
"Terimakasih Daddy" ujar Genie berterimakasih kepada suami nya.
Ray mengambilkan makanan yang tadi dia buat..Genie menyantap makanan nya dengan binar ceria.
"Bagaimana sayang enak?" tanya Ray menanyakan pendapat Genie.
"Hmm enak honey..I love it" ujar Genie memberikan pendapat nya.
"Really?" tanya Ray memastikan.
"Ya.. it's good" jawab Genie sambil memasukkan lagi makanan itu kedalam mulut nya.
Ray hanya memperhatikan Genie yang sedang makan..dia suka jika Genie lahap dan menyukai makanan yang dia buat.
Tak berapa lama kemudian Genie telah menghabiskan semua makanan yang Ray buat tadi.
Seperti biasa nya jika sudah kenyang pasti Genie mengantuk dan akan tidur..Ray sudah hafal dengan kegiatan Genie..dia sigap membantu nya ke kamar.
#
#
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu..usia kandungan Genie sudah masuk bulan ke 7..perut nya semakin besar dan semakin terlihat menggemaskan di mata Ray.
"Sayang ayo berangkat" ujar Ray sudah bersiap untuk periksa kandungan dan jenis kelamin anak pertama nya.
"Sabar honey" Genie terkekeh melihat keantusiasan Ray.
Genie dan Ray menuju rumah sakit untuk memeriksa kan kandungan Genie..mereka tidak sabar untuk segera melihat anak mereka terutama Ray..dia sangat antusias sekali.
Sampailah mereka di rumah sakit mereka bergegas menuju ruangan dokter kandungan khusus yang Ray pesan.
Ray tidak ingin dokter abal-abal dia juga tidak mau Genie di sentuh dokter laki-laki.. begitulah suami posesif.
#
"Bagaimana dok apa semua nya baik-baik saja?" tanya Ray tidak sabar menunggu penjelasan si dokter.
"Semua nya baik tuan,seperti nya anda sangat memanjakan nona hingga berat baby juga naik cukup banyak..panjang nya juga normal..ah ya untuk jenis kelamin nya seperti nya kalian akan memiliki seorang princess yang cantik nanti nya..selamat nona,tuan semoga lancar sampai lahiran" jelas si dokter menjelaskan tentang kondisi kehamilan Genie dan juga mengenai jenis kelamin nya.
"Benarkah dok.. sayang kau dengar itu, princess sayang..di sini ada princess kita.. arghhhh aku bahagia sekali terimakasih sayang" ujar Ray.
__ADS_1
Ray sangat bahagia mendengar kabar anak nya berjenis kelamin baby girl..ah dia tidak sabar melihat wajah nya..andai Aneta masih ada pasti dia akan sangat bahagia mendengar kabar ini.
'Kau sudah bahagia kan sayang.. terimakasih sudah mempersatukan kami nak' batin Ray di sela-sela kebahagiaan nya.
"Iya honey..di sini ada baby girl yang akan menjadi saingan ku nanti.. terimakasih dok" ujar Genie tersenyum haru mengetahui anak nya perempuan.
"Tidak ada saingan sayang..semua akan aku sayang sama rata..baiklah dok terimakasih atas waktu nya..kalau begitu kami permisi dulu" pamit Ray meninggalkan ruangan dokter.
Dokter hanya membalas nya dengan ramah juga senyuman..dia suka melihat pasangan suami istri tadi..ada kesenangan tersendiri menjadi dokter kandungan nya.
Skip......
"Sayang aku mau sushi" ujar Hailey menginginkan sushi.
"Sayang dengarkan aku,ibu hamil tidak di anjurkan makan sushi apalagi daging nya yang masih mentah itu berbahaya bagi kesehatan baby.. bagaimana kalau aku buatkan sushi matang saja ya biar higienis" ujar Malvin memberikan pengertian bahwa sushi mentah itu tidak di anjurkan bagi ibu hamil.
Hailey tampak menimbang-nimbang..tidak apa-apa lah yang penting sushi kan.
"Baiklah aku mau" akhirnya Hailey menurut saja karena menurut nya ucapan Malvin ada benar nya juga meski tidak semua sih.
Sushi memang makanan yang lezat bagi siapapun yang suka..banyak ibu hamil yang mengidam makan sushi tapi tetap sesuai kadar nya.
