
"Hey girls kita sudah sampai..ayo bangun dulu" ujar Ray ketika mereka telah sampai di garasi rumah Ray.
"Hem..sudah sampai..uhh badanku pegal semua" keluh Genie merasakan badan nya sakit dan pegal.
"Pegal..memang kau habis main kuda-kudaan hm?" goda Ray
"Ck..diamlah dan cepat bawa Aneta..dia sudah tidur..huhh tangan ku kebas" rungut Genie memerintah Ray mengangkat Aneta.
"Ok honey"
Bughhhh......
Genie menonjok punggung Ray karena kesal menggodanya terus..batu saja kalau di tetesi air akan keropos apalagi dirinya yang hanya lah wanita biasa bisa lumer bang.
"Ck mulutmu menyebalkan" ujar Genie kesal lalu mengambil barang-barang dan masuk kedalam.
"Astaga galak sekali seperti punya tetanggaku" ucap Ray masih bisa di dengar Genie dan kini gadis itu menatap tajam Ray.
Ray bringsut dan mengalihkan tatapannya karena takut akan tatapan Genie yang benar-benar menghunus nya..dia mengangkat Aneta masuk kedalam dan membaringkan nya di ranjang kemudian dia selimuti.
"Sleep well sayang.. cups" Ray mengecup kening anak asuhnya kemudian keluar setelah memastikan bahwa sang anak aman dan nyaman.
__ADS_1
Ray ke kamarnya dan membersihkan diri..dia akan memasak untuk Genie dan Aneta.. sebelum nya dia bahkan tidak pernah mau memasak untuk dirinya sendiri tapi kini dia bahkan memasak untuk orang yang baru dia kenal..hm.
"Tuan ada yang bisa bibir bantu?" ucap kepala pelayan di rumah Ray.
"Tidak bi..saya hanya mau memasak saja" ujar Ray memasuki area dapur.
"Boleh saya bantu tuan?" tawar pelayan itu.
"Tidak perlu bi..kerjakan yang lain saja" tolak Ray halus dengan senyuman.
"Baiklah..permisi tuan" akhirnya sang pelayan memilih keluar dari area dapur dan mengerjakan pekerjaan lain nya.
Sedangkan di balik dinding dapur terlihat seseorang yang menguping pembicaraan mereka..wajahnya terlihat tak suka dengan tatapan tak terbaca..setelahnya orang itu memilih pergi ke suatu tempat.
*
*
"Ah selesai.. akhirnya..apa mereka sudah bangun.. sebaiknya aku lihat saja dulu" ujar Ray senang masakan nya selesai.
Ray menuju kamar Aneta untuk melihat apakah putri cantik nya sudah bangun atau belum..dia ingin membangunkan putri nya seperti seorang ayah yang membangunkan anaknya.
__ADS_1
Ceklek....
"Daddy" ucap gadis kecil yang terlihat baru bangun.
"Hey princess..sudah bangun hm..mandi dulu lalu makan ya..Daddy sudah masak untuk kita" ucap Ray mengecup kening anaknya dengan sayang.
"Benarkah dad..wahhhh Daddy bisa masak?" tanya Aneta seakan ragu.
"Hey benar sayang.. Daddy bisa memasak lihat saja di meja makan banyak makanan enak untuk kita spesial Daddy buatkan untuk kalian" ujar Ray menjelaskan.
"Ok dad.. Neta mandi dulu..mommy mana?" tanya Aneta mencari ibu angkat nya.
"Mommy seperti nya belum bangun sayang.. sebentar Daddy bangunkan dulu ya agar kita bisa makan bersama..kau mandi dulu saja ya?" titah Ray pada anaknya agar mandi dulu lalu mereka bisa makan bersama.
"Ok dad"
Neta masuk ke kamar mandi dan Ray sendiri menuju kamar Genie..dia mau membangunkan gadis itu.. seperti nya menyenangkan menggoda gadis itu.
Ceklek.....
"Astaga belum bangun" ujar Ray kala melihat gadis gila itu masih bergelung di balik selimut.
__ADS_1
Ray mendekati Genie dan semakin dekat..dia dapat melihat wajah teduh nan ayu milik Genie..astaga tiba-tiba jantung nya berdebar-debar setelah memandang wajah Genie.