Menikahi Pria Terkaya

Menikahi Pria Terkaya
Perubahan Raila


__ADS_3

"Sekarang Papa tanya menantu Mama siapa?" tanya Papa Aaron.


"Ya, Raila lah, Pa," ucap Mama Aurel.


"Tapi, kenapa kalian semua menganggap Raila kayak orang asing bahkan Papa juga begitu. Papa nyesel dan Papa gak mau ya kalau sampai harus kehilangan menantu kesayangannya Papa untuk kedua kalinya," ucap Papa Aaron.


"Maksud Papa apa, gak ada yang nganggep Raila orang asing," ucap Mama Aurel.


"Gak ada, tapi sikap kita ngebuat Raila berpikir kalau dia orang asing di keluarga kita, Mama tahu karena apa?" tanya Papa Aaron.


"Karena apa?" tanya Mama Aurel.


"Karena kita memperlakukan Natasya melebihi Raila, yang harusnya di perlakukan kayak Natasya itu Raila, Ma," ucap Papa Aaron.


Ucapan Papa Aaron tentunya menjadi bom bagi Mama Aurel, "Pa, terus gimana dong menantu Mama?" tanya Mama Aurel, yang mulai cemas dan khawatir.


"Kita serahkan semuanya pada Farel dan juga Raila, tapi kalau Papa berharap tidak ada masalah apapun antara Farel dan juga Raila," ucap Papa Aaron.


"Papa sama Mama gak mau ganti baju?" tanya Lea, yang tiba-tiba saja datang.


"Gak sayang, kamu aja Kakak kamu juga udah di sana," ucap Mama Aurel dan diangguki Lea.


"Mama lihat Lea bahkan melupakan Raila, Papa gak yakin apa Raila masih mau bertahan," ucap Papa Aaron.


"Pa, jangan ngomong gitu," ucap Mama Aurel.


Keluarga Farel pun menikmati waktu mereka salam di pantai, lebih tepatnya Lea dan Natasya. Sedangkan, untuk Papa Aaron, Mama Aurel dan Farel sedang memikirkan Raila.


Setelah hampir seharian mereka di lantai, mereka pun memutuskan untuk makan di salah satu restoran yang ada di sana, pemandangan restoran sangat cantik karena mereka dapat melihat pantai secara langsung.


Saat sedang menunggu makanannya tiba-tiba Farel melihat seorang perempuan yang sangat tidak asing baginya, 'Itu bukannya Raila, kenapa dia ada di sini? terus dia sama siapa? apa Raila selingkuh dari aku?' tanya Farel dalam hati.


Tidak ada yang melihat Raila kecuali Farel dan Natasya, sedari tadi memang Natasya mengikuti arah pandang Farel dan ia juga melihat Raila bersama seorang pria bahkan mereka terlihat mesra.


'Ternyata gak sulit juga buat kalian berantem, malah gue gak usah repot-repot untuk turun tangan,' ucap Natasya dalam hati.


.


Disisi lain Raila sangat puas karena bisa berfoto di Miracle Garden, "Ini udah mau sore kita pergi yuk," ajak Kak Keanu.


"Pergi kemana, Kak? di sini masih asik loh," tanya Raila.


"Kita mau ke pantai," ucap Alexander.


"Wah, pantai, Raila ikut!" teriak Raila.

__ADS_1


"Hush, gak usah teriak-teriak bikin malu aja," ucap Kak Keanu.


"Hehehe, kelepasan," ucap Raila.


"Oh iya ngomong-ngomong keluarga suami kamu itu jalan-jalan kemana?" tanya Alexander.


"Gak tahu, yang ngerencanain semuanya si cacing kepanasan terus juga pas dia ngomong mau kemana Raila gak denger," ucap Raila.


"Yaudah, ayo," ajak Kak Keanu.


Setelah perjalanan yang menyenangkan bagi Raila, mereka pun sampai di pantai Jumeirah, "Wah! rame banget," ucap Raila, yang baru saja turun dari mobil.


"Kalau kamu ke Dubai, tapi gak ke pantai Jumeirah itu artinya liburan kamu gak lengkap," ucap Alexander.


"Untungnya aku ke sini jadi liburanku lengkap deh, ayo Kak kita ke sana," ajak Raila.


"Ayo," ucap Alexander.


Kak Keanu hanya mengikuti di belakang mereka berdua, ia heran dengan keakraban radial dan juga Alexander, awalnya ia pikir Raila akan marah dan benci padanya. Tapi, ini justru sebaliknya Raila seolah mendukung hubungannya.


