
"Nyamm enak sekali..uncle apa ini daging mahal?" tanya salah satu anak panti.
"Apa kau suka..kalau suka setiap Minggu kita bisa adakan acara seperti ini lagi.. bagaimana semuanya?" usul Ray.
Semua anak panti bersorak setuju..jujur mereka jarang bisa merasakan daging mahal seperti itu karena kadang biaya pengeluaran panti lebih banyak dan mahal jadi mereka makan hanya sekadar nya..beberapa anak panti juga masih bersekolah dan biaya nya juga tidak sedikit jadi setiap ada donatur atau sumbangan pasti sebagian uangnya di gunakan untuk membayar biaya sekolah mereka.
Skip......
Hari telah berganti..baik Ray dan Genie kini tengah bersiap untuk mengantarkan Aneta putri angkat mereka menuju sekolah untuk mendaftar kan nya.
Aneta juga sudah sangat ingin melihat sekolah tempat nya akan menimba ilmu dna belajar mandiri serta bertemu banyak orang dan berusaha membaur dengan banyak orang.
Aneta sudah siap dengan penampilan nya yang tak terlalu wah karena dia anaknya kalem tapi kalau sudah cerewet sudahlah tutup kuping.
"Princess Daddy sudah cantik..astaga Daddy jadi cemburu sama orang-orang di luar loh" ujar Ray kala masuk kedalam kamar Aneta dan menemukan gadis kecil itu tengah berkaca.
"Daddy lebay..apa sudah siap dad?" tanya Aneta tak menanggapi Daddy nya karena terlalu lebay.
"Ck..sudah sayang..ayo sebelum mommy ngamuk" ujar Ray dan di balas kekehan dari Aneta sendiri.
Aneta dan Ray keluar dari kamar dengan saling bergandengan..mereka persis seperti ayah dan anak sungguhan jika yang tidak tau..Genie bahkan sampai terpaku menatap keduanya dalam.
__ADS_1
"Sungguh indah" batin Genie tersenyum.
"Mommy" sapa Aneta pada Genie sambil tersenyum manis.
"Wah anak mommy cantik banget sih..mommy jadi kalah saing deh" ucap Genie dengan senyuman manisnya dna mencium pipi Aneta
"Mommy juga cantik..iya kan dad?" ujar Aneta meminta pendapat dari Ray.
"Hahaha iya mommy juga cantik tapi putri Daddy ini lebih cantik dari mommy..sudah ayo kita bersiap sekolah sudah menunggu kita" ujar Ray mengakhiri obrolan yang membuat hatinya tak tenang.
*
*
"Terimakasih kalau begitu kami pamit" ujar Ray datar dan melangkah meninggalkan ruangan kepala sekolah itu dengan menggandeng tangan Genie dan Aneta.
Setelah sampai di mobil Aneta meminta mereka untuk ke taman bermain karena Aneta begitu ingin bermain di sana tentu di sambut anggukan dari Genie dan Ray.
Sampailah mereka di taman bermain..Ray membeli tiket untuk mereka bersama Aneta di gendongan nya sedangkan Genie dia membeli minuman dan makanan karena mereka sudah lapar..saat sedang mengantri minuman tiba-tiba Genie di kejutkan seseorang.
"Genie..hay baby" Sapa seseorang yang sangat ingin Genie hancurkan wajah dan tubuhnya.
Genie diam dan seolah-olah tidak mengenal pria itu dengan acuh menunggu minumannya..tapi pria itu tak tinggal diam begitu saja..pria itu merasa di acuhkan Genie dan mulai menarik tangan Genie hingga tubuh Genie terhuyung dan jatuh tanah.
__ADS_1
"Arkhhh ssshhh kau tidak sialan..apa maumu hah.. brengsek" umpat Genie kala siku tangannya berdarah.
"Opps..sorry baby..apa sakit?" ucap pria itu sambil ingin memegang tangan Genie namun di tepis Genie dengan kasar.
"Jangan pegang-pegang sialan" Genie kesal dan menatap tajam si pelaku.
"Sorry baby..aku tidak sengaja..ikut aku kita perlu bicara" ucap pria itu dengan tatapan mata menelisik tubuh Genie.
"Tutup matamu sebelum aku congkel keduanya..tuan Sammy yang terhormat saya tidak punya urusan dengan anda jadi tolong jangan ganggu saya lagi karena saya tidak suka privasi saya di campuri bahkan di usik" ujar Genie dingin dengan tatapan membunuh nya.
"Ok maafkan aku..aku hanya ingin dekat dengan mu saja baby..sungguh kenapa kau sulit sekali sih di dekati..aku benar-benar mencintai mu baby" ucap Sammy membuat Genie terbahak-bahak.
Di saat itulah Ray dan Aneta datang dengan tatapan Ray yang menusuk Sammy dia entah kenapa tidak suka dengan Sammy apalagi jika Genie dekat dengan pria itu..ingin rasanya dia menghabisi Sammy saat itu juga.
"Ada apa sayang?" tanya Ray menghampiri Genie dan merengkuh nya dalam pelukan nya dengan Aneta serta.
"Tidak hanya pengganggu kecil sayang.. apa sudah ayo aku tidak sabar bermain sepuasnya..Aneta ayo mommy sudah tidak sabar" ujar Genie manja dan menarik Aneta menjauh dari Ray dan Sammy.
"Sebentar sayang aku ingin mengatakan sesuatu dengan pria ini..kau duluan anak kita pasti senang..princess sama mommy dulu ya Daddy nyusul" ujar Ray
"Ok dad..ayo mom"
Sedangkan sammy dia bagaikan orang linglung yang tak tau apapun..dia menatap Genie,Aneta dan Ray seperti keluarga kecil bahagia..apa Genie sudah menikah dan mempunyai anak?.
__ADS_1