
Malvin tampak tersenyum puas karena melihat dokumen-dokumen yang harus segera di proses sudah siap di atas meja dan telah dia periksa semua.
Kini waktu nya Malvin untuk segera pulang..sejak kehadiran Hailey Malvin mulai merindukan tempat tinggal nya jika tengah di kantor apalagi jika harus lembur uhhh dia tidak suka.
"Waktu nya pulang..sebaik nya aku bawakan apa ya untuk Ely..ck aku tidak tau kesukaan nya lagi huhhh" ujar Malvin menggerutu kesal.
Malvin memang belum mencari tau mengenai segala tentang Hailey yang bersifat pribadi karena waktu itu dia hanya mencari informasi tentang keluarga dan latar belakang Hailey saja.
Seperti nya dia butuh seseorang untuk mencaritahu nya atau dia tanyakan saja pada orang nya..ah dia tidak suka dengan sikap baru nya ini.
Malvin keluar dari gedung perkantoran dan menuju mobil nya meninggalkan kantor.
Malvin melajukan mobil nya menuju suatu tempat..dia hendak membelikan sesuatu untuk Hailey..entah dia suka atau tidak dia tidak tau yang pasti dia sudah mencoba nya.
#
#
Di Apartemen.....
"Sudah jam 4 sore seperti nya aku mandi dulu saja sebelum nanti Malvin keburu pulang" ujar Hailey bergumam.
Hailey memilih mandi dulu karena dia tidak mau malvin melihat nya yang tengah berantakan..dia ingin Malvin melihat nya dalam keadaan cantik dan rapih.
Seperti nya hari nya mulai terbuka pada Malvin..semoga pilihan nya tidak salah.
Hailey tampak sudah selesai dengan urusan mandi nya..dia keluar untuk menyiapkan makanan..jam sudah menunjukkan pukul 5 kurang 20 menit sebentar lagi Malvin pulang.
Saat Hailey tengah menyiapkan makanan pintu apartemen di buka dan itu tanda nya Malvin telah kembali.. Hailey masih asik berkutat dengan penggorengan..hanya satu masakan lah dan selesai.
Dari arah belakang nya tampak Malvin tengah memandangi nya..Malvin dengan tenang melihat kegiatan Hailey yang tampak seperti seorang istri yang tengah menyiapkan makanan untuk suami nya.
Ah dia jadi merasa memiliki istri ck.
Malvin duduk di kursi meja makan dengan masih memandangi Hailey dari tempat nya duduk.
"Dia cantik jika sedang serius" ujar nya bergumam memandangi Hailey.
Malvin mengeluarkan ponsel nya dan menekan tombol kamera..dia memotret Hailey yang tengah berkutat di dapur.
__ADS_1
Setelah nya dia melihat hasil potret Hailey..cantik..ya dia akui Hailey jauh lebih cantik setelah membaik tidak seperti di awal mereka bertemu.
Malvin tersenyum dan mengalihkan pandangan nya pada Hailey yang tampak sudah selesai dengan urusan masakan nya.
"Loh Malvin..kau sudah pulang?" tanya Hailey terkejut melihat Malvin tengah duduk.
"Iya..apa kau sudah selesai?" tanya Malvin tersenyum.
"Sudah..apa kau sudah lapar..apa kau menunggu lama..maaf aku tidak tau kau sudah kembali karena kau tidak membuat suara" ujar Hailey tampak merasa bersalah karena berpikir bahwa Malvin pasti sudah menunggu lama.
"Tidak apa-apa ini salahku bukan salahmu..ayo aku lapar" Malvin menenangkan Hailey yang tampak merasa bersalah.
Hailey tersenyum dan mulai menata makanan yang dia buat di atas meja.
Hailey mengambilkan makanan untuk Malvin lalu mengisi piring nya sendiri dan mereka mulai makan dengan tenang.
