
"Ray.. bagaimana Genie..apa dia masih marah?" tanya mamah Ray menghampiri anak nya.
"Tadi sempat marah dan tak mau melihat ku tapi akhirnya dia berhasil ku bujuk..lain kali jangan biarkan hal seperti ini terjadi lagi mom atau aku benar-benar akan meninggalkan rumah ini" ujar Ray mengambil nasi dan menuju dapur serta memberikan peringatan pada sang ibu.
"Iya Ray maafkan mommy" balas ibu Ray yang merasa bersalah.
Ray tak menanggapi ucapan ibu nya dia memilih ke dapur untuk membuatkan pesanan sang istri..bagi Ray ibu nya kadang memang perlu di beri peringatan agar berfikir secara luas lagi.
Selesai dengan nasi goreng nya kini Ray bergegas menuju kamar untuk menyerahkan makanan nya pada Genie.. Ray juga sudah meminta Daddy nya menggantikan semua perabotan yang ada di kamar nya serta mengecat ulang inti nya di renovasi habis-habisan karena Ray tak mau ada sedikit saja jejak si Revya di kamar nya.
Bahkan pintu dan jendela juga lantai pun tak luput dari renovasi..ya Ray akan menghilangkan jejak si Revya dana menggantikan dengan jejak nya dan sang istri saja..dia mau sang istri menjadi yang pertama masuk kedalam kamar mereka.
Benar-benar so sweet kan si duda cabul itu.
"Sayang makan dulu ya.. aku sudah membuatkan pesanan mu" ujar Ray yang sudah masuk kedalam kamar dan meletakkan makanan nya di atas meja.
"Sudah siap..gendong aku honey" ujar Genie kemudian meminta di gendong dengan manja.
"Haha baiklah" Ray tentu saja menyambut dengan semangat kemanjaan Genie.
Ray membawa Genie ke kamar mandi dan mencuci kan wajah nya lalu membawanya nya keluar menuju sofa di kamar itu dan mendudukkan nya.
"Makan lah sayang" titah Ray menguap rambut Genie.
__ADS_1
"Suapi" ujar Genie merengek minta di suapi oleh Ray.
Ray tentu saja tak membuang kesempatan emas ini..ya tuhan dia bermimpi apa sih semalam hingga mendapatkan Genie yang dalam mode manja seperti ini.
"Hahaha baiklah sayang..ayo aaa"
Ray menyuapi Genie dengan sabar serta mengambil butiran nasi yang tertinggal di bibir Genie.. Ray tersenyum melihat wajah ceria Genie yang begitu lahap memakan makanan buatan nya..astaga dia benar-benar gemas dengan Genie.
"Sayang bolehkah aku memakan mu lagi?" tanya Ray tak tahan melihat betapa gemas nya Genie.
"Ck..jika kau tega membuatku tak bisa jalan silahkan saja..paling kau akan mendapatkan award dari Daddy" ujar Genie santai sambil mengunyah.
"Award..apa itu?" tanya Ray penasaran.
Glekkk......
'jangan sampai aku mendapatkan hal se mengerikan itu dari Daddy mertua' batin Ray tak bisa membayangkan nya.
"Hahaha baiklah sayang aku tak akan memakan mu hahaha..Daddy itu orang nya seperti apa sih sayang..aku tidak terlalu jauh mengenal nya" ujar Ray ingin tau tentang ayah mertuanya.
"Daddy adalah pria pertama pujaan hati ku..dia cinta pertama ku dan ka Gia..dia adalah orang yang sangat kami sayangi nomor dua setelah mommy..Daddy orang pertama yang mengajariku cara berjalan,dia juga orang pertama yang akan membelaku jika kakak-kakak ku meledek ku..kau pasti pernah mendengar kekejaman Daddy bukan..itu semua benar ada nya dan Daddy bukan lah orang yang mudah menerima kesalahan tanpa tau penyebab nya..Daddy akan menyelidiki masalah nya dulu agar dia bisa mengambil kesimpulan hukuman apa yang pantas untuk di terima......
Kau tau Daddy pernah membawa Kaka ipar ku Rachel..istri Kaka ku Gian..dulu karena Gian pernah membuat kesalahan besar hingga Daddy memisahkan nya dari istri nya yang saat itu masih belum menjadi istri..kau Rachel hamil dan kami Gian malah mengatakan bahwa anak itu hasil campuran dari benih pria lain..tentu hal itu membuat kami Rachel syok dan sakit hati hingga dia hampir saja mengalami keguguran kau tau saat itu kau Rachel tengah mengandung 3 nyawa di rahim nya dan ka Gian dengan bodoh nya malah mengatai karena Rachel jallang..aku pun sama seperti Daddy yang marah hingga akhirnya lambat laun aku bisa memaafkan kakak ku..dia sangat menyesali perbuatan nya di masa dulu hingga kini kakak ku rela menjadi budak ka Rachel..Daddy juga memperingatkan pada ka Gian agar tak membuang lagi kesalahan yang sama atau menyakiti kamu Rachel lagi karena Daddy sendiri yang akan menyembunyikan la Rachel jika itu terjadi..
__ADS_1
Daddy akan selalu berada di garda terdepan untuk anak-anak nya..dia juga tak segan untuk menghajar anak nya jika berbuat kesalahan fatal tapi bagi kami perempuan Daddy akan menghukum kam di kamar dan tak boleh kemanapun hingga 1 bulan lama nya.. daddy adalah pria terbaik dalam hidup kami" jelas Genie menjabarkan gambaran Rey dalam keluarga dan hidup mereka.
Ray tersenyum dan memeluk Genie dengan sayang setelah makanan mau habis tentu nya..dia mengecupi pucuk kepala Genie dengan lembut..dia tak menyangka di balik kekejaman seorang Reyhan Jade Wilson ternyata dia juga memiliki sisi lain dalam diri nya.. penyayang dan perduli pada keluarga.
"Aku ingin menjadi seperti Daddy Rey yang akan berdiri di depan untuk keluarga nya..apa aku bisa sayang?" ujar ray ingin seperti Rey mertua nya.
"Jangan ingin seperti Daddy..jadi lah diri mu sendiri karena aku mencintaimu dengan apa ada nya diri mu honey" ujar Genie menyentuh hati Ray.
"I love you Genie"
"I love you more Ray"
#
#
Keesokan harinya hari-hari Ray dan Genie lancar dan aman..mereka tak kemanapun selama seminggu ini karena rumah mereka belum sepenuh nya jadi..kamar mau juga masih dalam proses renovasi.
Di saat mereka tengah duduk santai di ruang keluarga tiba-tiba dari arah pintu tampak seorang wanita yang usianya tak jauh dari ibu Ray..dia terlihat menahan amarah nya setelah melihat pemandangan menjengkelkan di hadapan nya.
"Jadi seperti ini kalian memperlakukan putri ku hah?" ujar si wanita itu yang tak lain adalah ibu Revya.
"Malena..apa maksud mu?" tanya mama Ray tak paham.
__ADS_1
"Cih..kau berpura-pura tak tau setelah memperlakukan putri ku dengan kejam hah..hanya demi wanita seperti dia yang bahkan tak sederajat dengan keluarga ini..kau bodoh karena,kau juga Kaka ipar dan kau Ray kau tak pernah berubah sejak dulu masih saja tak bisa memilih yang lebih baik lihat lah kampungan sekali istri mu itu..apa kau menemukan nya di jalanan Ray?" ujar Malena adik ibu Ray dengan seenaknya menghina Genie.