MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 146_Sudah Berakhir


__ADS_3

Di rumah keluarga Rey kini tengah di lakukan foto shoot special untuk Genie..ya hari ini tepat ketika usia kehamilan nya 6 bulan sudah.


Di temani sang suami Genie tampak lebih santai dalam berbagai pose yang menurut nya seksi..dia dengan Ray memperagakan berbagai pose yang mampu membuat siapapun yang melihat nya menjadi ingin.



"Woahhh kau sangat hebat sayang..lihat lah hasil jepretan nya.. this is the beautiful pictures..I love it honey" ujar Ray memuji foto-foto yang diambil tadi.


Genie tampak bersemu mendengar pujian dari Ray..dia sangat haus akan pujian dan perhatian..entah lah hormon nya atau baby nya yang menginginkan hal ini yang penting dia menikmati nya juga.


"Terimakasih" ujar Genie berterimakasih.


"Sama-sama sayang..kau memang cantik apalagi di tambah perut mu yang sudah terlihat besar ini..aku semakin gemas dan tak sabar untuk segera bertemu dengan jagoan ku..cups..sayang cepatlah tumbuh besar agar kita cepat bertemu..I love you dear" ujar Ray mencium perut Genie yang semakin membuncit.


Genie tampak menyukai elusan dan kecupan di perut nya..dia menjadi sangat suka di perhatikan dan di manja.. seperti nya baby sangat suka dengan perhatian dari semua orang.


Acara foto-foto nya telah selesai..kini hanya tersisa Ray dan Genie di ruang tengah..anggota keluarga yang lain sedang sibuk sendiri-sendiri.


"Sayang aku tidak sabar menunggu dia lahir..apa nanti dia akan mirip dengan ku atau dengan mu..ck cepat lah lahir sayang nya Daddy" ujar Ray pemasaran dengan wajah anak nya yang dia bayangkan akan mirip siapa nanti.


"Astaga honey..sabar lah sebentar lagi..hanya 3 bulan lagi kau akan segera bertemu dengan nya" jelas Genie mengecupi pipi Ray dan mengelus rahang nya.


Ray menyukai sentuhan Genie..sudah 2 Minggu sudah Ray tak melakukan penyatuan dengan Genie karena terakhir dia melakukan nya dengan Genie,genie tampak mengalami kram di perut nya dan itu membuat Ray takut setengah mati.


Dia bahkan tidak bisa tidur nyenyak selama menjaga Genie di brankar pasien di rumah sakit waktu itu..dia benar-benar merasa bersalah karena sudah membuat Genie sakit.


Itu terkahir kali nya dia menyentuh Genie..dia tidak lagi meminta nya setelah itu dia membiarkan haserat nya dia masih bisa menahan nya demi Genie dan calon anak nya.


Sebenarnya Ray bisa saja meminta jatah nya hanya saja Ray sendiri yang menolak bukan karena tidak lagi bergairah melainkan takut akan membuat Genie kesakitan lagi seperti dulu.

__ADS_1


Setiap dia berdekatan dengan Genie haserat nya selalu naik dan bergejolak namun dia selalu menegaskan pada diri nya sendiri bahwa terkahir kali dia melakukan penyatuan Genie malah sakit.


Mulai saya itu dia memilih untuk mengontrol haserat nya saja daripada menyakiti Genie..tidak..dia tidak sebodoh itu.


#


#


"Sayang kau sakit..wajah mu pucat sekali loh?" tanya Malvin saat melihat istri nya berwajah pucat pagi ini.


"Tidak sayang..aku hanya kelelahan" ujar Hailey tampak tak bersemangat.


"Kita cari asisten rumah tangga saja ya sayang..aku tidak mau kau sakit dan kelelahan mengurus rumah kita. bagaimana sayang?" ujar Malvin menyarankan.


"Cari yang usia nya 40n sayang..aku tidak mau yang usia nya di bawah ku" ujar Hailey tampak posesif.


"Hahaha..astaga sayang iya..iya..aku akan mencarikan yang usia nya 40n..sekarang istirahat lah aku saja yang memasak" Malvin tergelak mendengar permintaan Hailey.


Hailey ini hanya mampu duduk tanpa bisa melakukan apapun.. tiba-tiba perut nya bergejolak ingin memuntahkan sesuatu tapi tidak bisa.


Hailey tidak tahan lagi dia berlari ke kamar mandi terdekat..dia memuntahkan isi perutnya dengan tangan mencengkram pinggiran wastafel di kamar mandi kamar bekas nya dulu.


Malvin tampak mengikuti Hailey..dia khawatir dengan Hailey jika dia biarkan begitu saja..dia tidak mau Hailey sakit dia harus tau Hailey ada apa.


"Sayang ke rumah sakit saja ya..aku akan ijin ke bos aku tidak mau kau sakit atau kenapa-kenapa" ajak Malvin pada Hailey yang tengah duduk bersandar di dinding dalam rengkuhan nya.


Hailey tampak mengangguk..dia juga tidak mau Malvin khawatir dengan kondisi nya..dia benar-benar tidak apa-apa tapi entah kenapa perut nya tiba-tiba bergejolak.


Malvin menggendong istri nya menuju kamar mereka dan menggantikan pakaian Hailey dengan dress simple yang tak terlalu terbuka.

__ADS_1


Setelah selesai dengan urusan Hailey..kini Malvin tampak mengganti baju nya sendiri..dia hanya memakai kaos polos hitam dengan jaket abu-abu dan celana kain trening saja.


Malvin menuntun Hailey keluar dari kamar menuju halaman rumah dan masuk ke mobil..mereka meninggalkan rumah menuju rumah sakit.


Sepanjang jalan Malvin tampak bergumam dan berdoa semoga istri nya baik-baik saja..dia takut Hailey sakit atau kenapa-kenapa..sungguh dia tidak bisa melihat Hailey yang tampak tak berdaya saat ini.


Sesaat kemudian mereka telah sampai di rumah sakit.. Malvin membantu Hailey keluar dari mobil setelah mobil terparkir rapi.


"Ayo sayang pelan-pelan" ajak Malvin menuntun Hailey.


"Terimakasih sayang" ujar Hailey berterimakasih.


"Sudah ayo masuk..aku sudah membuat janji dengan dokter nya" ujar Malvin menuntun Hailey ke ruangan dokter umum.


*


*


"Benarkah dok..anda tidak bercanda kan?" tamat Malvin tampak kegirangan memastikan.


"Benar tuan..selamat ya nona,tuan anda akan menjadi orangtua" ujar si dokter wanita yang berusia 40 tahunan.


"Arghhhhhh terimakasih sayang.. terimakasih" Malvin mengecupi pipi istri nya bertubi-tubi hingga Hailey sedikit kesal.


Setelah keluar dari dokter umum mereka di arahkan menuju dokter obgyn..ya dokter kandungan karena dokter tadi mengatakan bahwa kemungkinan Hailey tengah hamil.


Tentu saja kabar itu di sambut dengan antusias oleh Malvin..dia sangat senang jika sang istri benar hamil anak nya meski tidak pun tidak apa-apa kan masih banyak waktu untuk memompa nya.


Setelah di ruangan dokter kandungan itu kini terjawab sudah rasa penasaran Malvin dan Hailey..benar mereka akan menjadi orangtua karena Hailey tengah hamil dan usia kehamilan nya batu 4 mingguan.

__ADS_1


"Sayang nanti kau tidak udah melakukan apapun di rumah karena aku akan mengambil jasa asisten rumah tangga..ingat ada baby kita di sini..jadi lah mommy yang baik mengerti..?" ujar Malvin memberi tahu rencana nya.


__ADS_2