MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 142_Honeymoon Sesungguhnya.


__ADS_3

Malvin dan Hailey hari ini akan pergi ke Aussie untuk ber honeymoon ria..mereka tak mau menunda waktu emas yang mereka miliki karena jika tidak ber honeymoon sekarang bisa di pastikan bahwa mereka tak akan bisa melakukan honeymoon.


Mereka sudah berangkat sejak pukul 10 pagi tadi dengan di antar Ray dan Genie sendiri..atas permintaan bumil yang katanya sedang ngidam mengantar jemput seseorang.


Ngidam apa lagi sih bumil.


"Honey aku pengin jemput seseorang" ujar Genie merengek pada Ray yang sedang pusing akan kelakuan Genie.


"Sayang ku bagaimana kalau kita jemput mimpi kita aja yuk..kan nggak perlu capek-capek jauh-jauh jemput kemana-mana hanya di ranjang udah bisa jemput mimpi" ujar Ray tersenyum paksa mencoba bernegosiasi dengan bumil nya.


Genie tampak memberengut kesal mendengar negosiasi dari Ray..dia itu mau menjemput seseorang bukan mimpi yang tak bisa di antar kemana-mana.


"Kamu nggak mau?" tanya Genie dengan raut wajah sedih.


"Ya tuhan sabarkan aku" batin Ray memohon kesabaran pada Tuhan dalam menghadapi si bumil nya.


"Tapi siapa yang mau di jemput sayang" tanya Ray.


"Ya siapa aja yang penting jemput" ujar Genie memanyunkan bibir nya.


Ray punya ide cemerlang di otak cerdas nya..ya dia tau cara menghentikan ngidam Genie yang aneh nya tingkat kronis.


"Sayang yuk ke kamar aku mau tunjukin sesuatu" ujar Ray mengajak Genie ke kamar dengan alasan akan menunjukkan sesuatu.


"Apa honey?" tanya Genie penasaran.


"Udah ayo ikut aja" Ray menggandeng tangan Genie dan menuntun nya menuju kamar mereka.


Sepanjang jalan di tangga Genie menggerutu karena penasaran akan hal apa yang Ray tunjukkan pada nya..dia tidak bisa tenang sebelum mengetahui nya.


Sampai lah mereka di kamar..Genie duduk di bibir ranjang sementara Ray dia berdiri di depan Genie dengan tatapan lembut nya.


"Apa yang ingin kamu tunjukin honey?" tanya Genie karena sudah sangat penasaran.


"Aku mau tunjukin gaya baru bercinta yang aman buat kamu" ujar Ray menjelaskan dengan senyum seringai nya.


"Ck.. menyebalkan..aku kan ma__hmmppp" belum selesai Genie berujar bibir nya sudah di bekap dengan bibir Ray terlebih dahulu.


Ray mellumat bibir Genie yang sudah menjadi permen favorit nya..ya Ray menganggap bibir Genie seperti permen yang membuat nya kecanduan.


Permainan bibir telah usai..kini bibir nakal Ray mulai merambah pada lleher Genie yang terlihat semulus jalan tol.

__ADS_1


Ray menciummi lleher itu dengan lembut hingga suara indah Genie mulai menyeruak di kamar mereka..Genie terkena akan permainan nya.


Ray menghentikan kegiatan di lleher Genie dan kini mulai semakin turun lagi hingga menuju perbukitan keramat dengan pucuk buah berry favorit nya.


"Aahh Ray..emhh" desyah Genie saat Ray mulai meng ullum berry nya.


Ray tak menjawab dia hanya fokus pada kegiatan nya membuat geniw lupa akan ngidam konyol nya itu.


Semakin ke sini hawa di kamar itu semakin panas hingga mereka membuka baju nya karena kepanasan.


Ray langsung pada permainan inti nya..dia tidak mau Genie kelelahan sebelum pedang nya masuk kedalam wadah nya.


Ray menancapkan pedang nya pada satu titik yang seharus nya..setelah pas kini dia mulai menggerakkan pedang itu sesuai insting alami nya.


Selanjut nya traveling sendiri 😁😁.


