
Setelah kepergian Farel dan Natasya, Raila justru tetap melanjutkan makannya tanpa rasa bersalah, "Kakak masih bisa makan padahal tadi Kakak numpahin minuman Kakak ke kak Natasya," ucap Lea.
"Kakak gak numpahin minumannya, tadi Natasya sendiri yang narik tangan Kakak lagian Kakak juga laper habis jalan-jalan," ucap Raila.
Beberapa saat kemudian, Farel dan Natasya kembali dari kamar mandi dan duduk di tempat tadi.
Setelah makan mereka pun memutuskan untuk kembali ke penthouse mewah milik keluarga Revion, Raila yang merasa bosan pun keluar dari kamar setelah bersih-bersih. Baru saja keluar, tapi Raila melihat keluarga Revion di tambah dengan Natasya tengah santai di ruang tamu dan mengobrol seru.
"Gak ah, nanti malah kayak perusak suasana kalau gue di sana," ucap Raila dan kembali masuk ke dalam kamar lalu tertidur.
.
Pagi harinya Raila terbangun dan melihat di sebelahnya yang tidak ada Farel, "Kemana Farel?" tanya Raila, pada dirinya sendiri.
"Kamu udah bangun, Rai," ucap Farel yang baru saja masuk ke dalam kamar.
"Kamu darimana?" tanya Raila.
"Oh itu tadi Natasya minta bantuan buat buka botol minum, kamu mandi dulu Rai, aku keluarkan dulu," ucap Farel.
Raila sedikit terkejut mendengar panggilan Farel yang biasanya memanggilnya sayang, tapi kali ini Farel justru memanggilnya Rai, Raila merasa kesla dengan panggilan itu.
'Gue yakin pasti kalau gue ikut ke pergi, gue bakal di cuekin kayak kemarin, mending gue gak usah ikut males banget,' ucap Raila, dalam hati.
"Aku gak ikut pergi deh untuk kali ini," ucap Raila.
"Kenapa gak ikut? hari ini kita ke pantai loh," tanya Mama Aurel, yang baru saja masuk ke dalam kamar Farel dan Raila.
"Hem, gapapa sih, besok deh Raila ikut," ucap Raila.
"Yaudah kalau kamu gak mau ikut, ayo Ma kita berangkat," ucap Farel.
Beberapa saat kemudian, setelah Raila membersihkan diri dan penthouse juga sudah sepi, Raila pun keluar.
"Huh, indahnya hidup ini, ah ralat maksudnya nyesek banget hidup gue, bahkan tadi Farel gak bujuk gue, oke! gue bakal buat lo emosi Rel, awas aja. Lo pikir lo siapa," gumam Raila.
Raila pun keluar dari penthouse dan pergi ke suatu tempat, Raila menaiki taksi yang super mewah menuju tempat tersebut.
Beberapa saat kemudian, Raila lun sampai di depan gedung yang cukup mewah, ia segera masuk ke dalam dan menuju ke suatu ruangan. Namun, sebelum masuk ke dalam, Raila terlebih dahulu mengetuk pintu tersebut dan beberapa saat setelah itu keluarlah seorang pria yang hanya mengenakan celana pendek.
"Halo!" sapa Raila.
"Halo adik ipar," sapa Alexander dan memeluk Raila, Raila pun membalas pelukan Kakak iparnya itu.
"Udahan kali pelukannya," ucap Kak Keanu.
"Hehehehe, Kak suruh aku masuk dulu napa," ucap Raila.
"Oh iya lupa, yaudah ayo masuk," ucap Alexander.
"Kenapa lo ke sini?" tanya Kak Keanu.
"Gue males kalau ikut keluarga suami gue," ucap Raila.
"Males kenapa?" tanya Alexander.
__ADS_1
"Soalnya gue di cuekin gara-gara ada cewek yang gak jelas, dia itu suka sama Farel makanya dia kayak ngejauhin gue sama Farel gitu," ucap Raila.
"Emang gimana sikap dia?" tanya Alexander.
Raila pun menceritakan semuanya, mulai dari awal mula ada Natasya hingga kejadian tadi pagi, "Wah, gak bisa di biarin itu," ucap Alexander.
"Yaudah sih, aku mah santai kalau emang aku sama Farel berjodoh ya sekeras apapun orang mau misahin ya gak bakal pisah, tapi juga sebaliknya kalau gak berjodoh itu gampang banget pisahnya," ucap Raila.
"Kok lo jadi bijak kayak gini sih," ucap Kak Keanu.
"Gak tahu, tapi gue punya prinsip gini kalau pasangan gue gak bisa setia sama gue, ya buat apa gue pertahanin toh ujung-ujungnya juga bakal tetep sama kan," ucap Raila.
