
"Mommyyy..Daddyyyyyy" teriak Aneta ketika melihat Genie dan Ray telah menunggu nya di depan gerbang.
Aneta berlari menuju ke tempat dimana Genie dan Ray dia langsung melompat ke dalam gendongan Ray dan memberikan ciuman di pipi kedua orangtua nya.
Ray dan Genie membalas kecupan Aneta dengan sayang kemudian mereka meninggalkan sekolah itu dan menuju rumah..sungguh siapapun akan mengira bahwa keluarga itu adalah keluarga bahagia yang sesungguh nya.
Biarlah orang menganggap nya seperti itu setidak nya rasa bahagia di hati Ray semakin membuncah sejak kehadiran Genie dan Aneta..dia jadi tau arti hidup yang sesungguh nya tidak asik bekerja dan bekerja seperti biasanya.
"Mom,dad apa kita akan berlibur?" tanya Aneta antusias.
"Tentu sayang..kau mau liburan kemana?" tanya Ray menjawab pertanyaan Aneta sekaligus bertanya tempat tujuan mereka.
"Bagaimana kalau puncak..Aneta ingin panjat tebing" usul Aneta menyebutkan tempat yang dia ingin kunjungi.
__ADS_1
"Panjat tebing..hey itu berbahaya princess..nanti kau terluka bagaimana kalau kita ke tempat pelatihan panjat tebing saja bagaimana?" usul Ray menyarankan tempat yang aman karena dia tidak mau anak nya dalam bahaya.
"Benar sayang..panjat tebing itu untuk orang dewasa..kalau kamu sebaik nya berlatih dulu saja ya di tempat pelatihan nanti mommy akan ikut juga..oke?" bujuk Genie memberi pengertian kepada Aneta.
"Baiklah mom..Aneta mau" akhirnya Aneta setuju dengan usulan kedua orangtuanya.
*
*
Aneta sudah bersiap sedari pagi tadi..dia sudah mengenakan pakaian yang cocok untuk melakukan latihan panjat tebing nanti di tempat yang Daddy nya sebut kan kemarin.
Genie juga telah bersiap dengan pakaian santai nya tentu dia juga membawa pakaian ganti untuk jaga-jaga saja.. Ray juga sudah siap dengan outfit nya yang santai seperti Genie.
__ADS_1
Merkea kini tengah sarapan lebih dulu.. tidak mungkin bepergian tanpa sarapan itu tidak baik bagi kesehatan dan Ray tak mau sampai keluarga kecil nya sakit.
"Princess apa kau sudah siap?" tanya Ray mengelus rambut Aneta.
"Sudah dad..apa masih lama hehe" tanya Aneta seakan tidak sabar untuk segera melakukan kegiatan impian nya.
"Astaga kau tidak sabaran hm.. baiklah Ayo berangkat sini tas nya biar Daddy yang bawa..ayo Genie" ujar Ray mengambil tas yang Aneta bawa dan mengajak Genie serta agar segera berangkat.
Mereka menuju tempat yang sudah mereka janjikan kemarin-kemarin..Aneta sangat berbinar-binar ingin segera sampai..dia akan minta di ajari Daddy nya dan mommy nya.
Tak berapa lama kemudian mereka telah sampai di arena panjat tebing yang Ray janjikan hati itu..mata Aneta berbinar kala melihat sebuah bangunan dengan di tempeli batu-batu yang entah apa dia juga tak tau mungkin sebagai pegangan dan pijakan.
"Wooooow dad..ayo Neta nggak sabar mau panjat tebing itu" ujar Aneta berbinar-binar melihat arena yang dia yakini untuk melakukan latihan panjat tebing.
__ADS_1
"Hey sabar princess..ayo turun kita daftar dulu lalu pakai pengaman agar jika kau jatuh badan mu tak menyentuh tanah secara langsung dan itu akan aman untuk tubuh mungil mu hm" jelas. Ray sebelum melakukan panjat tembok itu mereka harus memakai peralatan keamanan dulu.