MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 32_Barbeque


__ADS_3

Di pusat perbelanjaan tampak seperti satu keluarga bahagia yang terdiri dari seorang anak juga seorang istri dan seorang suami yang mana pada umumnya adalah satu keluarga.


Namun berbeda dengan keluarga ini yang mana si wanita dan pria itu bukanlah suami dan istri melainkan orangtua asuh dari si anak yang amat menginginkan satu keluarga utuh layaknya anak pada umumnya.


Genie,Ray dan Aneta saya ini tengah asik berburu beberapa daging,sosis, sayur dan masih banyak lainnya untuk di jadikan bahan-bahan barbeque nanti malam di panti.


Aneta tampak duduk di dalam troli belanja dengan Ray yang mendorong troli itu sebagian Genie berjalan di samping Ray dengan masih memilih beberapa bahan makanan untuk barbeque nanti.


"Sayang kamu mau apa..sosis atau fish ball?" tanya Genie menawarkan pada Aneta.


"Sosis aja mom" jawab Aneta


"Baiklah..besok kita ke sekolah ya sayang kita daftar di sekolah yang tadi kamu pilih..Daddy juga akan ikut kalo nggak sibuk besok" ujar Genie

__ADS_1


"Tentu saja tidak akan sibuk..besok Daddy akan libur satu hari khusus untuk putri Daddy yang cantik ini" jawab Ray mantap mengelus rambut Aneta dan membuat senyum mengembang di wajah cantik gadis cilik itu.


"Benarkah dad..asikkk yet Aneta besok di anterin mommy dan daddy" ujar Aneta tak percaya dan dnagat senang.


"Tentu saja cantik..ayo sekarang selesaikan dulu belanjanya lalu kita ke panti"


"Ok dad"


Selesai dengan urusan belanja..kini ketiga orang itu menuju panti dimana di sana sudah di siapkan peralatan untuk barbeque.


"Anak-anak..aunty dateng lagi" sapa Genie pada anak-anak panti.


"Hay aunty,Hay uncle,Hay Aneta" sapa balik anak-anak panti.

__ADS_1


"Bu Camla..maaf baru bisa ke sini lagi" ucap Genie memeluk Bu Camla dan meminta maaf.


"Tidak apa-apa nak..ibu senang karena Aneta sudah bisa tersenyum lagi.. terimakasih kalian benar-benar menyayangi nya" ujar Bu Camla jujur.


"Sama-sama Bu..ayo kita mulai"


Genie dan anak-anak perempuan mulai memotong dan menusuki bahan-bahan barbeque itu sedangkan Ray dan anak laki-laki mereka bertugas untuk menyiapkan alat pemanggang nya bukan cuma 1 tapi ada 3 alat untuk barbeque.


Jam sudah menunjukkan pukul 7..acara pun di mulai..para pria yang lebih besar usianya bertugas untuk membakar dan mengipasi,para wanita bertugas untuk menyediakan wadah dan minuman serta cemilan untuk teman ngobrol nanti.


Hingga jam menunjukkan pukul setengah sembilan semua bakaran telah siap untuk di nikmati..mereka duduk lesehan di atas tikar yang sengaja di siapkan untuk duduk santai sambil mengobrol.


"Nyamm enak sekali..uncle apa ini daging mahal?" tanya salah satu anak panti.

__ADS_1


"Apa kau suka..kalau suka setiap Minggu kita bisa adakan acara seperti ini lagi.. bagaimana semuanya?" usul Ray.


Semua anak panti bersorak setuju..jujur mereka jarang bisa merasakan daging mahal seperti itu karena kadang biaya pengeluaran panti lebih banyak dan mahal jadi mereka makan hanya sekadar nya..beberapa anak panti juga masih bersekolah dan biaya nya juga tidak sedikit jadi setiap ada donatur atau sumbangan pasti sebagian uangnya di gunakan untuk membayar biaya sekolah mereka.


__ADS_2