MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 79_Permainan


__ADS_3

"Sorry sayang..aku hanya terhanyut akan suasana" ujar Genie meminta maaf telah bertindak gegabah untung Ray bisa menahan diri.


"Tidak apa-apa sayang..aku paham..jadi apakah masih mau di lanjut?" tanya Ray memastikan serta memaklumi kondisi Genie.


"Hm..kau tau bukan aku sudah begitu candu akan kegiatan itu" ujar Genie mengiyakan karena dia memang sudah candu akan kegiatan yang biasa mereka lakukan.


"Hahaha..baiklah aku akan memuwaskan mu sayang.. nikmati lah pelayanan ku" ujar Ray lalu mulai menjalankan apa yang biasa dia lakukan.


Genie hanya bisa pasrah saat Ray benar-benar memuwaskan nya..Ray tau titik mana yang membuat nya lemah dan sensitif..Genie melayang di awan..Ray benar-benar tau apa yang tubuh nya butuhkan.


#


#


"Sayang apa kau sudah siap untuk melakukan permainan ini?" tanya Ray memastikan bahwa Genie yakin akan permainan yang mereka akan lakukan nanti.

__ADS_1


"Aku sangat siap..sebaik nya kita ke sana sekarang" saran Genie ingin cepat sampai di markas.


"Ck..kau ini..baiklah sesuai keinginan mu sayang" Ray memenuhi keinginan Genie untuk datang ke markas kematian lebih awal.


Sampailah mereka di markas kematian..Genie dan Ray turun dan berjalan menuju ruangan dimana para tahanan nya tenaga menunggu..Sammy, Devani serta kedua orang tua mereka sudah berada dalam genggaman tangan Genie dan Ray.


Genie dan Ray sampai di ruangan dimana sudah berjejer para tahanan nya..dia dan Ray tersenyum melihat wajah-wajah para tahanan nya..menggelikan.


"Selamat pagi semua nya..astaga apa kalian merindukan ku?" sapa Genie pada para tahanan nya.


Tak ada sahutan dari semua nya karena mereka tengah di lakban mulut nya.. Genie hanya tertawa dan menatap wajah para calon makanan Leon and the geng..


Keenam orang itu tampak berpikir..ini kesempatan yang bagus untuk mereka bisa lepas dari tempat mengerikan itu..hanya mengambil kunci dan membebaskan anggota keluarga saja kan..cih mudah sekali.


"Baiklah aku mau..dan aku akan keluar dari sini setelah berhasil dan kau Genie jangan pernah ingkar akan janjimu" ujar Sammy percaya diri akan bisa lolos dari permainan Genie.

__ADS_1


"Bagus..kau tidak sepengecut itu ternyata..jika saja sikapmu seperti ini dan tidak melibatkan orang lain pasti kau bisa mendapat tempat sebagai teman ku tapi ternyata kau memilih jalan yang salah sebagai pengecut yang tidak mempunyai nurani..baiklah lakukan yang kau mampu untuk menyelamatkan keluarga mu dari hukuman ku karena jika setiap kunci yang kau gunakan salah maka setiap lapis aspal panas akan menjadi lulur alami untuk mereka" ujar Genie dengan tatapan penuh dendam.


"Kau gila hah..kenapa kau setega ini Genie..apa hatimu sudah mati..kau dari keluarga terpandang tapi kelakuan mu sangat rendahan" ujar Sammy tak terima jika orangtuanya harus menerima hukuman luluran aspal.


"Aku tidak memiliki hati sejak kau dan rekan mu itu merencanakan pembunuhan atas anak ku Aneta..jika kau bertanya dimana hatiku saat ini maka aku akan menjawab hatiku sudah mati saat kau dan rekan mu bahkan tak mengampuni seorang anak yang tak memiliki salah akan kalian..jika kau ingin tau kenapa aku sangat menyayangi anak itu meski dia bukan lah anak kandungku karena dia yang memberikan ku arti hidup yang sebenarnya..kau tau kenapa begitu..dia hanya seorang anak kecil yang membutuhkan kasih sayang dan perlindungan dari orang-orang seperti kita,nasib nya tidak sebaik kita yang bergelimang harta dan berkecukupan..dia hanya anak jalanan yang di buang orangtuanya dan bertahan hidup dengan diri nya sendiri hingga aku bertemu dengan nya dan melihat betapa malang nya nasib anak seperti nya yang tak mempunyai perlindungan.. aku belajar arti hidup dari anak sekecil itu karena dia sudah melawan keras nya dunia yang tak berpihak padanya hingga aku dan Ray mengangkat nya menjadi anak kami dan memberikan kasih sayang yang amat sangat besar pada nya...


Dia hanya anak kecil pada umum nya yang akan menangis jika keinginan nya tidak terpenuhi,dia juga hanya anak kecil yang jika merindukan orang tuanya dia akan menangis dalam diam..tapi kalian menghancurkan harapan nya untuk merasakan kebahagiaan yang dia miliki..kalian merenggut nya dengan cara yang keji dan tak mencerminkan sikap manusia sama sekali..kau bertanya kenapa aku setega ini karena kalian bahkan lebih tega melenyapkan anak kecil yang tak berdoa itu dengan keji nya..apakah aku harus perduli akan makan kalian..hahahaha tidak..dan tidak akan pernah..meski aku dari keluarga terpandang tapi aku memiliki hukum sendiri untuk manusia sampah seperti kalian" ujar Genie meluapkan isi hati nya yang dia pendam tanpa perduli ekspresi kedua orangtua Sammy yang terkejut.


Ray merengkuh Genie dan menenangkan nya agar tak kelepasan dan langsung membunuh keenam orang itu karena Ray tidak mau Genie mengotori tangan nya sendiri dengan darah menjijikkan mereka.


"Sudah sayang..jangan sedih lagi..jangan kelepasan hm..ingat tangan ini jangan sampai terkena darah menjijikkan mereka karena tangan ini hanya boleh menyentuh hal-hal baik..serahkan mereka pada Leon dan kawan-kawan nya mereka akan mendapatkan pelajaran berharga dari kucing manis mu" ujar Ray mengenakan Genie dan mengatakan agar jangan mengotori tangan nya dengan darah menjijikkan keenam orang itu.


Genie mengangguk dan semakin menenggelamkan wajahnya pada dada Ray..dia suka aroma tubuh Ray.. membuat nya tenang dan nyaman serta aman.


"Apa kalian siap bermain..aku tidak menerima kata tidak karena jawaban yang ingin aku dengar hanya iya..jadi jika kalian menolak maka salah satu dari mereka akan berakhir pada kolam piranha yang sudah sangat kelaparan untuk sekedar menyantap hidangan pembuka" ujar Ray bertanya kepada keenam orang itu dengan sorot mata yang memancarkan dendam mendalam.

__ADS_1


Baik Sammy maupun Devani mereka di lepaskan dan di beri alat pertahanan diri berupa balok kayu untuk menyerang Leon dan mengambil kunci yang menggantung di leher Leon.


Tapi mereka bahkan tidak sadar bahwa yang mereka Laena itu bukan kucing manis yang bermata bulat tapi kucing kelaparan yang bernama leopard yang siap menangkap mangsa nya.


__ADS_2