Sushi yang aman di konsumsi sebaik nya menggunakan bahan yang benar-benar matang atau mengandung merkuri yang rendah karena jika tidak maka akan berdampak pada kesehatan ibu dan janin nya malah bisa menyebabkan keguguran.
Malvin tidak mau ambil resiko sekecil apapun karena itu dia lebih memilih membuatnya sendiri dan repot sendiri asalkan istri dan anak nya sehat.
"Sayang sudah jadi mau makan sekarang hm?" ujar Malvin menenteng sepiring sushi yang matang.
"Sekarang saja sayang..baby sudah tidak sabar" ujar Hailey tampak antusias.
"Ini..makan lah" Malvin menyodorkan sushi buatan nya untuk Hailey dia juga menyuapi Hailey.
"Hmm..enak sekali sayang" ujar Hailey dengan mulut penuh.
"Hey makan nya di habiskan dulu baru bicara..jangan seperti itu nanti tersedak bagaimana?" Malvin memperingati Hailey yang bicara di saat mulut nya masih penuh.
"Hehe" Hailey hanya nyengir dengan masih menyuapkan sushi itu kedalam mulut nya.
Malvin terkekeh geli melihat betapa Hailey sangat menyukai makanan buatan nya..dia bahagia setidak nya hal kecil seperti ini bisa membuat istri nya senang dan dia juga ikut senang pasti nya.
#
#
__ADS_1
"Sayang bagaimana hasil nya?" tanya Laura ketika melihat Genie dan Ray yang baru dari dokter kandungan.
"Baby girl mom" ujar Genie tersenyum.
"Really...oh God sayang..I'm so happy..selamat ya sayang" Laura senang bukan main karena cucu nya akan bertambah perempuan lagi.
"Selamat sayang..Daddy semakin bahagia" ujar Rey memeluk sang putri.
"Terimakasih dad,mom..sayang kalian" ujar Genie manja memeluk ayah dan ibu nya.
Ray..dia hanya melihat interaksi antara istri dan kedua mertua nya..dia senang setidak nya Genie dan anak nya mendapatkan kasih sayang yang berlimpah di sini.
Dia juga sudah memberitahu orangtuanya tadi sepulang dari rumah sakit saat di perjalanan..mereka juga tak kalah senang nya.
Kini tiada lagi alasan untuk nya sedih karena orang-orang yang dia cintai sudah aman dari jangkauan tangan orang jahat.
"Selamat ya Ray..kau berhasil mencetak princess yang akan semakin meramaikan rumah ini..good job" ujar Rey mengucapkan selamat kepada menantu nya.
"Terimakasih dad" balas Ray tersenyum dan berterimakasih.
"Sebaik nya ajak Genie ke kamar Ray..dia pasti lelah" saran Laura.
"Baik mom kami permisi mom,dad..ayo sayang" Ray pun menuntun Genie menuju kamar mereka di lantai satu.
Setelah sampai di kamar Genie dan Ray duduk di ranjang..Genie mengganti baju nya karena merasa semakin kegerahan dan Ray membantu nya juga.
"Biar ku bantu sayang" ujar Ray menawarkan bantuan.
"Terimakasih honey"
Genie terlihat semakin cantik dan seksi pasti nya..tubuh nya yang terlihat semakin berisi membuat nya tambah menggairahkan di mata Ray.
Ingin sekali Ray menerkam Genie tapi dia sadar Genie sedang lelah dia tidak mungkin membuat Genie tambah lelah.
"Sayang kau semakin menggairahkan kau tau?" ujar Ray mengusap lengan Genie.
Genie memakai pakaian tanpa lengan karena Ray tau Genie mudah gerah.
"Masa sih..bukan kah aku tambah melar seperti babi?" ujar Genie tak percaya.
"Hey siapa yang bilang..kau sangat cantik dan aku semakin tergila-gila pada mu..di mata ku kau sangat menggairahkan" ujar Ray membantah entah kata siapa yang mengatakan Genie melar.
"Terimakasih Daddy i love you" ujar Genie berterimakasih.
__ADS_1
"I love you more sayang" balas Ray mellumat bibir Genie yang semakin manis saja setiap hari nya.
Dan aksi llumatan pun tak terelakkan hingga berkahir pada percintaan yang membuat Genie jadi tertidur lelap.