MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 28_Jalan-Jalan Keluarga


__ADS_3

"Daddy, Mommy Aneta mau jalan-jalan..apa kalian mau menemani Aneta?"


"Jalan kemana sayang?" tanya Ray.


"Aneta pengin ke Timezone atau ke kebun binatang..Aneta belum pernah ke tempat itu"


"Baiklah..kita ke sana setelah Daddy selesai bekerja ya?" ucap Genie.


"Benarkah,Daddy benarkah?"


"Iya cantiknya Daddy..sebentar ya Daddy kerja dulu supaya cepat selesai dan kita bisa melihat kembaran mommy di zoo"


"Kembaran mommy..memang ada?"


"Ada sayang..kau tidak tau?"


"Tidak Daddy"


"Hey apa maksud mu dengan kembaran ku..jangan mengada-ada aku tidak miliki kembaran karena aku lahirnya tunggal" kesal Genie menatap horor Ray.


"Ck..nanti aku kasih liat kembaran mu" ucap Ray santai sambil tersenyum misterius.


Aneta hanya tersenyum dan bersemangat menantikan acara jalan-jalan mereka nanti..dia sudah sangat tidak sabar untuk itu..astaga dia ingin mewujudkan impian nya berjalan-jalan dengan orangtuanya meski hanya orangtua angkat.


Genie menatap Ray dengan sengit lain dengan Ray yang hanya mengedikkan bahu nya acuh seakan tidak peduli dengan tatapan Genie..Ray masih asik melakukan pekerjaan nya di depan layar laptopnya.

__ADS_1


Tak berapa lama kemudian terdengar suara pintu di buka tanpa mengetuk dulu..hal itu tidak Genie sukai karena tidak sopan jika bawahan bersikap seperti itu..di kantor Daddy dan kakak-kakaknya saja bawahan begitu menjunjung tinggi nilai-nilai sopan santun kenapa di sini begitu lain..astaga.


"Tuan ada berkas yang harus anda tanda tanganni" ucap sekertaris Ray tanpa melirik Genie dan Aneta.


"Siapa yang menyuruhmu masuk?" tanya Ray dengan dingin.


"Ma..maaf tuan" sekertaris itu menunduk tak berani menatap Ray.


"Apa aku pernah mengajarimu untuk tidak sopan.. aku selalu mengajari semua karyawan untuk Ketut pintu sebelum masuk.. seperti nya kau tidak mengindahkan ajaran yang ku berikan..kau di pecat karena tidak sopan" ucap Ray sebenarnya tau sekertaris nya tidak menyapa Genie maupun Aneta.


"Tuan..maafkan saya tuan..maaf"


"Kau lihat di ruangan saya ada siapa saja?" Ray bertanya.


"Ada nona Genie,Nona kecil dan anda tuan"


"Tidak tuan"


"Kau tau ada mereka di sini?"


"Tau tuan"


"Lalu kau tidak menyapa mereka..begitu..kau rupanya sudah merasa tinggi ya, sepertinya tepat sekali aku memecatmu"


"Tuan maafkan saya..saya benar-benar tidak tau ada nona Genie dan nona kecil tuan"

__ADS_1


"Kau tidak tau..tapi kau baru saja mengatakan kau tau mereka di ruangan ini"


"Maaf"


"Keluar dan ambil gaji terkahir mu..jangan berharap bisa di terima di perusahaan manapun"


"Tuan"


"Keluar"


Mantan sekertaris itu keluar dengan perasaan kepala..dia melirik ke arah Genie yang juga tengah menatap nya acuh dengan lirikan tajamnya seakan dia benci dengan Genie Dan Aneta..dia tidak terima di pecat dan dia menyalahkan Genie dan Aneta atas kesialan yang menimpa nya.


"Lihat saja akan aku balas kau perempuan sialan dan anak sialan" batin sekertaris itu.


*


*


"Jadi ini yang Daddy maksud kembaran mommy.. hahahaha" ujar Aneta sambil melihat hewan yang di maksud Ray sebagai kembaran Genie.


"Iya sayang bukankah mereka mirip..lihatlah sama-sama galak dan menyeramkan" ucap Ray dengan melirik Genie yang sudah emosi ingin mencabik-cabik nya.


"Sialan kau pria cabul..kau samakan aku dengan hewan ini.. benar-benar" Genie kesal karena di samakan dengan hewan yang menurutnya menjengkelkan itu.


"Memang kau mirip dengan dia..apa kau tak merasa sifat kalian mirip kan?" ujar Ray dengan ejekan

__ADS_1


"Sialan kau duda CABUULLLLLL...kau pikir aku apa di samakan dengan badak hah?"


__ADS_2