MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 92_Cebu in Love ll


__ADS_3

"Kita sudah sampai honey?" tanya Genie ketika merasakan sebuah sentuhan kasur empuk di tubuh nya.


"Hm..mandilah lalu makan malam" ujar Ray agar Genie mandi dulu sebelum makan malam.


Genie terlihat memandangi sekitar nya..kamar..wah dia kagum dengan Ray yang benar-benar menyiapkan segala nya dengan rinci.


"Thank you honey..you are the best husband ever" ujar genie berterimakasih.


"Ini tidak gratis sayang..kau harus membayar mahal atas usaha ku" ujar Ray mengungkung Genie di bawah nya.


"Berapa yang harus ku bayar tuan cabul?" tanya Genie menggoda Ray.


"Kau nakal sekali sayang..mandi lah dulu lalu kita makan malam kau butuh tenaga untuk membayar nya" Ray menciumi bibir Genie dengan tangan nya yang tak bisa tinggal diam.


"Baiklah..aku akan mandi dulu..jadi singkirkan dulu tangan nakal mu tuan cabul" Genie mengecup sekilas bibir Ray kemudian bangkit menuju kamar mandi.


Ray juga sudah bangkit dari atas Genie kemudian dia membuka baju nya dan duduk bersandar pada ranjang sambil menunggu Genie selesai.


"Aku tidak sabar untuk menghajar nya..oh shitt bersabar lah Ray kau akan puas bermain dengan nya nanti huhhh" ujar Ray sambil melihat ke arah pintu kamar mandi.


Ray membuka ponsel nya dan melihat beberapa pesan dan email dari Malvin..dia mengecek sebentar email yang masuk..Malvin tampak membutuhkan saran dari nya akhir nya dia menelfon Malvin sambil menunggu Genie.


Genie telah selesai dari kamar mandi nya..dua keluarga dan menggunakan pakaian tidur sekseh yang membuat jakun Ray naik turun namun masih fokus bicara pada Malvin.



'Cih masih tahan rupa nya..baiklah kita lihat seberapa kuat iman mu dudaku' batin Genie berusaha menggoda Ray yang tengah fokus pada obrolan nya.


Genie tampak memakai motion namun sedikit mengangkat satu kaki nya dan gerakan yang Genie ciptakan sungguh terlihat sekseh di mata Ray..lihat lah jakun nya sudah naik turun semakin cepat bahkan sedikit tak fokus pada obrolan nya.


'Hm..masih kuat rupa nya.. baiklah cara terakhir' batin Genie semakin gencar menggoda Ray.


Kini Genie berbaring dengan menyingkap sedikit pakaian nya hingga terpampang lah paha mulus nya serta di tambah kini Genie membalik kan badan nya menjadi tengkurap dan membuat rya dapat melihat bookong Genie yang padat berisi.

__ADS_1


'Gadis nakal' batin Ray mengumpat tak tahan.


Kaki Genie dia silangkan dan gerakan yang dia lakukan tentu sangat sekseh di mata Ray..dia tak lagu fokus pada obrolan nya..tak menunggu lama Ray menyudahi obrolan nya dengan Malvin dan memutus sambungan telepon sepihak kemudian dia berjalan cepat dengan membuka kemeja yang dia kenakan.


"Kau menggodaku sayang.. rasakan lah aku akan menghajar mu sampai kau minta ampun hm" ujar raya yang kini berada di atas Genie dengan masih tubuh Genie yang telungkup.


"Bukan kah kau sedang menelfon honey.. lanjutkan saja aku akan tidur" ujar Genie tersenyum menggoda Ray.


"Gadis nakal" ujar raya mencium tengkuk Genie dari belakang.


Ray tak membuang kesempatan emas ini..dia terus menyerang Genie hingga suara indah Genie mulai terdengar..Ray melanjutkan lagi kegiatan nya.


