MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 123_Wanita Yang Malang


__ADS_3

"Kau sudah berani rupa nya..baiklah kau yang memaksaku" ujar Billy kesal dan mengambil sebuah botol obat entah obat apa kemudian dia mendekati Hailey dan memaksa nya menelan obat itu.


Hailey berteriak memberontak dan melawan agar obat yang dia tidak tau obat apa itu tidak tertelan tapi sayang obat itu ada yang masuk kedalam tenggorokan nya hingga tertelan.


"Billy tidakkkkkk lepaskan aku hmmp" ujar Hailey meminta di lepaskan.


"Kau sudah tak berguna lagi untuk ku..mulai sekarang kau ku talak dan kita tidak ada hubungan apapun lagi..pergi sejauh mungkin dari hadapan ku" ujar Billy meninggalkan Hailey yang kesakitan di perut nya.


Hailey berusaha untuk keluar dari rumah itu sesekali meringis kesakitan..perut nya bagaikan di cengkram dengan erat hingga dia hampir tak sanggup melangkah.


Hailey berhasil keluar dari rumah itu dan berusaha mencari klinik atau rumah sakit terdekat..dia benar-benar tidak bisa menahan sakit di perut nya lagi.. perut nya amat sangat sakit bahkan dia merasakan kaki nya teraliri sesuatu yang tak berani dia lihat.


"Tidak sayang..jangan hiks.. seseorang tolong aku arkhhh" Hailey terus bergumam agar ketakutan nya tidak terjadi.


Cukup jauh Hailey berjalan dan rumah Billy pun sudah tak nampak lagi.. Hailey masih berusaha untuk mencari klinik atau rumah sakit terdekat..perut nya benar-benar sangat sakit dia tidak tahan lagi rasanya ada yang ingin keluar dari area sensitif nya.


"Tidak..jangan kumohon hiks..jangan nak jangan.. bertahan lah sebentar lagi hiks" Hailey terus bergumam hingga dia sampai di jalan raya yang tak terlalu ramai karena hari sudah semakin gelap.


Di saat Hailey hampir menyerah dan akhir nya terjatuh di tengah jalan seseorang mendekati nya dan membawa nya masuk kedalam mobil nya dan melesak meninggalkan tempat itu menuju rumah sakit.


#


#


"Ya tuan" jawab Malvin mengangkat panggilan dari Ray.


"........."


"Tidak tuan..saya sedang di luar"


"........"


"Baik tuan akan saya atur besok"

__ADS_1


"........"


"Baik tuan"


Sambungan telepon terputus Malvin hanya bisa menghela nafas nya panjang..bos nya memang kadang suka memberi perintah di luar nalar..tidak apa-apa toh pada akhirnya dia juga mendapatkan bonus berlimpah.


Dia ingin sekali libur meski satu hari saja agar bisa tidur nyenyak tapi seperti nya tidak bisa karena istri bos nya sedang dalam mode rewel dan ngidam jadi harapan nya untuk bercuti sehari tidak akan bisa terwujud.


"Huhh nasib bawahan" batin Malvin tersenyum kecut.


#


#


"Bagaimana dok keadaan nya?" tanya seorang pria yang baru saja kembali.


"Maaf tuan kami tidak bisa menyelamatkan janin nya..di karena kan nona telah mengkonfirmasi obat yang sangat keras yaitu Mifepristone atau yang juga dikenal sebagai RU 486 adalah obat yang biasanya digunakan untuk aborsi.. Obat ini berfungsi untuk menghambat progesteron dalam tubuh.


Obat ini digunakan di awal kehamilan hingga minggu ke 10 (sekitar 70 hari setelah hari pertama periode menstruasi terakhir). Biasanya penggunaannya bersamaan dengan obat lain yang disebut misoprostol.


Mifepristone tidak boleh digunakan jika pasien mengalami kehamilan di luar kandungan/rahim (kehamilan ektopik). Pasalnya, obat ini tidak akan menyebabkan janin luruh, justru akan menyebabkan kandungan pecah dan mengakibatkan perdarahan yang sangat serius.


