MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 114_Belum Waktunya


__ADS_3

Sementara itu di kamar pengantin baru tampak Ray dan Genie tengah bergelung di balik selimut tebal nan hangat nya..udara memang dingin maka dari itu Genie langsung melilitkan selimut tebal itu pada tubuh nya.


Ray awal nya bingung namun Genie menjelaskan bahwa udaranya dingin dan Genie kedinginan maka dari itu dia langsung memeluk nya tanpa di minta..Ray memberikan kehangatan pada Genie dan membuat Genie nyaman serta aman.


"Sayang apa kau bahagia bersama ku?" tanya Ray mengelus surai lembut nan indah milik Genie.


"Maksud nya apa sih honey?" Genie jadi kesal dengan pertanyaan Ray.


"Hey jangan marah dulu sayang ku..aku hanya ingin tau perasaan mu padaku.. aku suka mendengar pernyataan cinta mu maka dari itu aku bertanya padamu hal itu..jangan ngambek cintaku" Ray menjelaskan agar Genie tak marah karena dia tak mau sampai bumil nya ngambek bisa gawat nanti.


"Begitu?" tanya Genie meyakinkan.


"Iya sayangku cintaku" jawab Ray mantap


"Hm.. aku bahagia sekali honey" dengan senyum merona Genie menjawab pertanyaan Ray sambil menelusup kan wajah nya pada dada bidang Ray.


"Haha ya tuhan sayang kau menggemaskan jika seperti ini.. bagaimana kalau kita memupuk baby kita supaya dia cepat besar?" ujar Ray semakin gemas dengan Genie dan menyarankan agar mereka bermain olahraga.


"Kau pikir anak kita tanaman apa main di pupuk segala..ck Daddy macam apa kau ini?" kesal Genie karena Ray mengatakan akan memupuk anak nya agar lekas besar.


"Astaga sayang bukan begitu maksud ku..begini baiklah kita bisa melakukan kegiatan favorit kita di udara yang tengah dingin ini..kau juga akan suka jika aku memberikan kehangatan untuk mu dan baby juga pasti nyaman..begitu maksud ku sayang" jelas Ray akhirnya menjelaskan maksud dari memupuk calon anaknya.


"Kenapa tidak bilang dari awal..bikin mood ilang aja" ketus Genie namun menyetujui kegiatan olahraga nya.


Ray hanya ngelus dada melihat dan menghadap betapa Genie tidak pernah bisa di salahkan dalam hal apapun karena aturan yang sah adalah bumil selalu benar.


Ray pun memulai aksi nya..dia memaggut bibir kenyal milik sang istri..tangan nya sudah tidak bisa di kondisi kan lagi..tangan itu sudah berkeliaran mencari mainan favorit nya.

__ADS_1


Setelah di rasa cukup untuk menghasilkan pelumas kini Ray sudah berancang-ancang untuk memasuki lembah berlumut yang terawat dan memabukkan pasti nya..penyatuan pun tak dapat terelakkan lagi Genie dan Ray mendesyah menikmati kehangatan di udara dingin yang menusuk tulang namun mampu terkikis karena kegiatan panas mereka.


Selesai dengan kegiatan panas situ kini Ray dan Genie masih sama-sama bersembunyi di balik selimut dengan saling memeluk tubuh satu sama lain.. Genie selalu suka dengan apa yang Ray lakukan pada nya dia Ray juga selalu suka karena Genie membalas setiap sentuhan nya.


"I love you sayang"


"I love you too honey"


Dan mereka pun terlelap setelah kegiatan panas yang mereka lalui..kedua nya tertidur karena hari semakin gelap dan sangat pas untuk bergelut di balik selimut tebal.


#


#


"Baby aku keluar sebentar ya ada urusan" pamit Rey pada Laura sang Istri.


"Iya baby..i love you so much" setiap hari Rey selalu mengungkapkan isi hatinya pada Laura dan Laura pun tak pernah bosan menjawab ucapan Rey.


"I love you too hubby" balas Laura mengecup bibir Rey namun Rey tak membiarkan bibir istri nya nganggur begitu saja.


Mereka saling memaggut masih di dalam kamar..Rey selalu tak pernah bosan jika bersama dan menikmati waktu nya dengan istri tercinta nya.


Bahkan kegiatan olahraga bagi mereka masih terus di lakukan namun tidak seintens dan se Hyper sebelum nya karena kini tenaga mereka tak lagi sama.


Rey pun keluar dari kamar setelah puas melepaskan haserat nya pada sang Istri dia tidak pernah bosan bersenggama dengan Laura meski usia sudah memasuki masa renta.


"Aku keluar dulu baby..janji tidak akan kemalaman..I love you baby" uajr Rey mengecup kening istri nya dan berpamitan.

__ADS_1


Layar sudah terlelap karena dia lelah..sedari dulu dia selalu saja kalau jika di ajak bermain oleh suami nya Rey..dia tak bisa berbuat apa-apa jika sudah terperangkap oleh pesona Rey.


*


*


"Jadi di sini mereka menyekap besan ku?" tamat Rey pada klimis.


"Benar tuan besar" jawab klimis tegas.


"Hm..baiklah tidak perlu berbuat apa-apa untuk sementara..kita belum waktu nya memulai aksi kita..biarkan mereka berada di atas angin dulu setelah itu kita jatuhkan mereka sejatuh-jatuhnya" ujar Rey menjelaskan rencana nya pada klimis.


Klimis tau harus berbuat apa karena dia bukan hanya setahun dua tahun mengikuti Rey..dia sudah ikut Rey sejak usianya masih 20 tahun..klimis yang awal nya hanya orang suruhan Justin adik ipar dari Samuel mertua Gio yang di tugaskan untuk menabrak Laura kala itu akhir nya berakhir menjadi orang kepercayaan keluarga Wilson.


Entah apa yang terjadi dengan klimis dan Rey hingga Rey memutuskan untuk menjadikan klimis orang kepercayaan nya..mata elang Rey dan insting nya tak pernah salah menilai orang maka Drai itu hanya sekali lihat Rey tau klimis sebenarnya orang yang baik.


Rey kembali ke rumah nya dengan ekspresi wajah yang tenang seolah tak terjadi apapun..dia akan mengatakan ide nya pada sang menantu nanti jika sudah sama-sama senggang.


Sementara itu di rumah keluarga Cartwright tampak dua rubah tengah duduk santai menikmati cemilan yang sudah terhidang di depan mata.


"Mom apa mommy sudah memberitahu Ray soal ini..Revya sudah sangat ingin menghajar wanita itu" tanya Revya penasaran apa mommy nya sudah memerintahkan kepada Ray atau belum.


"Besok saja sayang..tenang lah kita buat secara perlahan agar tak di curigai..kau tak mau bukan berakhir di balik sel penjara?" ujar Malena menjelaskan agar mereka tidak sampai berkahir di penjara.


"Tidak mau mom..baiklah Revya ikut saja apa yang mommy rencanakan" akhirnya Revya pasrah dengan keputusan ibu angkat nya.


Mereka tak lagi membahas mengenai Ray ataupun Genie saat ini mereka hanya sedang menikmati harta yang selama ini mereka idamkan..setelah sekian lama menanti akhirnya kini harta itu bisa mereka miliki.

__ADS_1


"Tenang saja sayang kita nikmati dulu harta nenek dan kakek mu baru setelah itu kita utus mereka..kau hanya ingin menghajar wanita itu bukan.. tenang saja kau akan puas menghajar nya nanti" jelas Malena sangat yakin akan rencana nya.


__ADS_2