MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 30_Hampir Keceplosan


__ADS_3

"Ok..kita makan steak saja bagaimana?" Ray memutuskan.


"Oke" jawab Genie dan Aneta bersamaan.


Ketiga nya tertawa dan itu berhasil mencuri perhatian setiap pengunjung yang ada di sana..mereka iri dengan keluarga kecil yang tampak bak keluarga asli itu.


Mereka makan dengan lahap setelah makanan sudah terhidang di atas meja.. Genie membantu Aneta memotong-motong daging sapi itu menjadi bagian kecil-kecil.


Sedangkan Ray dia memotong daging steak milik nya menjadi bagian kecil agar lebih mudah untuk di makan dan dia berikan pada Genie..dia senang melakukan hal konyol seperti ini..hatinya menghangat.


"Thanks..kau perhatian juga" ucap Genie berterimakasih.


"It's ok..makanlah" ujar Ray tersenyum sekilas dan mulai memotong daging steak itu lagi yang mana daging itu milik Genie.


"Daddy..ini enak sekali..Aneta belum pernah makan makanan seperti ini..apakah anak-anak di panti juga belum pernah makan seperti ini dad?" tanya Aneta sedikit sendu akan nasini saudara-saudaranya di panti.


Genie menghentikan makannya..dia menatap Aneta dalam..benar yang anak asuhnya katakan.. anak-anak panti belum pernah merasakan makanan seperti ini..astaga dia bahkan sampai berkali-kali memakan makanan enak ini.


"Besok kita adakan barbeque di panti bagaimana sayang?" tanya Genie mengusulkan.


"Barbeque.. benarkah mom..apa itu enak?" tanya Aneta polos.

__ADS_1


"Enak sayang..besok kita belanja atau habis ini kita belanja daging dan kebutuhan lainnya untuk barbeque besok bagaimana?" usul Genie.


"Boleh..habis ini kita belanja kebutuhan barbeque.. sekarang habiskan makanannya ya" ujar Ray menyetujui.


"Thank you mom,dad..I love you all"


"We love you more honey" ucap Genie dan Ray bersamaan.


*


*


Mereka persis seperti keluarga kecil bahagia.. manatau kelak mereka akan benar-benar menjadi satu keluarga sungguhan yang dimana Ray suami Genie dan Genie istri nya astaga bagaimana mereka akan menjalani harinya.


"Istirahatlah..kau pasti lelah" ucap Ray menyarankan.


"Hm..kau juga" balas Genie berlalu menuju kamarnya.


Ray menatap Genie yang sudah menghilang di balik pintu..dia juga menuju kamarnya untuk mandi dan beristirahat.


"Hari ini benar-benar hari yang menyenangkan..huhhh kapan aku bisa benar-benar merasakan hangatnya sebuah keluarga yang sesungguhnya" ucap Ray sambil menikmati kucuran air shower.

__ADS_1


Ray menyudahi mandinya karena sudah merasa segar..dia memilih piyama tidurnya..setelah itu dia duduk di kepala ranjang dengan laptop di pangkuannya.


Ray memeriksa pekerjaan nya karena seharian dia benar-benar menghabiskan waktunya bersama Aneta dan Genie..dia tidak masalah asalkan Aneta dan Genie bahagia.


Tak terasa lagi pun menyingsing..Ray bangun dengan wajah yang sumringah karena hari ini dia akan pulang cepat untuk berbelanja dengan Genie dan Aneta..kemarin mereka tidak jadi belanja karena Aneta sudah mengantuk dan kemalaman juga.


"Princess Daddy berangkat kerja ya..kamu jangan nakal di rumah sama mommy hm?" ujar Ray berpamitan pada Aneta.


"Iya Daddy..Daddy hati-hati jangan nakal di kantor di rumah sudah ada mommy"


"Hey apa maksud nya hm?"


"Kemarin Neta liat ada aunty cantik yang deket-deket Daddy..Neta nggak suka Daddy genit sama yang lainnya" ucap Aneta menjelaskan.


"Astaga anak kecil nggak boleh kaya gitu..Daddy nggak ada apa-apa sama Tante itu sayang..dia nggak bakalan suka sama Daddy karena dia le__" perkataan Ray di potong Genie.


"Ray..jaga ucapan mu" sela Genie karena Ray hampir keceplosan.


"Oopsss.. sorry"


"Tante itu kenapa dad..le apa dad?" Tanya Aneta penasaran.

__ADS_1


__ADS_2