MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 59_Sang Dalang


__ADS_3

"Kenapa tidak merespon nya tadi?" tanya Genie ketika mereka melanjutkan perjalanan nya.


"Aku sudah bilang aku tidak ingin lagi terlibat dengan keluarga mereka..cukup sekali aku benar-benar menyesal telah mengenal mereka dan tak akan lagi aku mau mengenal mereka sayang karena sekarang aku punya hati yang harus ku jaga yaitu kamu" jelas Ray mengenai sikap nya tadi dia membuat Genie merona karena malu dan tersipu.


"Hishhh sudah lah kamu semakin pintar dalam hal merayu..belajar dari siapa?" tanya Genie menghilangkan bunga-bunga di hati nya.


"Apa kamu terpesona sayang?" tanya Ray menggoda Genie yang terlihat sudah merona.


"Ck..huhh" Genie berdecak lalu memalingkan wajah nya ke arah samping menghindari tatapan Ray yang mematikan.


Sementara Ray dia terkekeh melihat tingkah Genie ketika sedang merona dan malu-malu kucing begini..astaga menggoda Genie sangat menambah imun mood nya ternyata.


Ray membiarkan Genie salah tingkah dulu karena perjalanan sebentar lagi sampai ke tempat tujuan mereka..benar saja tidak ada 5 menit kemudian mereka telah sampai di sebuah villa yang terlihat seperti villa tua namun lebih mirip rumah besar.



Sumber: Gugel.


Ray kebingungan dan menerka-nerka apa benar ini tempat janjian nya..astaga kenapa tempat nya seperti nya menyeramkan dan hawa serta suasana nya begitu mencekam..ada aura-aura gimana gitu pemirsa.


"Apa tidak salah tempat sayang?" tanya Ray sedikit heran kenapa calon mertua nya itu mengajak ketemuan di tempat seperti ini sih.


"Tidak..ini namanya Markas Kematian milik Daddy ku..ayo masuk" jawab Genie menjelaskan bahwa tempat yang mereka datangi adalah markas kematian.

__ADS_1


Markas kematian adalah tempat dimana Ray (dimasa muda) menyekap serta menghabisi setiap pengusik di keluarga nya..tanpa ampun..tanpa kenal gender..tak kenal ikatan darah..Ray muda begitu terkenal akan kekejaman nya yang mendarah daging..di samping itu Rey juga adalah sosok laki-laki yang penuh wibawa dan penuh cinta tentu pada keluarga nya saja..dia tak pernah merasakan cinta yang begitu dalam jika tidak bertemu sang istri Laura yang hanya lah gadis polos dan lugu yang tak tau apapun.. kepolosan dan keluguan Laura lah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Rey..yang penasaran mampir ya di pura-pura buta itu kisah nya mommy Laura dan Daddy Rey.


Lanjut......


Saat memasuki dalam villa itu Genie dan Ray di sambut beberapa anak buah Rey yang sudah turun temurun mengabdi pada nya..mereka begitu setia sampai anak cucu nya mengabdikan diri pada nya.


Pernah Rey ingin membubarkan Anggita yang dia bangun sejak usia nya masih muda dulu tapi setelah banyak yang tidak setuju karena sebagian besar dari mereka hanya bergantung pada Rey dan tak mau mencari pekerjaan lain yang bahkan jauh lebih baik dari pekerjaan yang mereka lakukan.


Akhirnya Rey tidak jadi membubarkan kelompok nya dan sekarang mereka di pegang oleh Gian dan Gio.. sebelum nya ada Gia tapi Rey dengan keras menegur kedua anak laki-laki nya agar anak perempuan nya tidak ikut melakukan eksekusi.


Rey tidak mau sampai anak perempuan nya menjadi seperti dia..bahkan dulu Gia hampir


menjadi seorang psychopath namun hasrat itu dapat di redam setelah menjalani beberapa pemeriksaan dan pengobatan bahkan terapi..tentu nya dukungan El suaminya juga.


"Oh Hay honey..sini nak" Rey menoleh dan melihat putri nya tak jauh dari nya tengah menghampiri nya bersama calon mantu nya.


Genie mendekati Rey dan memeluk nya serta menghadiahi kecupan di pipi pria yang sudah hampir berusia 59 tahun itu..sama seperti Rey Genie juga menghampiri kedua uncle kesayangan nya yaitu Erick dan Deril.


"Hay princess apa kabar?" tanya Deril mengusap kepala Genie.


"Tidak terlalu baik uncle.. bagaimana dengan Amilly?" tanya Genie mengenai anak perempuan Deril.


"Dia baik..kata nya dia merindukan mu tapi kau bahkan tak pernah mengunjungi nya..dia cemberut terus" ujar Deril mencair kan suasana.

__ADS_1


"Ckckck.. kapan-kapan kalau aku tidak sibuk aku akan mampir..oh ya dad ada apa menyuruh kami ke sini?" ujar Genie berjanji dan teringat akan tujuan nya kemari.


"Begini..ini masalah tentang Aneta..kami sudah menemukan dalang di balik kekejian itu" ujar Rey langsung pada intinya.


Genie dan Ray menegang setelah mendengar ucapan Rey..benarkah,apa mereka tidak salah dengar,apa ini sungguhan.


"Be.. benarkah dad..s.. si..siapa da..dad?" tanya Genie gemetar


"Tenang lah sayang..jangan lagi hm?" ujar Ray mengenakan Genie yang sudah terlihat geram.


"Tenang sayang..Daddy hanya ingin menyampaikan informasi nya kepada kalian dan semua keputusan di tangan kalian..Daddy hanya akan membantu saja..lihat lah semua informasi ada di map itu" jelas Rey mengatakan seadanya dan menyuruh anak nya agar tidak terlalu emosi dan menyodorkan sebuah map berisi informasi mengenai kejadian yang menimpa Aneta.


Genie menerima map itu dengan tangan gemetar,dia tengah menahan amarah nya..perlahan dia buka map itu dan mulai membaca setiap kata dalam tulisan serta bukti-bukti yang menguatkan si otak nya.


Air mata nya kembali gugur saya tau dua nama yang dia kenali ternyata otak di balik tragedi yang menimpa Aneta putri kecil nya yang tak bersalah bahkan dengan keji nya iblis itu melenyapkan nyawa gadis kecil nya.


Genie kembali menangis terisak setelah menjatuhkan map itu ke lantai yang langsung di ambil Ray.. Ray mengambil map itu sana membacanya..dia tak jauh berbeda dengan reaksi yang Genie berikan beda nya dia tak menangis..dia menahan tangis lebih tepatnya.


"Bedebah..brengsek..sialan..akan aku habisi kalian berdua tanpa ampun" ujar Ray dengan api kemarahan yang terlihat jelas di mata nya.


"Kalian berdua jangan gegabah..jika kalian mau kami akan membantu membalas kan semau kesakitan Aneta..jangan dulu mengambil keputusan yang akan membuat kalian menyesal" ujar Rey mengingatkan agar tak terburu-buru mengambil keputusan.


"Benar apa kata Daddy mu Genie..kalian harus menyiksa nya secara perlahan agar dia merasakan sakit yang amat sangat..buat karir kedua nya hancur perlahan dan tunjukkan dirimu sebenarnya pada mereka..karena uncle yakin mereka bahkan tidak tau siapa sebenarnya dirimu" Erick menambahi dna menasehati agar bermain cantik.

__ADS_1


"Tepat sekali kata kedua tetua itu..kau harus bermain cantik sayang buat mereka lebih sakit dan meminta kematian nya sendiri" tambah Deril membenarkan ucapan Rey dan Erick.


__ADS_2