MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 15_Friend With Benefit


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian di panti Genie menjadi semakin dekat dengan Ray..bukan hanya mengenai pekerjaan yang akan Genie lakukan saja melainkan mereka saling memanfaatkan satu sama lain agar tak ada yang bisa mendekati mereka.


Ray masih di usik oleh seorang wanita yang tak tau malu yang selalu datang ke kantornya dengan alasan dia adalah kekasih nya padahal yang sebenarnya adalah dia sama sekali tidak kenal dengan perempuan itu.


Sedangkan Genie dia selalu di usik Sammy yang bahkan tak kenal lelah mengejarnya meski kejadian di panti sempat membuatnya benar-benar syok melihat sisi lain Genie tapi itu semakin membuatnya ingin memiliki Genie.


Jadilah Ray dan Genie memutuskan untuk saling memanfaatkan..mereka menyebut hubungan mereka adalah friend with benefits..Dekat tapi tak ada komitmen antara keduanya yang pasti mereka hanya saling memanfaatkan satu sama lain demi kebaikan diri sendiri.


"Datanglah ke kantor kau harus membasmi kuman yang bandel" isi pesan Ray pada Genie yang tengah membuat rancangan gaun yang akan dia jadikan koleksi di rumah mode nanti.


Genie membaca pesan itu dia bergegas bersiap..dia akan membasmi kuman bandel itu dengan sekali tembakan saja karena moodnya sedang baik..Ray juga membantu nya jika dia membutuhkan bantuannya.


"Baiklah tunggu 10 menit" balas Genie mengirim pesan itu.


Ray tersenyum karena sudah memiliki setidaknya penangkal kuman yang bandel itu..dia tak masalah menjalani hubungan tanpa status atau FWB yang hanya menguntungkan diri sendiri setidaknya dia aman dari wanita-wanita menjijikkan itu.


Genie telah sampai di depan kantor Ray..dia melangkah dengan anggun terkesan arogan dengan riasan simple namun mampu mengintimidasi lawan bicaranya.

__ADS_1


"Apa tuan Ray ada di ruangannya?" tanya Genie sambil memperhatikan seorang wanita yang di maksud Ray dalam pesan.


"Oh ada nona Genie..Mari saya antarkan" ucap si resepsionis yang sudah hapal dengan Genie.


"Kau..siapa kau ingin bertemu dengan kekasihku hah?" ucap wanita itu dengan raut marahnya.


"Aku..oh kenalkan aku adalah wanitanya Ray..kau kekasihnya..hahhaa aku bahkan tidak pernah tau dia menyukai perempuan model begini ck" ucap Genie mengejek perempuan itu.


"Kau..sialan kau" perempuan itu hendak menyerang Geni namun Genie dengan santainya menarik rambut si perempuan itu hingga perempuan itu kesakitan.


"Sialan kau perempuan gila" wanita itu.


Plakkkk.....


Satu tamparan Genie layangkan pada pipi wanita itu hingga wanita itu langsung diam menatap Genie dengan marah.


"Sekali lagi kau berucap maka aku akan merobek mulutmu nona..ambilkan gunting" ucap Genie menekankan pada wanita itu dan meminta gunting pada resepsionis itu.

__ADS_1


"Baik nona" resepsionis itu mengambil gunting sesuai keinginan Genie.


So resepsionis juga senang karena Genie mampu menangani wanita tidak tau malu itu..dia sudah jengah dengan sikap wanita itu hingga ingin sekali mencakar wajahnya tapi syukurlah perasaan itu tergantikan oleh Genie.


"Ini nona" resepsionis itu menyerahkan gunting pada Genie.


Genie mengambil gunting itu dan mengarahkan pada wajah si wanita itu dan tentu saja membuat wanita itu ketakutan.. Genie bukanlah wanita yang mudah di tindas.


"Sekarang aku bertanya kau mau pergi sendiri atau di jemput ambulan?" tanya Genie dengan menyusuri wajah wanita itu menggunakan gunting yang dia pegang.


"Kau..kau psychopath Gila" ucap wanita itu bergetar ketakutan melihat wajah Genie.


"Jika memang aku psychopath lalu kau apa?" tanya Genie dengan santainya menggores wajah wanita itu.


"Baiklah..baiklah aku akan pergi arkhhh" akhirnya wanita itu mengalah dan memilih pergi tapi bukan berarti dia takkan kembali lihat saja dia akan kembali setelah berhasil menenangkan diri.


"Merepotkan" Genie

__ADS_1


__ADS_2