Selesai dengan makanan,kini Malvin tampak membantu Hailey membersihkan meja makan.. Hailey tengah mencuci piring bekas yang kotor sementara Malvin dia tengah melap meja makan dengan kain lap.
Selesai dengan pekerjaan masing-masing kini kedua nya memilih duduk di sofa ruang tamu untuk sekedar bercerita dan saling mengenal.
#
#
Genie tampak mendesyah saat Ray mulai mempercepat gerakan nya.
Ya mereka berdua tengah bercinta di dapur villa..liburan kali ini mereka manfaatkan untuk memuaskan satu sama lain dalam hal apapun.
Ray begitu candu dan sudah tergila-gila dengan Genie tak bisa jika sehari tak bercinta namun masih dalam batas normal serta gaya yang di anjurkan dokter kandungan.
"Orghhhhh sayang ssshhh"
Ray menger rang kala diri nya telah sampai pada puncak nya..dia puas meski hanya bermain dengan 2 gaya saja tapi setidak nya itu aman untuk Genie dan kandungan nya.
"Terimakasih sayang..I love you" ujar Ray berterimakasih.
"Hm..aku lelah" balas Genie.
"Tidur lah..nanti akan aku bangunkan jika sudah waktu nya makan malam..dia juga tau Genie buka hanya membawa satu perut melainkan dua perut.
__ADS_1
Genie terlelap dan Ray mengelus perut Genie yang sudah membuncit namun belum terlalu karena masih 4 bulan usia kandungan Genie.
"Sehat-sehat kesayangan Daddy..I love you my dear" ujar Ray mengecup perut Genie dan mengelus nya.
Ray terlelap dan mendekap Genie..dia tak bisa jauh dari Genie..ada saja alasan nya untuk selalu menempel pada Genie.
Genie pun begitu..sejak usia kehamilan nya bertambah maka tingkat keposesifan nya semakin meningkat pula.
Malam pun tiba Ray sudah terbangun dan sudah membersihkan diri juga..dia membangunkan Genie karena sudah jam 7 malam.
Genie masih sangat mengantuk tapi Ray tak membiarkan begitu saja..Genie belum mandi juga belum makan..dia tak ingin Genie sakit dan juga anak mereka yang akan kena imbas nya.
"Sayang bangun dulu..mandi lalu makan" Ray masih berusaha membangun kan Genie.
"Enghhh ngantuk honey" gumam Genie masih dengan mata terpejam.
"Iya aku tau tapi hari sudah gelap sayang..kau juga kan belum mandi dan belum makan kasihan anak kita loh hm?" ujar Ray mencoba menggunakan anak agar Genie mau bangun.
Benar saja Genie langsung membuka mata nya dan duduk..dua mengumpulkan kesadaran nya hingga benar-benar sudah terkumpul.
"Aku lupa kalau dia belum makan..maaf nak mommy lupa sayang" ujar Genie mengelus perut nya.
"Sudah ayo mandi lalu makan setelah itu kau boleh tidur lagi" ajak Ray menarik pelan Genie agar berdiri.
Genie mengikuti instruksi Ray..dia akan mandi dulu lalu makan..kasihan anak nya pasti dia sudah meronta-ronta ingin di beri asupan.
Selesai dengan urusan mandi nya Genie keluar dengan menggunakan lingerie di tutup dengan mantel tidur nya atau kimono.
"Sayang kau cantik sekali" ujar Ray menghampiri Genie small merengkuh pinggang nya.
"Jangan macam-macam anak ku belum makan" ujar Genie Tak memperdulikan ucapan Ray.
"Hahaha baiklah..ayo makan dulu"
Dan mereka menikmati makan malam nya dengan tenang..sesekali Ray selalu mengganggu Genie dan itu membuat Genie kesal.
Meski begitu mereka tetap hangat dan harmonis seperti pengantin baru yang baru mengucapkan janji suci.
__ADS_1
"I love you sayang..I love you so much" ujar Ray mengucapkan kata-kata cinta nya.
"I love you too honey" balas Genie.