
"Hey mana Aneta?" tanya Ray ketika sudah berada di samping Genie.
"Hm..dia sedang naik komedi putar..apa urusanmu dengan si kampret sudah selesai?' tanya Genie
"Si kampret? siapa?" tanya Ray bingung.
"Ck.. Sammy" jawab Genie enggan menyebutkan nama nya.
"Hahahaha..astaga..aneh sekali namanya..hahaha sudah selesai mungkin dia tidak akan berani mengusikmu untuk sementara waktu..tapi entah untuk kedepannya..waspada saja" ujar Ray di sela-sela kekehan nya.
"Thanks for everything" ujar Genie tulus dengan senyuman manis nya.
Diggg...duggg..
Diggg...duggg..
Jantung Ray tiba-tiba berdetak kencang setelah melihat dan mendengar ucapan dari Genie. entahlah tiba-tiba dia merasakan sesuatu di dadanya dan itu begitu membuncah rasanya ingin berteriak kegirangan dan mengatakan sesuatu tapi entah apa.
Ray mengalihkan pandangan nya ke arah Aneta yang tengah tersenyum senang di atas kuda di komedi putar yang dia naikin..Ray tidak bisa terus menatap Genie karena tidak baik bagi kesehatan jantung nya.
__ADS_1
"Khemm..kau mau naik bianglala itu?" tawar Ray ingin lebih dekat.
"Bianglala..hmm..boleh" Genie setuju toh dia juga ingin menikmati hari nya.
"Ayo" ajak Ray.
"Aneta bagaimana..kita tunggu dia saja aku takut dia mencari kita" ucap Genie memikirkan Aneta.
"Baiklah"
Ray pasrah dan mengikuti keinginan Genie untuk menunggu Aneta selesai..dia juga tidak mungkin membiarkan Aneta sendirian dan malah akan membahayakan nya sendiri.
*
*
"Kau suka sayang?" tanya Genie duduk manis sesekali dia mengambil gambar Aneta.
"Suka mom" ujar Aneta senang dan jujur.
__ADS_1
Ray menatap Aneta dan Genie..jujur dia benar-benar merasa memiliki keluarga batu saat ini..dia merasa seperti seorang ayah dan suami saat ini..astaga dia benar-benar sudah gila rupanya.
Ray diam-diam tersenyum tanpa Genie dan Aneta sadari senyuman nya berbeda dengan senyuman yang biasa mereka lihat..kali ini dia benar-benar ingin memiliki sebuah keluarga yang utuh dan dia sudah mantapkan hatinya untuk membuat Genie mencintai nya seperti dia mencintai Genie dalam diam.
Ray berjanji akan membuat Genie membalas cintanya dan menjeratnya agar tak dapat lari dari nya..dia tidak akan melepaskan Genie karena hatinya sudah terpaut pada sosok gadis gila yang sering menganiaya nya.
"Aku akan mendapatkan cintamu gadis gila..kita akan menjadi keluarga sesungguhnya dia aku akan pastikan kau takkan pernah bisa lari dari jerat cintaku" batin Ray memandang Genie lekat.
Sementara itu Aneta terlihat sudah mengantuk..jam sudah menunjukkan hampir pukul 3 sore..Aneta sudah lelah dan puas bermain di taman hiburan..Genie juga terlihat sudah lelah dan Ray tak akan membiarkan mereka begitu saja..dia mengajak Genie dan Aneta pulang agar bisa beristirahat di rumah.
"Hey girls kita sudah sampai..ayo bangun dulu" ujar Ray ketika mereka telah sampai di garasi rumah Ray.
"Hem..sudah sampai..uhh badanku pegal semua" keluh Genie merasakan badan nya sakit dan pegal.
"Pegal..memang kau habis main kuda-kudaan hm?" goda Ray
"Ck..diamlah dan cepat bawa Aneta..dia sudah tidur..huhh tangan ku kebas" rungut Genie memerintah Ray mengangkat Aneta.
"Ok honey"
__ADS_1
Bughhhh......