
"Sebentar sayang aku ingin mengatakan sesuatu dengan pria ini..kau duluan saja bersama anak kita, pasti dia senang..princess sama mommy dulu ya Daddy nyusul" ujar Ray dengan cara bicara yang benar-benar membuat Genie merinding.
"Ok dad..ayo mom" Aneta me jawab dengan ceria dan menyeret sang ibu angkat melangkah ke suatu wahana permainan.
Sedangkan Sammy dia bagaikan orang linglung yang tak tau apapun..dia menatap Genie,Aneta dan Ray seperti keluarga kecil bahagia..apa Genie sudah menikah dan mempunyai anak?.
Otak Sammy masih belum fokus hingga dia tidak sadar jika Ray sudah berdiri berhadapan dengan nya dan jarak mereka tidak terlalu jauh..Ray menatap lekat wajah Sammy dengan tajam dan menyeramkan.
"Hey bung..jangan mengagumi milik orang lain karena itu tidak baik bagi kesehatan jantung mu" ucap Ray menyentuh pundak Sammy dengan memberikan sedikit tepukan dan usapan di pundak Sammy.
Sammy menatap Ray dan tersadar bahwa pria di hadapannya itu tengah berbicara padanya..sialan dia bisa bengong begini hanya karena masih bingung mengenai hubungan Genie dan anak itu beserta Ray sendiri.
"Kau..apa hubungan mu dengan nya?" tanya Sammy dengan nada kesal.
"Hubungan kami..hmmm seperti yang kau tau..ada anak di antara kita dan kau juga pasti mendengar dengan jelas bukan bahwa aku memanggilnya dengan sebutan Sayang?" ucap Ray tersenyum melihat wajah kesal Sammy
"Kau..jadi kalian keluarga..hahaha benar-benar jallang..dia sok suci padahal murahan hahaha" ucap Sammy membuat Ray meradang
__ADS_1
Ray memberikan salam kenal dengan bogem mentah yang dia daratkan pada perut Sammy dan itu membuat Sammy mengerang kesakitan.
"Jangan pernah mengucapkan kata-kata yang membuatku ingin membunuhmu bung..dia milikku dan tidak akan pernah menjadi milik siapapun selain orang tuanya..kau akan menyesal jika membuat keluarga nya murka..lebih baik kau tata hidupmu agar masa depanmu lebih baik lagi dan tak mendapat masalah di suatu hari nanti..jangan pernah ganggu milikku lagi atau saat itu kau akan tamat setamat-tamatnya" ujar Ray memberi peringatan juga ancaman pada Sammy agar berhenti mengganggu Genie.
Sammy sempat takut mendengar ancaman dari Ray karena dia masih tak mengerti mengapa harus Ray dari sekian banyaknya pria di negara ini bahkan kota ini..sial..dia tidak bisa sembarangan mengusik Genie lagi.
"Cih..jangan kau kira aku takut akan ancaman mu bung..lihat saja apa yang bisa ku lakukan untuk membalas kalian..jangan pernah menyesal telah membuat Maslaah denganku" ujar Sammy tak kalah bersungut-sungut.
"Kau yang mencari masalah denganku karena kau telah mengganggu milikku jadi jika kau masih berusaha untuk mengusik istriku kau akan benar-benar hancur hingga tak tersisa..camkan itu bung" ujar Ray dingin nan datar meninggalkan Sammy yang masih menatap nya kesal.
Dia tidak terima jika Ray bisa memiliki Genie Gadis hang dia idam-idamkan selama bertahun-tahun ini..dia tidak akan bisa menerima kekalahan..dia harus mencari cara supaya bisa menghancurkan Ray dengan mudah.
"Lihat saja Ray..kau akan hancur di tanganku..aku tidak terima kau telah mendahului ku..jika aku tidak bisa memiliki nya maka tidak akan aku biarkan siapapun memilikinya" ucap Sammy di dalam mobilnya.
Sammy sementara akan diam dan tak berulah demi mematangkan rencana nya membalas Ray.
*
__ADS_1
*
"Hey mana Aneta?" tanya Ray ketika sudah berada di samping Genie.
"Hm..dia sedang naik komedi putar..apa urusanmu dengan si kampret sudah selesai?' tanya Genie
"Si kampret? siapa?" tanya Ray bingung.
"Ck.. Sammy" jawab Genie enggan menyebutkan nama nya.
"Hahahaha..astaga..aneh sekali namanya..hahaha sudah selesai mungkin dia tidak akan berani mengusikmu untuk sementara waktu..tapi entah untuk kedepannya..waspada saja" ujar Ray di sela-sela kekehan nya.
"Thanks for everything" ujar Genie tulus dengan senyuman manis nya.
Diggg...duggg..
Diggg...duggg..
__ADS_1