dimaksud Farel, Farel yang paham jika Raila tidak mengerti maksudnya pun melanjutkan ucapannya, "Tante Calista itu saudara tirinya papa," ucap Farel.


"Jadi, Kakek kamu itu nikah dua kali?" tanya Raila dan diangguki Farel.


"Terus?" tanya Raila.


"Kakek aku itu ngelakuin hal yang gak bisa dimaafkan oleh semua keluarga Revion," ucap Farel.


"Apa yang dilakuin Kakek kamu?" tanya Raila.


"Dia ngehamilin sekretarisnya sendiri dan lahirlah Tante Calista," ucap Farel.


"Tapi, kalau aku lihat usianya Tante Calista kayak gak jauh beda sama Tante Gea," ucap Raila.


"Kakek selingkuh saat Nenek hamil Tante Gea dan Kakek selingkuh secara terang-terangan dan memberitahukan jika selingkuhannya tengah hamil bahkan saat Nenek melahirkan Tante Gea, Kakek justru sedang berduaan dengan selingkuhannya hingga Nenek dinyatakan Kritis dan beberapa saat kemudian bulan setelah itu selingkuhan Kakek juga melahirkan dan lahirlah Tante Calista," ucap Farel.


"Lalu Nenek gimana?" tanya Raila.


"Kurang lebih 4 tahun Nenek kritis dan tidak ada perkembangan sama sekali, bahkan Kakek sudah menceraikan Nenek dan hidup bahagia dengan selingkuhannya, hingga suatu hari nenek bangun dan kamu tahu apa yang dilakuin Nenek, Nenek memanggil nama Kakek. Entah angin apa Kakek Kakek datang menjenguk Nenek dan itu membuat semua orang yang ada di sana senang. Namun, sayang Kakek justru mengatakan semuanya pada Nenek mengenai perceraiannya dan hal itu membuat Nenek drop dan keluarga Revion lainnya memutuskan untuk memindahkan Nenek ke Belanda ...," ucapan Farel terhenti lantaran Raila menyelanya.


"Belanda? bukannya kita mau ke Belanda, apa jangan-jangan Nenek kamu sampai sekarang masih di Belanda?" tanya Raila dan diangguki Farel.


.


.


.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2