
Keesokan pagi nya Ray dan Genie bergegas menuju rumah orangtua Ray..orangtua Ray sendiri sudah mengetahui bahwa dalang di balik kekejian yang menimpa cucu nya adalah Sammy dan Devani tentu mereka murka tapi Ray langsung mengatakan bahwa mereka sudah mempunyai rencana untuk membalas semua perlakuan keji yang mereka berikan pada putrinya.
Orangtua Ray setuju meski dongkol dan benar-benar ingin mencabik mereka tapi sebisa mungkin mereka tahan agar tak menyalahi rencana anak dan calon mantu nya..ah calon mantu astaga Genie adalah gadis yang baik dan kedua orangtua Ray sangat cocok dan suka terhadap nya bahkan sebelum mereka tau bahwa Genie adalah anak dari seorang Reyhan Jade Wilson.
Ray sampai di kediaman orangtuanya dan masuk bersama Genie..Ray tau bahwa di rumah itu ada Devani karena ibu nya tadi sempat menelfon nya jika tidak segera datang maka ibu nya akan mencabik-cabik Devani saat itu juga saking tidak bisa menahan amarah nya.
Akhirnya pembalasan pertama akan mereka mulai.. Genie dan Ray akan menjalankan misi nya yaitu mengumbar kemesraan di depan Devani hingga Devani akan benar-benar marah.
"Mommy,Daddy kami datang" ujar Ray sedikit mengeraskan suara nya agar Devani langsung mendengar nya.
Benar saja apa yang Ray perkirakan Devani langsung menghampiri nya dan hendak memeluk nya tapi tertahan oleh tendangan yang Geni berikan..astaga kekasih nah itu benar-benar menakutkan.
"Stop di sana" ujar Genie seraya menendang Devani sedikit keras menggunakan flat shoes nya yang Ray belikan.
"Kau.. beraninya kau hah?" geram Devani ketika dia di tendang seenak jidat oleh Genie.
"Why..aku hanya menjaga milikku agar tak di sentuh tangan yang penuh kuman" ujar Genie seenak nya melihat Devani dengan tatapan mengejek bahkan menyandarkan kepala nya di bahu Ray.
Ray tentu saja menyambut kepala itu dan dia pindahkan di dada nya agar Genie nyaman hingga posisi Ray memeluk kekasih nya dari belakang.
"Apa maksud mu tangan penuh kuman hah..kau hanya orang baru jadi tidak usah banyak gaya" ujar Devani yang sudah geram melihat kemesraan dua sejoli di depan matanya.
"Sudah sayang sebaik nya kita masuk yuk..aku kebetulan ingin mengulangi yang semalam..kau begitu menggodaku sayang hingga kau bahkan tak bisa melupakan ******* mu" ujar Ray mengeraskan sedikit volume suara nya agar Devani mendengar nya berbicara dengan Genie.
Sementara Genie dia tersenyum dan mendelik tajam ke arah Ray yang bicara seenak nya..astaga jika saja ini bukan demi misi pasti dia sudah menendang Ray hingga ke Antartika.
"Ck sayang kau jangan mengumbar masalah ranjang di depan orang lain..kan aku jadi malu sayang..tapi kau begitu perkasa hingga aku kewalahan..bahkan kau kuat 5 ronde" ujar Genie meladeni permainan Ray di depan Devani yang semakin membakar bara api dalam hati Devani.
__ADS_1
Awas kau duda cabul aku akan memotong bu*ru***ngmu kalau kau berani bicara sevulgar itu lagi..sialan..batin Genie ingin menelan Ray hidup-hidup.
Ray seakan tak perduli dengan tatapan cemburu dari Devani..dia berhasil membuat Devani geram dengan pembicara mereka..ini belum seberapa dasar valak.
"Sayang ayo masuk kita temui mommy dan Daddy" ajak Ray tanpa perduli Devani yang benar-benar terbakar cemburu.
"Ayo" Genie mengiyakan dan mengikuti langkah Ray menuju kedalam rumah.
