MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 130_Pasta


__ADS_3

Malvin dan Hailey telah bersiap untuk pergi ke pesta jamuan makan malam di restoran yang sudah Malvin sepakati.


Malvin tampak sudah selesai karena dia memang tak terlalu formal..toh hanya makan malam biasa


bukan acara khusus juga.


"Ely apa kau sudah selesai?" panggil Malvin di depan pintu kamar Hailey.


"Sudah.. sebentar" jawab Hailey dari dalam.


Perlahan pintu terbuka dan tampak lah seorang wanita yang sejak tadi dia tunggu..wow cantik juga ternyata jika memakai pakaian mahal itu.


Benari berlian yang terawat akan lebih bersinar dari serpihan kaca sekalipun..awal nya Hailey hanya gadis biasa yang menjalani hari nya dengan kesederhanaan namun kini dia menjelma menjadi wanita yang sekseh.



"Apa ada yang salah Malvin?" tanya Hailey tampak tak tenang.


"Hah..em bagus kok..ayo" jawab Malvin sedikit terbata dan mengajak Hailey pergi.


Hailey menurut saja toh Malvin tak protes dengan gaun yang dia kenakan..itu kan pilihan Malvin sendiri jika dia ingin protes pasti dia akan protes pada diri sendiri.


#


#


Tiba di restoran yang sudah mereka sepakati Malvin tampak keluar dari mobil di parkiran tak jauh dari pintu masuk restoran..dia berputra ke sisi yang lain dan membuka pintu untuk Hailey.


"Ayo" ajak Malvin mengulurkan tangan nya agar Hailey menyambut nya.


Hailey tampak menyambut uluran tangan Malvin dengan tenang..dia nyaman bersama Malvin meski belum ada perasaan


lain namun itu sudah cukup membuat nya berdekatan dengan Malvin namun pada pria lain tidak.

__ADS_1


Hailey masih belum bisa berdekatan dengan pria lain selain Malvin yang sudah dia kenal..dia tidak bisa menahan getaran ketakutan dalam diri nya jika berdekatan dengan pria lain seperti sekarang ini.


Ya kedatangan Hailey dan Malvin menjadi sorotan para rekan bisnis yang hadir..bukan karena apa tapi karena kemolekan tubuh Hailey dan baju yang dia kenakan juga tampak menawan di tubuh Hailey.


Hailey yang di tatap aneh seperti itu hanya bisa diam dan memalingkan wajah nya ke arah lain atau menatap Malvin dan sesekali mengajak Malvin berbicara.


"Malvin" panggil Hailey lirih.


"Ada apa?" tanya Malvin sedikit berbisik di telinga Hailey.


"Lihat lah ke bawah meja" ujar Hailey masih berbisik dan menghindar akan perlakuan salah satu rekan bisnis di sana.


Malvin tampak mengerti dan berpura-pura tidak tau..dia sedikit melirik kearah bawah dan benar saja rupa nya kaki Hailey di elus menggunakan sepatu salah satu rekan bisnis perusahaan Ray.


Tidak bisa di biarkan..dia marah tentu saja..dia saja tidak berani se kurang ajar itu pada Hailey meski mereka atau atap tapi ini ck.. tidak bisa di terima.


"Tuan Clinton apa kaki anda gatal hingga menggesek-gesek kan nya pada kaki kekasih saya?" tanya Malvin dengan ekspresi datar nya.


"Maksud anda taun Malvin?" tanya tuan Clinton berkilah.


"Anda tuli?" tanya Malvin balik pada tuan Clinton.


"Apa maksud mu tuan?" tanya tuan Clinton masih tak paham.


"Anda jelas tau dia datang bersama saya dan saya juga sudah memperkenalkan nya sebagai kekasih saya tapi apa yang anda lakukan..anda seolah tak perduli dengan hal itulah dana anda terus-menerus mencoba menggoda nya entah itu tatapan,gerak bibir,dan lebih parah nya lagi adalah anda menggoda nya melalui kaki anda di bawah meja yang tak orang lain ketahui..ck anda sangat menjijikkan jika saya bilang ini pada tuan Ray maka sudah bisa di pastikan anda akan tersingkir karena apa tuan Ray sangat tidak suka dengan politik licik semacam yang anda lakukan" ujar Malvin menjelaskan semua kebenaran dari awal.


Rekan kerja yang lain tampak terdiam dan menatap tuan Clinton..mereka tak menyangka pria bertubuh gempal itu nekat melakukan aksi selicik ini.


Bahkan dia sudah memiliki 3 Istri yang masih terbilang cantik dan aduhai tapi apa lah kutang nya mereka hingga pria gempal itu main serong sana sini..belum kena karma dia.


#


#

__ADS_1


"Honey buatkan aku pasta selai kacang dong..baby pengin" uajr Genie mengucapkan permintaan nya.


"Hah..pasta selai kacang..sayang jangan aneh-aneh ya..yang ada pasta itu saos nya bolognese atau saus tomat dan campuran daging giling.. permintaan mu mana ada sayang..yang lain aja ya gan?" ujar Ray menjelaskan.


"Hiks..huwaaaaaa..padahal baby yang pengin hiks..huhuhu ka GIANNNNNN" ujar Genie menangis kencang karena Ray menolak permintaan nya dan akhirnya Genie memanggil kakak nya Gian.


Ray gelagapan karena tangis Genie begitu kencang..astaga kenapa juga dia harus menolak sih ck bikin masalah aja nih mulut.


"Sayang maaf..iya iya aku bikinin ya tapi stop nangis nya hm..?" ujar Ray menenangkan Genie yang saat ini sedang menangis bak istri yang tersakiti.


"Hiks..hiks..tapi kamu hiks..nggak mau bikinin pasta nya hiks huhuhuhu" ujar Genie terbata berusaha berujar.


"Iya..iya aku salah aku minta maaf ya sayang..ya udah ayo aku buatin sesuai request kamu" ujar Ray mengalah dan akhir nya mau membuatkan pesanan dari baby yang masih dalam perut sang istri.


Ray dan Genie keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur..seperti biasa Genie hanya akan duduk di meja minibar yang ada di depan dapur karena suami posesif bin pencemburu itu tidak mengijinkan nya memasuki dapur barang hanya mengambil air di kulkas.


"Sayang duduk lah dan ingat__" ucapan Ray di potong Genie karena dia sudah hapal dengan apa yang ingin Ray ucapkan.


"Jangan sekali-kali nya memasuki dapur karena dapur adalah Medan berbahaya bagi bumil" ujar Genie yang memotong ucapan Ray.


Ray terkekeh mendengar dan melihat Genie..astaga berapa kali dia mengulangi kata-kata itulah hingga Genie saja sudah hafal dengan kata-kata itu.


"Baiklah.. aku masak dulu" pamit Ray memasuki dapur dan mulai mencari bahan-bahan yang dia butuhkan.


"Pasta selai kacang..oh God apakah anakku sejenis mahkluk asing ck" batin Ray menggelengkan kepalanya.


Ray mulai merebus air panas untung mi nya..sementara bumbu nya dia hanya menggunakan selai kacang sesuai keinginan Genie..no tambahan apapun hanya selai kacang dengan mi pasta nya.


Tak berapa lama kemudian pasta yang Genie inginkan sudah jadi.. Ray menghidangkan pasta aneh bin bikin enek itu di hadapan Genie.


"Makan lah sayang" ujar Ray menyodorkan pasta itu di hadapan Genie.


"Woahhh.. terimakasih Daddy" Genie berbinar-binar melihat makanan yang dia inginkan telah tersaji di depan mata nya.

__ADS_1


__ADS_2