#


#


"Wah villa nya sangat indah sayang" ujar Hailey tampak mengagumi villa di depan mereka.


"Apaaa..ka..kau serius sayang?" tanya Hailey kaget mendengar ucapan Malvin.


"Serius sayang..villa ini milik kita" jawab Malvin santai sambil terkekeh melihat ekspresi wajah Hailey.


"Ya tuhan apa tidak sayang tuan Ray memberikan nya pada kita..apa dia tidak menggunakan nya lagi atau jangan-jangan villa ini angker begitu?" Hailey berspekulasi sendiri karena dia belum percaya sepenuh nya.


"Hahaha.. astaga sayang hahaha jangan mikir yang aneh-aneh aduh hahaha" Malvin tampak tertawa mendengar ucapan Hailey barusan.


"Jangan menertawakan ku sayang.. menyebalkan" kesal Hailey karena di tertawa kan oleh suami nya Malvin.


Malvin tersenyum melihat wajah kesal Hailey..dia memilih masuk dan menggandeng tangan Hailey..dia menuntun Hailey menuju area belakang villa.


Tak ada sesiapapun di sana hanya ada mereka berdua..pelayan hanya akan datang jika pagi menyiapkan sarapan serta bersih-bersih villa setelah itu pulang lagi.


Malvin sendiri tak mau ada pelayan yang menggangu masa honeymoon nya dengan Hailey..dia hanya ingin menikmati waktu bersama Hailey saja tanpa gangguan orang lain.


"Woahhh kolam nya besar sekali sayang..sejuk dan indah" ujar Hailey takjub dengan pemandangan nya.


"Kau suka?" tanya Malvin memeluk Hailey dari belakang dan menciumi tengkuk nya.

__ADS_1


Hailey meremang mendapatkan perlakuan selembut itu..dia tidak pernah di perlakukan selembut itu oleh Billy sewaktu mereka berhubungan dulu.


Jujur ini pertama kali nya bagi Hailey mendapatkan perlakuan seperti ini dari pria yaitu Malvin..dia suka dan bahagia.


"Ely..can I..?" panggil Malvin meminta ijin.


Hailey tersenyum dan mengecup pipi Malvin dana mengangguk sebagai jawaban..dia juga menginginkan nya.


"Thank you sayang..aku akan lembut dan pelan" ujar Malvin mengecup bibir Hailey kemudian menggendong nya menuju kamar mereka di lantai dua.


Hailey dan Malvin pun mulai melakukan kegiatan wajib yang suami istri lakukan..mereka melakukan nya dengan penuh perasaan dan juga kelembutan.


Hailey tampak menikmati dan tidak terlihat ketakutan atau gemetaran..hanya di awal saya pusaka keramat Malvin hendak memasuki nya saja yang membuat Hailey gemetar.


Bagaimana tidak gemetar.. pusaka nya besar dan panjang eh.. haish jangan terlalu detail Thor.


Sorry othor khilaf..sok lanjut kan.


Malvin mulai menggerakkan tubuh nya di atas Hailey..dia memaciu dengan tempo tak terlalu cepat..dia tak mau membuat Hailey kesakitan.


Hailey pun sangat menikmati permainan Malvin entah lah meski berkali-kali mereka melakukan nya tapi tak ada kata puas dalam kamus mereka.


*


*


"Honey bangun.. kami lapar" ujar Genie membangunkan Ray yang masih terlelap.


"Hmm.. spa sayang?" tamat Ray dengan mata masih terpejam.


"Ishhh kami lapar Daddy" rengek Genie kesal karena Ray tak kunjung bangun.


"Baiklah..hoammm..mau makan apa sayang?" Ray pun duduk di ranjang mengumpulkan nyawa nya dan bertanya.


"Buatkan nasi goreng seperti dulu" Genie mengutarakan keinginan nya makan nasi goreng buatan Ray seperti dulu.


"Hmm.. baiklah..mau ikut atau di kamar saja?" tawar Ray.


"Ikut Daddy" jawab Genie merengek bak anak kecil.


Ray terkekeh melihat tingkah Genie yang semakin menggemaskan di mata nya.

__ADS_1


__ADS_2