Pantai tampak indah saat sore, Kak Keanu melihat Raila dan Alexander yang sedang asik berfoto ria, "Aku mau beli minum sama makan kalian mau ikut atau di sini aja?" tanya Kak Keanu.


"Di sini aja deh Kak, aku belum puas fotonya, gimana Kak Alexander mau ikut Kak Keanu atau di sini sama Raila?" tanya Raila.


"Sama kamu dong, kamu beli sendiri aja, Yang," ucap Alexander dan diangguki Kak Keanu.


Raila tidak melihat Jiak sedari tadi seseorang menatap intens dirinya, "Kak Keanu mana sih aku udah haus nih?" tanya Raila.


"Kamu mau nyari Keanu?" tanya Alexander.


"Raila beli minum aja deh udah gak bisa di tahan hausnya," ucap Raila.


"Yaudah, kalau gitu aku ke restoran tempat Keanu beli makanan ya," ucap Alexander.


"Oke, Kak," ucap Raila.


"Kak Keanu memang terlihat rajin, pilih tempat makan yang jauh banget dari pantai kan kalau gini gue harus beli minum di deket sini dulu baru nyusulin mereka," gumam Raila, selama perjalanan menuju tempat beli minum terdekat.


Tempat yang paling dekat untuk beli air minum hanya di restoran yang memang dekat dari lantai, Raila pun masuk ke dalam restoran tersebut dan membeli air mineral, "Kak Raila!" panggil Lea, dengan suara yang menggelegar.


Raila yang awalnya ingin pergi dari restoran tersebut karena ia sudah membeli air minum pun berhenti saat mendengar namanya di panggil lalu ia melihat ke sekeliling restoran dan betapa terkejutnya ia saat melihat satu keluarga yang sedang menatapnya, Raila dapat melihat Mama Aurel yang berlari ke arahnya dan tiba-tiba memeluk dirinya.


"Sayang, maafin Mama, kamu jangan pergi ya. Ayo kita makan bareng," ucap Mama Aurel dan menarik lembut tangan Raila.


Raila ingin sekali pergi dari tempat itu karena Mama Aurel yang terus menahannya hingga saat ini Raila duduk di depan Farel dan Natasya, Raila sedari tadi merasa takut saat melihat tatapan tajam Farel. Namun, ia mencoba untuk mengendalikannya dan berupaya agar ia terlihat biasa aja.

__ADS_1


"Kamu mau makan apa biar Mama pesenin?" tanya Mama Aurel.


Raila menatap Mama Aurel yang menawarkan makanan untuknya, 'Ini gak salah kan?' tanya Raila dalam hati.


"Gak usah, Ma. Raila tadi udah pesen makanan kok," ucap Raila.


"Kamu pesen makanan apa biar Mama yang bayar?" tanya Mama Aurel.


"Gak perlu, Ma. Itu juga udah di bayar kok," ucap Raila.


Raila benar-benar tidak nyaman berada di sana dan untungnya Alexander datang menyelamatkan Raila, "Rai, ayo makanannya udah dateng!" teriak Alexander dari luar restoran.


Alexander berdiri tepat di samping meja keluarga Revion alhasil semua orang yang ada di sana dapat melihat Alexander dengan jelas.


"Oh iya, Kak," ucap Raila.


"Ma, Pa. Raila pergi dulu ya," ucap Raila, lalu pergi dari restoran tersebut dan menuju tempat Kak Keanu dan Alexander.


Papa Aaron, Mama Aurel, dan Farel yang melihat kepergian Raila pun merasakan perubahan Raila, mereka merasa Raila menghindar dari mereka. Mereka sedih Raila berubah karena mereka.


"Kakak lama banget beli minumannya," ucap Raila, yang baru saja sampai di tempatnya.


"Hehehe, biasa antri, lo tahu sendiri gimana kan," ucap Kak Keanu.


"Tadi kamu sama siapa?" tanya Alexander.


"Keluarga suaminya Raila," ucap Raila.


"Oh jadi itu keluarga suami kamu, berarti cowok yang pake kaos putih itu suami kamu dong?" tanya Alexander dan diangguki Raila.


"Suami kamu ganteng ya," ucap Alexander.


"Yang," ucap Kak Keanu.


"Hehehe, lupa," ucap Alexander.


"Gue boleh tanya?" tanya Kak Keanu.


"Tanya apa?" tanya Raila.


"Kok lo bisa ada di Dubai? lo tahukan biayanya gak murah?" tanya Kak Keanu.


.


.

__ADS_1


.


Tbc.


__ADS_2