Sementara Devani..dia begitu marah hingga memilih pergi..dia sudah berada di rumah itu sejak pagi tadi niat hati ingin menemui Ray dan merayu nya malah dia harus di suguhi pemandangan yang membuat mau murka.
"Lihat saja nanti..akan aku buat kalian berpisah apapun cara nya bahkan jika perlu kau akan aku lenyapkan wanita hina" batin Devani sambil keluar dari rumah orangtua Ray.
#
#
"Hm..kau benar" Genie hanya menjawab singkat kemudian menatap Ray dengan tajam.
Yang di tatap merasa seakan dia di kulit hanya dari tatapan mata kekasih nya..astaga kenapa dia merasa sedang di intimidasi kekasih nya ya.
"Sayang jangan menatap ku begitu..aku tidak kuat sayang" ujar rya mencairkan suasana agar tak tegang.
"Lalu tatapan seperti apa yang kau inginkan hah?" geram Genie bersiap untuk menyerang Ray namun kalah cepat karena Ray sudah kabur dan mengambil langkah seribu.
"Rayanooooooo..awas kau ya" teriak Genie menggelegar dengan berlari mengejar Ray yang sudah menuju kamar sendiri.
Sedangkan orangtua Ray hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah dua muda mudi itu..biarkan saja lah baru pertama kali mereka melihat anak mereka begitu bersinar penuh cinta..sejak perpisahan dengan Maura yang ughhh jangan di sebut lah Thor.
__ADS_1
Oke baiklah..ekhemm sejak berpisah dengan si itu Ray tidak lagi tersenyum dan menjauh dari mereka tapi lihat lah sekarang..mereka bersyukur karena Ray di pertemukan dengan perempuan sesungguh nya yang mampu menemani dan menerima segala kurang dan lebih nya anak mereka.
"Syukur ya dad Ray sudah bisa tersenyum lagi sejak kehadiran Genie dan Aneta" ucap ibu Ray merasa bersyukur.
"Kau benar mom..aku pun sangat bersyukur karena Ray di pertemukan dengan Genie yang mampu membaut anak kita kembali ceria lagi..semoga setelah semua masalah ini selesai mereka segera melakukan pernikahan" ujar ayah Ray berharap agar mereka bisa segera menikah.
Mereka kembali melakukan aktivitas nya seperti sehari-hari..sedangkan Ray dan Genie mereka bahkan sudah berbaikan dan kini kedua nya tenaga berdiri di balkon kamar Ray seraya berpelukan.
"Apa kau sudah merasa lebih baik sayang?" tanya Ray mengecup kepala Genie penuh sayang.
"Hm.. aku merasa sangat lebih baik dari kemarin.. terimakasih" ujar Genie menjawab pertanyaan Ray dengan jujur.
"Sama-sama sayang.. aku akan selalu berusaha yang terbaik untuk membahagiakan mu..jangan pernah berubah apapun yang terjadi ya sayang.. aku tidak akan mungkin menyakiti mu karena aku begitu mencintaimu" ujar Ray berharap semoga suatu saat Genie tak pernah berubah karena dia begitu trauma dengan kisah pertama nya dengan huhhh jangan di sebut thor namanya.
Lagian siapa juga yang nyebut namanya si Maura eh kan keceplosan hehehe maap ye😁.
Ah elu Thor udah di bilangin juga masih aja nyeplos 🙄.
Namanya kagak sengaja bambang astaga..bikin huru hara juga nih ah lezel deh 😒😒.
Skip mode serius kembali ke pasnagan yang lagi sweet-sweet nya.
Ray mengecup kening Genie setelah membalikkan tubuh Genie hingga berhadapan dengan nya..wajah mereka begitu dekat bahkan naga kedua nya saling beradu.
"Aku mencintaimu Genie..sangat mencintaimu" ujar Ray.
"Aku juga mencintaimu Rayano Cartwright" balas Genie mengecupi bibir Ray dan di sambut llumatan oleh Ray.
__ADS_1