Menikahi Pria Terkaya

Menikahi Pria Terkaya
Menantu Buangan


__ADS_3

"Lalu bagaimana jika kau gagal?" tanya Kakek Daffa.


Ya, pria itu adalah Kakek Daffa yang sedari tadi juga mendengarkan semua percakapan antara Raila dan keluarganya itu.


"Kalau gagal, hem aku akan meminta maaf dan berlutut di depan kalian bagaimana?" tanya Raila.


"Tidak tertarik," ucap Kakek Daffa.


Raila mengerutkan keningnya dan menatap Kakek Daffa, "Maksudnya?" tanya Raila.


"Aku tidak tertarik dengan itu, aku lebih tertarik jika kau gagal maka kau akan melakukan apapun yang ku inginkan hari ini dan satu lagi aku ubah kau tidak perlu menjilat keluarga Revion, tapi kau perlu menggoda Tuan Zergan dan jika Tuan Zergan tergoda olehmu maka aku akan berlutut di depanmu dan di saksikan semua orang dan satu lagi akan ku berikan 45 persen saham Laksani grup," ucap Kakek Daffa.


"Hah! hari ini, tapi Raila belum bertemu dengan Tuan Zergan," ucap Raila.


"Itu urusanmu, yang jelas sebelum acara selesai kau harus bisa menggoda Tuan Zergan," ucap Kakek Daffa.


"Apa Tuan Zergan datang hari ini?" tanya Raila.


Raila bukannya b***h atau bagaimana ia tahu Jiak keluarganya tidak tahu siapa itu Tuan Zergan, jadi ia juga harus pura-pura tidak tahu bukan.


"Aku sudah mengundang Tuan Zergan dan dia pasti datang," ucap Kakek Daffa.


"Kalau seandainya Tuan Zergan tidak datang bagaimana?" tanya Raila.


"Maka, kau harus menuruti semua yang aku inginkan hari ini," ucap Kakek Daffa. Dengan percaya dirinya Raila pun menyetujui perkataan Kakek Daffa.


Setelah mengatakan itu Raila menyesal karena Farel tidak menampakkan dirinya padahal tandatangan kerjasama Laksani grup dan Lana grup sudah terlaksana.


Di sinilah saat ini Raila berdiri di meja dekat pintu keluar, Raila berharap ia dapat pergi dari sini.


"Tuan Zergan kayaknya gak dateng nih, jadi lo siap-siap aja nurutin semua keinginannya Kakek hari ini," ucap Angel.


Raila mulai ketar ketir mendengar perkataan Angel, 'Farel, kemana sih?' tanya Raila dalam hati.


"Baik, selain kerjasama yang diadakan Laksani grup dan juga Lana grup saya di sini juga akan mengumumkan pengumuman yang sangat membahagiakan bagi kami sekeluarga, jadi hari ini saya akan mengumumkan pertunangan antara putra dari Tuan Maulana selaku pemilik Lana grup yakni Tuan muda Dahri dan juga cucu perempuan saya Raila," ucap Kakek Daffa.


Raila yang mendengar perkataan Kakek Daffa sontak terkejut bagaimana tidak, Kakek Daffa dengan seenaknya menjodohkannya dengan orang lain dan tunggu nama pria yang tadi di sebutkan Kakek Daffa sangat tidak asing bagi Raila.

__ADS_1


"Cepet lo ke sana, btw selamat ya. Gue turut bahagia denger semuanya," ucap Angel, dengan senyum smirknya.


Raila kembali terkejut saat melihat Dahri berdiri di samping Kakek Daffa dengan senyum cerahnya, 'Apa jangan-jangan cowok yang di jodohin sama gue itu si Dahri?' tanya Raila dalam hati.


"Maju sana, kamu udah gak bisa ngelak lagi, Tuan Zergan gak dateng jadi hari ini kamu harus turutin keinginan Kakek," ucap Mama Sena.


"Raila gak mau! Raila udah punya suami dan Raila gak mau tunangan sama dia!" teriak Raila dan menunjuk Dahri.


Banyak para tamu yang terkejut saat mendengar perkataan Raila, mereka tidak tahu jika keluarga Laksani memiliki cucu perempuan yang sudah menikah.


"Tidak ada yang merestui pernikahanmu bahkan aku tidak datang saat pernikahanmu itu artinya kau kau ku anggap belum menikah," ucap Kakek Daffa.


"Siapa anda dengan seenak mengatur hidup saya, ingat! saya bukan lagi keluarga Laksani, saya adalah mantan keluarga Laksani. Apa kalian lupa kalau kalian sudah mencoret nama saya dari daftar kartu keluarga hah!" bentak Raila.


