MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 71_Bermain


__ADS_3

"Ray kapan datang?" tanya Genie berjalan dan berhambur memeluk Ray.


Ray membalas pelukan Genie..dia juga tak lupa mendaratkan ciuman maut nya yang sudah dia tunggu sejak beberapa jam lalu.. astaga lebay sekali sih kamu.


"Emhhhhh..emhhhhh" Genie memukul-mukul dada Ray agar melepaskan diri mau astaga dia bisa mati mendadak kalau dia melanjutkan kegiatan nya.


"Hehe sorry sayang..kau terlalu manis untuk di lepaskan" ujar Ray tersenyum melihat bibir Genie bengkak.


"Ck..kau ini..kau mau membuat bibir ku seperti di sengat lebah ya.. menyebalkan" ujar Genie kesal dengan perbuatan Ray.


"Sayang maafkan aku.. aku hanya butuh penambah vitamin agar permainan ku semakin semangat nanti" ujar Ray mencari alasan.


"Permainan apa maksudmu Ray..jangan bilang__apa benar yang ku pikirkan?" tanya Genie menduga-duga.


"Astaga aku tidak semesyum itu sayang..aku akan bermain di dengan Sammy dan aku butuh penyemangat agar aku semakin bersemangat untuk menghajar nya nanti" ujar Ray menjelaskan.


"Sammy..kenapa kau mau bermain dengan pria gila itu bukan nya kau belum menangkap nya?" tanah Genie penasaran.


"Nanti akan aku ceritakan..sekarang aku butuh vitamin itu sayang..ayo aku sudah tidak tahan lagi hm?" bujuk Ray agar Genie mau menambah vitamin nya.


"Ck kau ini..ini di butik ku tuan cabul..ya tuhan kenapa kau sekarang aksi mesyum sekali sih" tanah Genie heran melihat sikap Ray.


"Sayang ayo lah..sebentar saja agar aku puas menghajar nya sampai mati'm" ujar Ray masih mode membujuk Genie.


"Baiklah..sebaik mau kau kunci dulu pintu nya aku tak mau karyawan ku melihat kelakuanku yang liar ini" ujar Genie memenuhi keinginan Ray.


"Thank you sayang" ujar Ray berterimakasih.


Ray langsung mengunci pintu ruangan serta menyalakan tombol merah yang ada di sebelah handle pintu..setelah mau Ray melepas semua kain yang melekat pada nya.


Dia akan bermain dengan puas agar vitamin nya terpenuhi nanti saat bermain dengan Sammy..Ray mencium Genie dengan ganas..sementara Genie dia juga bisa mengimbangi permainan bibir Ray yang selalu membuat mau kalah.


"Aah..Ray..emhhh" Genie mellengguh ketikan Ray sudah merem mas bukit berbuah berry favorit Ray.

__ADS_1


"Lepaskan sayang..aku suka suaramu" ujar Ray meminta agar Genie lepas dan tak menahan suara nya karena dia suka dengan suara indah Genie.


Genie benar-benar lepas sesuai dengan keinginan Ray..dia tak mempedulikan lagi berada di mana saya ini yang dia tau hanya saat ini dia menikmati waktu bersama Ray.


"Lakukan sekarang sayang" pinta dua sudah tidak kuat lagi menahan nya.


"Baiklah" jawab Genie mengiyakan.


Dan kegiatan seperti biasa yang mereka lakukan pun terjadi.


#


#


"Sayang aku harus menghajar Sammy sampai puas hari ini..kau tidak apa-apa kan pulang sendiri..atau mau aku kirimkan supir atau minta kakak mu untuk mengantar sampai rumah hm?" tanya Ray yang kini sudah kembali rapih seperti sedia kala.


"Biar aku di antar Kaka saja Ray..kau bermain kah dengan Sammy setelah kau selesai maka aku akan bermain di dengan Devani" ujar Genie memilih di antara kakak nya saja agar Ray tidak khawatir.