Berhubung obat yang pasien konsumsi adalah obat keras, jadi obat ini tidak boleh digunakan sembarangan. Penggunaan obat ini idealnya harus di bawah pengawasan ketat oleh dokter. Obat ini pun tidak dijual bebas di apotek atau toko obat..pasien telah mengkonsumsi obat ini hingga membuat janin nya luruh beberapa menit setelah meminum nya" jelas sang dokter sedetail-detail nya pada pria yang dia kira kekasih atau kerabat pasien.


"Jadi maksud dokter dia mengkonsumsi obat penggugur kandungan begitu?" ujar pria itu memastikan.


"Benar tuan maka dari itu pasien mengalami pendarahan..pasien sudah kami tangani jadi tidak perlu khawatir dengan kondisi nya hanya saja mungkin nanti akan ada efek samping nya seperti perut nya yang senat senut juga mual dan pusing..itu tidak berbahaya..kalau begitu saya permisi dulu tuan.. mari" ujar sang dokter menjelaskan efek samping pasca penanganan.


"Baik dok.. terimakasih" balas pria itu.


Skip.......


"Kau sudah sadar?" tanya pria itu yang baru kembali dari kamar mandi dan melihat Hailey sudah membuka mata nya.

__ADS_1


"Aku dimana?" ujar Hailey bertanya keberadaan nya.


"Kau di rumah sakit" jawab pria itu datar.


"R..rumah..sakit..kenapa aku di rumah sa__tunggu bayiku..apa dia baik-baik saja..kenapa perutku sakit sekali" ujar Hailey mengingat anak nya.


"Anak..bukan nya kau tidak ingin keberadaan nya maka dari itu kau mengkonsumsi obat penggugur kandungan?" tanya pria itu menjelaskan.


"A..apa maksudmu?" tanya Hailey dengan di iringi tangis nya.


"Janin mu sudah tidak ada sejak aku membawa mu ke rumah sakit" ujar pria itu menjelaskan bahwa anak nya sudah gugur.


"K..kau..kau pasti bohong kan..hiks.. tidak mungkin anak ku pergi..aku sudah berusaha memuntahkan obat itu dengan susah payah hiks.. tidak ini pasti mimpi..ya aku sedang bermimpi hiks hiks.. tidakkkkkk" ujar Hailey berusaha menolak kenyataan yang ada.


"Hey tenang lah..jangan seperti ini nanti kau akan kesakitan lagi" pria itu menenangkan Hailey yang terlihat begitu rapuh.


"Anakkuuu huhuhuhu.. anakkuuu"


Pria itu memanggil dokter untuk memberikan obat penenang agar Hailey tidak lagi histeris..dia juga jadi sedih melihat Hailey yang hancur dan terlihat begitu rapuh.


Setelah kepergian dokter kini pria itu tengah menatap wajah penuh luka Hailey..dalam hati nya dia tidak tega melihat seorang wanita seperti Hailey begitu terluka..apa yang sebenarnya terjadi.


"Aku tidak tau kau kenapa tapi aku akan berdoa semoga kau bisa berbahagia dengan kehidupan mu" ujar pria itu masih menatap Hailey.


Pria itu memilih merebahkan tubuh nya di sofa ruangan dimana Hailey di rawat..dia tak meninggalkan Hailey takut wanita itu kembali histeris.


Pria itu memejamkan mata nya karena hari sudah malam..dia harus kembali bekerja besok dan akan membawa wanita itu mungkin ke apartemen nya karena dia jarang pulang..tapi entah lah lihat saja nanti pekerjaan nya begitu banyak di sisi lain dia tidak mungkin membiarkan wanita rapuh seperti Hailey begitu saja.


"Anakku hiks.. anakku maafkan mommy nak..maafkan mommy" ujar Hailey melantur bergumam dengan air mata yang mengalir di pipi nya.


"Astaga apa kau begitu terluka..tenang lah aku tak akan meninggalkan mu..aku akan di sini menemanimu" ujar pria itu menenangkan Hailey yang tidur nya gelisah.


'Wanita Yang Malang' batin pria itu.

__ADS_1


__ADS_2