Ia benar-benar emosi dengan tindakan Kakek Daffa yang menurutnya sudah keterlaluan, "Kau jangan lupa yang membesarkanmu siapa?" tanya Henry.


"Aku tidak lupa dan aku berterimakasih atas hal itu, tapi sepertinya kalian lupa bagaimana kalian memperlakukanku selama ini," ucap Raila.


Semua keluarga Laksani terdiam mendengar perkataan Raila, "Jangan buat malu keluarga, kalau kau buat malu keluarga Nenek akan hancurkan keluarga suami miskinmu itu," ucap Nenek Maria.


"Apa aku terlihat peduli, aku tidak peduli sama sekali," ucap Raila.


Belum sempat Raila menjawabnya tiba-tiba Henry menarik tangan Raila untuk berdiri di panggung, dengan sejuta tenaga Raila melepaskan tarikan tersebut, tapi gagal karena kekuatan Henry cukup besar.


Raila saat ini berada di depan Dahri, Raila menatap tajam Dahri, "Kenapa kau melakukan ini?" tanya Raila, dengan nada tidak bersahabat.


"Namanya juga cinta bukannya harus di perjuangkan," ucap Dahri.


"Cinta? apa maksudmu?" tanya Raila.


"Aku sudah lama menyukaimu Rai, tapi kau tidak paham juga dengan sikap yang selama ini aku tunjukkan padamu," ucap Dahri.


"Jangan bercanda, aku tidak pernah menyukaimu, aku hanya menganggapmu rekan kerjaku," ucap Raila.


"Karena itu aku berusaha untuk menjadikanmu milikku," ucap Dahri dan mengeluarkan sebuah kotak beludru berwarna merah dan membuka yang ternyata isinya ada sepasang cincin.


"Raila, hari ini adalah hari pertunangan kita dan aku sudah menyiapkan semua ini sejak dulu. Cincin ini ku beli saat aku ingin melamarmu, tapi justru kabar mengejutkan yang aku dapatkan ternyata kau sudah memiliki kekasih dan saat aku ingin merebutmu dari kekasihmu itu kau selalu menunjukkan penolakan terhadap usahaku," ucap Dahri.

__ADS_1


"Kau gila! aku tidak pernah tertarik padamu dana sekali jadi lebih baik buang mimpimu itu," ucap Raila.


"Tidak akan! kau akan menjadi milikku selamanya," ucap Dahri.


"Aku sudah memiliki suami dan aku sangat mencintainya," ucap Raila.


"Aku tidak peduli itu selama kau menjadi milikku maka suamimu bukan apa-apa, aku rela menjadi yang kedua asalkan itu kau," ucap Dahri.


Dahri menarik tangan Raila dan akan memasukkan cincin yang ia pegang ke tangan Raila, "Lepaskan," ucap Raila.


Saat Raila berusaha melepaskan tangannya tiba-tiba ia melihat seorang pria yang sedari tadi ia harapkan kedatangannya.


"Tadi Kakek bilang jika Tuan Zergan datang dan aku bisa menggodanya maka Kakek akan berlutut dan memberikan saham Laksani grup bukan?" tanya Raila.


"Iya," jawab Kakek Daffa.


"Oke," ucap Raila.


Raila yang melihat Dahri lengah pun langsung melepaskan tangannya dan pergi dari panggung lalu menghampiri Farel, banyak tamu yang melihat bingung Raila hingga tiba-tiba Raila memeluk Farel dan mengecup lama bibir Farel didepan semua orang.


"Maaf, karena aku harus ngelakuin ini semua," bisik Raila dan tindakan selanjutnya kembali membuat orang-orang yang ada di sana terkejut.


"I love you, Zergan Gifarel Revion!" teriak Raila.


Banyak pasang mata yang terkejut dengan nama yang disebut Raila dan mereka mulai berbisik-bisik.


"Maaf," ucap Raila pelan.


Bukannya marah justru Farel tersenyum, "Gapapa sayang," ucap Farel.


Ucapan Farel tentunya kembali membuat orang-orang yang ada di sana terkejut, mereka tidak tahu bagaimana rupa menantu buangan keluarga Laksani.


"Anda lihat Tuan Daffa yang terhormat saya berhasil menggoda Tuan Zergan, ingat anda harus melakukan apa yang tadi anda katakan bukan," ucap Raila.


.


.

__ADS_1


.


Tbc.


__ADS_2