"Pilihan tepat..baiklah aku akan pergi sekarang sebelum malam aku sudah kembali..tunggu aku sayang setelah ini selesai aku akan segera menikahi mu" ujar dua lagi dan lagi mellumat bibir Genie dengan lama dan dalam.


Di Markas Kematian.....


Tampak seorang pria yang tak lain adalah Ray telah turun dari mobil nya dan bergegas menuju ruangan dimana mainan nya berada.


Atas pemerintah dna perintah dari calon mertuanya itu dua di ijinkan untuk menggunakan markas kematian sesuka nya..tentu tua merasa tersanjung karena tempat legenda untuk menyiksa dan menghabisi musuh bisa dia gunakan untuk bermain dengan sasaran nya.


Ray di sambut oleh seekor leopard yang tengah duduk dengan tenang sambil sesekali melirik calon makanan nya.



Keturunan Leon ya gaes..


Bagi yang belum tau Leon itu siapa silahkan mampir di lapak author pura pura buta..

__ADS_1


Cih promosi lu thor..


Ntah bisa di bilang gitu deh 🤭...


Leon ke berapa author juga kagak bisa ngitung soal nya Leon di pulau H selingkuh sama leopard wadon di sana namanya Leona🤣banyak keturunan dia.


#..Kembali mode serius.


"Selamat datang tuan..semua sudah siap" sapa anak buah Gian dengan hormat.


"Hm..bagus" bala Ray singkat sambil mendekati Leon yang tampak biasa saja dengan kehadiran Ray.


"Hey boy apa kabar..aku begitu merindukan mu loh..kau rupanya semakin besar ya" ujar Ray mengelus kepala Leon dan membuat Leon mendusel di kaki Ray.


"Good job..kau hebat boy..sekarang serahkan kepada ku sisa nya..aku belum mau menghabisi nya kau makan yang lain dulu ya" ujar dua memberikan pengertian kepada Leon yang bagaikan seorang anak yang menurut akan kata-kata orangtuanya.


Leon mengaum rendah sebagai jawaban..entah kenapa semua keturunan Leon pasti akan langsung akrab dengan para menantu keluarga Wilson..mungkin aura menantu pria di keluarga Wilson seperti Rey tuan nya terdahulu.


Leon kembali ke


kandang nya namun mata nya masih menatap tajam calon makanan nya..siapa tau tuan baru nya berubah pikiran..kan dia yang kenyang.



Ekspresi Leon junior saat nunggu dan berharap semoga Ray berubah pikiran..gumush kan,ya iyalah gumush author aja pen ngunyel-ngunyel tapi mana berani takut di hap😜.


Ray memerintah anak buah Gian untuk menyeret Sammy keluar dari ruang tahanan yang ada di sana.. sementara Ray dia memilih duduk sambil sesekali melihat ke ponsel mau dimana Genie tengah berkirim pesan dengan nya dan membuat hati nya berbunga-bunga.


"Gadis ini..ck..ck..ck..awas kau sayang" gumam Ray Sedaya sebelum memasukan kembali ponsel nya kedalam saku jas nya.


Setelah mau Ray melepaskan jas nya agr tak terkena darah si Sammy..dia tak mau Genie mencium dan terkena darah dari bedebah laknat itu..dia hanya mau Genie mencium bau nya saja.


"Selamat datang Sammy Jackson..wah aku merasa sangat terhormat bisa mengundang mu ke markas legendaris ini..kau sangat beruntung tuan Sammy Jackson yang terhormat" ujar Ray seolah-olah menyapa Sammy sebagai tamu kehormatan di markas Rey.

__ADS_1


"Lepaskan ikatan nya..aku ingin menghajar nya dengan perlawanan yang seimbang..karena aku bukanlah seorang pengecut yang tega melukai seseorang yang tidak bersalah hingga meninggal dunia" ujar Ray seperti nya sudah tersulut api kemarahan ketika mengingat kembali kejadian keji yang mana membuat Aneta nya telah tiada.


__ADS_2