
"Apa masih sakit sayang?" tanya Ray yang kini ada di lift khusus.
"Tidak terlalu honey" jawab Genie jujur.
"Baiklah kau boleh tidur..sorry" ujar Ray mengatakan Genie untuk tidur dan dia juga tak lupa meminta maaf.
"Ini bukan kesalahan mu honey..jangan pernah mengalahkan dirimu sendiri" uajr Genie menyembunyi kan wajah nya di dada Ray.
Ray mencium kening Genie dan berjalan keluar dari lift menuju lobby..di depan gedung sudah terparkir mobil yang tadi pagi mereka naiki.
Ray dan Genie masuk kedalam mobil dan meninggalkan kantor..mereka rencana nya akan pulang karena Ray tak tega melihat Genie yang lemas seperti itu.
Selama di perjalanan Genie dan Ray hanya terdiam..Genie memejamkan mata nya mengatasi rasa mual mau dengan menelusupkan wajah nya pada ketiak Ray.
Sementara Ray dia hanya membiarkan Genie melakukan apapun yang dia inginkan.. Ray tak menegur bahkan melarang apapun akan dia lakukan asalkan istri nya bahagia.
"Honey" panggil Genie.
"Ya sayang..ada apa..apa sakit lagi?" tanya Ray sedikit panik.
"No..aku hanya menginginkan sesuatu" Genie mengutarakan maksud nya.
"Apa itu sayang..kalau aku bisa maka akan aku lakukan" ujar Ray penasaran.
"Aku ingin kau membuat acara makan malam romantis untuk ku dan menyanyi sebuah lagu romantis untuk ku" ujar Genie menatap dalam mata Ray.
Ray menatap mata Genie dan melihat kesungguhan keinginan nya..dia harus apa.. menyanyi..oh God..oke Ray kau bisa demi bumil mu.
"Baiklah..nanti akan aku siapkan sesuatu keinginan mu hm..sekarang istirahat lah kau butuh istirahat agar makan malam romantis nya berjalan dengan lancar" titah Ray pada Genie.
"Baiklah..janji ya di cafe tempat pertama kita bertemu" uajr Genie mengingatkan.
"Of course sayang..apapun untuk mu" Ray menyanggupi.
Geni kembali memejamkan mata nya hingga mereka sampai di rumah..Ray menggendong Genie menuju kamar..dia membersihkan diri dulu setelah nya dia menghubungi pihak cafe untuk membuat satu acara keinginan bumil.
Untung lah pemilik cafe pengertian haid mereka akan membantu mempersiapkan semua nya..hanya Ray yang tengah bingung mempersilahkan lagu apa yang harus dia persembahan untuk bumil nya.
Setelah berpikir cukup lama akhirnya satu lagu terlintas di benak nya..lagu yang sama ketika dia dan Genie bertemu untuk pertama kali nya di cafe itu.
"Semoga kau suka ya sayang" ujar Ray ikut merebahkan diri nya di ranjang.
#
#
..........Malamnya.........
"Sayang apa kau sudah siap?" tanya Ray melihat Genie.
"Sudah honey" jawab Genie berjalan menuju Ray.

"Kau cantik sayang..I love you" ujar Ray memuji kecantikan Genie.

__ADS_1
"Kau juga tampan honey..I love you too" balas Genie tak kalah membuat Ray merona.
"Ayo berangkat"
Mereka menuju tempat dimana mereka akan makan malam bersama..di tempat itu juga Ray dan Genie bertemu untuk pertama kali nya.
Sampailah mereka di cafe dimana tempat pertemuan awal mereka.. Ray menuntun Genie memasuki cafe..suasana yang sangat cocok dan romantis untuk makan malam berdua.

"Cantik sekali..terimakasih honey" uajr Genie menatap seluruh dekorasi di dalam cafe itu.
"Duduk lah..mau makan dulu atau mendengar suara ku dulu?" tamat Ray menawarkan pada Genie.
"Mendengar suara mu dulu" jawab Genie antusias.
"Baiklah..tetap di sini jangan kemanapun" pesan Ray pada Genie.
Genie mengangguk dan setuju..dia tidak sabar mendengar suara Ray..entah lah anak bayi yang ingin bukan dia tapi dia juga penasaran dengan suara Ray.
"Tes..satu dua..ekhemm..selamat malam untuk perempuan tercantik yang ada dalam hidup ku.. sesuai keinginan mu aku akan menyanyikan sebuah lagu romantis untuk mu ini perdana dan jangan mengeluh jika suaraku membuat mu sakit perut oke..this I promise you by Shane Filan special for my lovely wife Genie"
🎶 When the visions around you
Bring tears to your eyes
And all that surrounds you
Are secrets and lies
I'll give you hope
Keeping your faith when it's gone
The one you should call
Was standing here all along
And I will take you in my arms
And hold you right where you belong
Till the day my life is through
This I promise you
This I promise you
I've loved you forever
In lifetimes before
And I promise you never
Will you hurt anymore
I give you my word
__ADS_1
I give you my heart
This is a battle we've won
And with this vow
Forever has now begun
Just close your eyes each loving day
I know this feeling won't go away
Every word I say is true
This I promise you
This I promise you
Over and over I fall
When I hear you call
Without you in my life, baby
I just wouldn't be living at all
And I will take you in my arms
And hold you right where you belong
Every word I say is true
This I promise you
Every word I say is true
This I promise you
This I promise you.
Genie mendengarkan lagu yang Ray nyanyikan dengan penuh perasaan..dia tersentuh dan dapat merasakan ketulusan serta keseriusan Ray.
Hingga lagu selesai Genie belum juga usai dengan air mata nya..dia terharu dengan sikap Ray..mereka saling tatap saat Ray masih menyanyikan lagu itu hingga lagi selesai baru lah Ray turun dari panggung dan berjalan menuju Genie.
"Sayang..I love you so much aku akan selalu mencintai mu dan menjaga mu hingga akhir nyawa ku..ini janjiku padamu seperti lagu yang baru saja aku bawakan untuk mu" ujar Ray memeluk Genie yang masih terisak.
Pengurus cafe semua bertepuk tangan melihat dua sejoli itu berpelukan..Ray menangkup wajah Genie dan menyatukan bibir keduanya..terjadilah aksi saling pagut.
Selesai dengan kissing nya kini baik Ray maupun Genie kembali duduk di tempat itu..makanan telah tersaji dan masih hangat..Ray memotong steak milik mau dan menyerahkan nya pada Genie.
Steak yang dia pesan matang dengan sempurna dia tak mau Genie memakan makanan yang belum matang atau tak sehat karena dia tidak lah sendiri melainkan ada calon anak nya di dalam perut Genie.
"Bagaimana suaraku sayang..apa kau mulas setelah mendengar suara ku?" tanya Ray penasaran.
"Suaramu bagus honey..aku sangat suka..aku sudah merekam nya untuk aku jadikan lagu kesukaan ku.. terimakasih sudah memenuhi ngidam ku" uajr Genie memuji Ray karena memang suara Ray bagus.
"Syukurlah jika kau tidak sakit perut setelah mendengar nya.. apapun untuk mu sayang"
__ADS_1