
Genie dan Ray memilih kembali ke dalam rumah dan bermain dengan anak-anak panti..Genie meninggalkan Ray di rumah tengah dengan anak-anak yang lain karena dia ingin melihat kondisi anak yang Sammy lukai waktu itu.
Ray melihat Genie berlalu setelah menyapa anak-anak panti..dia mengikuti Genie karena dia semakin penasaran dengan gadis gila yang selalu memberikan kejutan tak terduga di setiap tingkahnya.
Di kamar salah satu anak panti Genie masuk dan duduk di sebelah ranjangnya..dia melihat anak perempuan itu terbaring lemah..dia memeriksa perut anak itu sedikit berkurang bengkak dan lebam nya..syukurlah.
"Hey kau baik-baik saja..apa ada yang terluka lagi?" tanya Genie lembut penuh kasih sayang.
"Tidak aunty..aku sudah baik-baik saja" ucap anak itu dengan suara lemah.
"Tidak usah di pendam sendiri ya sayang..katakan pada aunty kalau memang masih sakit hm?"
"Hiks..perutku sakit sekali aunty.. aku juga kesusahan bernafas..apa aku akan mati aunty?"
"Hey jangan bicara begitu..kau akan sembuh..ini hanya sebentar..namamu siapa aunty belum sempat berkenalan dengan mu kemarin?" Genie mengalihkan.
"Aku Aneta aunty.. aku ingin menjadi seperti aunty kalau sudah dewasa"
__ADS_1
"Aneta..cantik sekali namanya..umurmu berapa sayang?"
"Aku baru 8 tahun aunty.. aku ingin mempunyai orangtua seperti anak-anak lainnya aunty..apa aku masih bisa memilikinya aunty?"
"Kau mau memiliki orangtua sayang?"
"Iya aunty"
"Bagaimana kalau kau jadi anak aunty saja hm..kau mau?"
"Hah..em..kita pikirk__"
"Biar uncle jadi Daddy mu bagaimana cantik?" ucap Ray tiba-tiba ikut masuk dan bergabung dengan Genie dan Aneta.
"Hey apa maksudmu..jangan bercanda" ucap Genie ketus pada Ray.
"Aku serius nona..kau mau uncle jadi Daddy mu nak?" tanya Ray pada Aneta dengan lembut dan penuh kasih sayang.
__ADS_1
"Mau uncle..Aneta mau.. bagaimana mommy apa mommy mau?" tanya Aneta dengan binar bahagia selamanya melupakan sakit nya.
Genie tampak diam dan melihat betapa Aneta sangat bahagia setelah Ray mengajukan diri sebagai Daddy Aneta..huhhh turunkan egomu Genie.
"Baiklah..mommy mau..mommy ke ruangan ibu Camla dulu ya sayang mommy akan urus surat-surat nya" ucap Genie.
"Tidak usah biar aku saja..kau temani anak kita saja..cantikku Daddy ke ruangan ibu Camla dulu ya sayang..jangan nakal sama mommy" pesan Ray.
Genie begidik mendengar kata 'anak kita'..astaga kenapa kata-kata itu begitu menggelikan baginya..hahhaa astaga dia jadi ibu sekarang dan yang jadi bapaknya adalah si cabul hahah lucu sekali sih hidupmu Genie.
"Mommy terimakasih telah mengangkat Aneta menjadi anak mommy..Aneta bahagia bisa memiliki orangtua lagi.. terimakasih mommy" ucap Aneta bahagia.
"Sama-sama sayang..mommy juga bahagia" balas Genie memeluk Aneta anak asuhnya.
Di saat Genie dan Aneta tengah berpelukan seseorang di luar pintu tersenyum dan hatinya menghangat..dia menjadi orangtua sekarang meski hanya orangtua asuh saja tapi sudah memberikan kehangatan dalam hatinya.
"Aku bahagia melihat mereka berpelukan..rasanya seperti keluarga kecil bahagia jika aku ikut bergabung..apakah seperti ini rasanya memiliki keluarga sesungguhnya" ucap Ray menatap intens Genie snag Aneta.
__ADS_1