"Daripada gue nyiksa diri gue sendiri buat mempertahankan hubungan yang endingnya bakal sakit di gue nya lebih baik gue lepas aja," lanjutnya.
"Wah, tumben lo. Kayaknya lo di Dubai makin pinter aja," ucap Kak Keanu.
"Iya dong," ucap Raila.
"Udah gak usah bahas itu lagi, btw kalian mau jalan-jalan ya kok Kak Keanu udah cakep aja?" tanya Raila.
"Kita mau ke Miracle Garden, kamu mau ikut?" tanya Alexander.
"Sebenarnya aku kemarin udah ke Miracle Garden, tapi karena kemarin aku gak bisa bahagia gitu jadi sekarang aku ikut kalian aja deh," ucap Raila.
"Ijin suami lo dulu," ucap Kak Keanu.
"Ck, iya iya," y apa Raila.
Raila pun mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan pesan pada Farel.
Pesan tersebut sudah terkirim, namun belum dibaca oleh Farel. Setelah meminta izin Raila pun ikut Kak Keanu dan Alexander ke Miracle Garden.
.
Disisi lain saat ini keluarga Revion sedang berada restoran karena tadi mereka belum sempat untuk sarapan penuh, "Kamu mau pesan apa, Rel?" tanya Natasya.
"Aku udah bilang ke Mama kok," ucap Farel.
Natasya, Lea dan Mama Aurel pun pergi untuk mengambil makanannya. Sedangkan, Papa Aaron dan Farel hanya menunggu.
"Kamu kenapa?" tanya Farel.
"Gapapa, Pa," ucap Farel.
"Masalah Raila," tebak Papa Aaron dan tebakannya benar.
"Sekarang Papa mau tanya istri kamu siapa?" tanya Papa Aaron.
"Ck, Papa kok tanya itu? kenapa Papa tanya siapa istri Farel?" tanya Farel.
"Kamu tinggal jawab aja, istri kamu siapa?" tanya Papa Aaron.
"Ya, Raila lah, Pa," ucap Farel.
"Oh Raila," ucap Papa Aaron.
__ADS_1
"Kenapa emangnya, Pa?" tanya Farel.
"Papa kirain istri kamu Natasya," ucap Papa Aaron.
"Papa ngaco aja ya gaklah, orang Farel sayangnya sama Raila," ucap Farel.
"Harusnya kamu paham saat Papa bilang kayak tadi, Rel," ucap Papa Aaron.
"Paham? maksudnya?" tanya Farel.
"Lupakan saja, Papa cuma berharap jika nanti terjadi sesuatu jangan bawa Papa dalam masalah yang kamu buat sendiri, Rel," ucap Papa Aaron.
Memang dasarnya Farel lemot, jadi Farel belum mengerti maksud dari Papa Aaron.
"Ini makanannya," ucap Lea.
Mereka pun sarapan dengan tenang dan selesai itu mereka memutuskan untuk duduk santai di luar restoran tersebut karena tempatnya yang sangat nyaman dan tenang, "Kamu mau pesen minuman, Rel?" tanya Natasya.
"Gak usah, thanks," ucap Farel lalu menjauh dari Natasya.
Sejujurnya Farel sedikit risih karena Natasya terus saja menempel padanya sejak kemarin, tapi karena ada Lea makanya Farel tidak memperlihatkannya. Namun, karena saat ini tidak ada Lea maka Farel pun menunjukkan ketidaksukaannya dengan Natasya.
Cukup lama mereka di restoran tersebut hingga hari mulai siang, akhirnya mereka pun memutuskan untuk menuju pantai Jumeirah.
"Kamu bawa baju ganti kan, Rel?" tanya Natasya.
"Hem,"
"Kak Farel jangan jutek-jutek gitu ah," ucap Lea.
"Iya iya," ucap Farel.
"Kalau gitu Lea mau ganti baju dulu, ayo Kak," ucap Lea dan menarik tangan Natasya.
Farel tidak mengganti bajunya karenaemang Farel menggunakan pakaian renang dan hanya di lapisi jaket, Farel langsung melepaskan jaketnya dan menuju bibir pantai.
"Kamu kenapa, Pa? kok dari tadi Mama lihat kayak gak suka gitu sama Natasya?" tanya Mama Aurel.
"Gapapa kok, kamu suka ada Natasya di liburan kita?" tanya Papa Aaron.
"Iyalah orang Natasya orangnya asik," ucap Mama Aurel.
"Kenapa emangnya, Pa? Papa gak suka ada Natasya di liburan kita?" tanya Mama Aurel.
"Sangat gak suka," ucap Papa Aaron.
"Hah! kenapa?" tanya Mama Aurel.
.
.
.
Tbc.
__ADS_1