Kini dia membalik tubuh Genie dia dapat melihat wajah Genie yang terlihat sayu dan menahan haserat nya..mereka saling tatap kemudian Ray mulai berkissing dengan Genie awal nya ringan namun semakin ke sini semakin menuntut.


Tangan mereka tak tinggal diam..tangan itu mulai mencari mainan yang bisa di mainkan.


Silahkan traveling sendiri ya gaes.


Skip......


"Hm..sangat kenyang..apa kita akan lanjut permainan tadi honey?" ujar Genie bertanya karena tadi permainan mereka tunda bukan karena apa tapi bunyi perut Genie tak bisa di abaikan.


"Tentu saja sayang"


Ray sudah beranjak dari duduknya dan melangkah mendekati Genie kemudian dia menggendong Genie menuju kamar nya di lantai dua..meski tak ada orang namun Ray lebih nyaman ketika berada di kamar nya sendiri.


"Aaaah Ray" desyahan dari Genie mulai keluar dan menambah api semangat Ray.


"What do you want sayang?" tanya Ray masih dengan aksi nya menjajah bola kenyal nya.


"Aaaah do it honey" pinta Genie tak tahan.


"As you wish sayang"

__ADS_1


Ray tersenyum dan mulai melakukan apa yang seharusnya dia lakukan dari awal.. Ray mulai memasuki permainan inti..dia mulai memasukkan mi Lik nya namun masih susah karena terhalang sesuatu yang harus dia robek terlebih dulu.


"Akhhhh sakit Ray" ujar Genie merasakan sakit.


"Tahan sayang..aku akan pelan-pelan" balas Ray mengecup bibir Genie.


Setelah beberapa kali percobaan akhirnya nya Ray berhasil membuat Genie menjadi milik nya secara utuh..terasa sesuatu mengalir dari area terlarang istri nya dan dia tau apa itu.


"Terimakasih sayang sudah menjaga nya untuk ku..I love you Genie" ujar Ray mengutarakan kebahagiaan nya.


Ray muka bergerak dengan perlahan takut menyakiti Genie jika menuruti nafesu nya..begini kah kehidupan rumah tangga yang sebenar nya..jika dia tau akan seperti ini rasa nya sudah dari dulu dia mencari Genie dan menikahi nya hingga tak perlu bertemu dengan Maura.


Gerakan Ray mulai lebih cepat karena kemauan Genie..rupa nya Genie sudah bisa menyesuaikan diri dengan mi Lik Ray..Genie bahkan tak segan-segan mendesyah saat Ray mellumat berry mi Lik nya.


"Aaaah..aku mencintaimu Genie sayanggg" ujar Ray ketika sampai di puncak nya dengan mendesyah keras menyerukan bahwa dia mencintai Genie.


Ray menembakkan semua benih nya pada rahim Genie berharap akan ada satu yang lolos dan menjadi bibit yang siap untuk di panen kelak setelah 9 bulan.


"Huhhhh..huhhh aku bahagia sayang.. terimakasih" ujar Ray sambil mencium bibir Genie dan merebahkan tubuh nya di samping Genie dan memeluk nya erat.


Genie tak menjawab dia tak memiliki tenaga untuk sekedar menjawab ucapan Ray..dia lelah..sakit di inti nya benar-benar membuat nya tak memiliki tenaga untuk bersuara.


Genie hanya bisa mengangguk kemudian tidur dalam dekapan Ray.. Genie juga bahagia bisa melakukan ini dengan sang suami..dia bangga pada diri nya yang masih bisa menjaga sesuatu yang amat berharga bagi wanita di saat pergaulan bebas semakin marak di kalangan anak-anak muda seperti diri nya.


*


*


"Morning sayang.. bagaimana hari mu?" tanya Ray menyapa Genie yang baru terbangun dan membuka mata.


"Hm..badanku remuk honey" jawab Genie jujur karena tadi subuh dia di hajar lagi hingga Ray puas.


#

__ADS_1


#


Maaf gaes adegan MP nya author singkat takut kena tilang sama Mimin..🤭.


__ADS_2