
"Siapa kau?" tanya seorang wanita yang baru datang dan berada di ambang pintu menatap Genie dan Aneta heran.
Orangtua Ray tadi di telfon dan mengatakan ada urusan mendadak sebentar jadi Genie dan Aneta di tinggal di ruang tamu sementara Ray belum turun entah apa yang dia lakukan.
"Kau sendiri?" tanya Geni berbalik dan menatap wanita itu tak kalah heran nya.
"Ck..palingan kau hanya salah satu wanita Ray kan..cih lebih baik kau pergi karena kau bukan levelku" ucap wanita itu dengan pede nya.
Genie dan Aneta hanya mengangkat bahu nya acuh..dia tak kenal dengan perempuan itu dan dia tak mau meladeni perempuan itulah juga.. buang-buang tenaga.
"Hey aku bertanya padamu..apa kau tuli hah?" bentak wanita itu pada Genie.
"Ck..kau siapa dan mau mencari siapa..aku tak ada urusan dengan mu jadi silahkan kau urus urusan mu sendiri nona" ujar Genie yang sudah kesal dengan ulah wanita itu.
Wanita itu hendak menghampiri Genie namun kedatangan Ray menghentikan aksi nya..dia berlagak seolah-olah dia yang tersakiti..cih akting nya benar-benar menjijikkan.
__ADS_1
"Ada apa ini?" ujar Ray menghampiri Genie dan Aneta serta menatap tajam pada wanita yang ada di depan nya.
"Ray..kamu kemana aja aku merindukanmu loh..setelah kami Maura pergi bersama kekasih nya aku takut kamu akan sedih aku berusaha mencari mu tapi kamu nggak pernah terlihat dimanapun" ujar wanita itu mencoba mendekati Ray namun tertahan karena Ray menjulurkan tangan nya tanda berhenti.
"Stop Devani.. aku tak mau berurusan dengan keluarga Maura lagi..jadi aku minta kamu sekarang pergi dan jangan pernah muncul di hadapan ku lagi" ujar Ray tegas pada Devani sepupu Maura
Devani yang mendengar itu mengepalkan tangan nya tak suka dan menatap tajam Genie..pasti gara-gara wanita itu Ray cuek dan bersikap seperti ini terhadap nya.
"Ray siapa dia..kekasihmu?" tanya Genie yang sudah risih di tatap seperti itu.
"Baiklah" Genie ikut saja toh dia malas meladeni perempuan itu.
*
*
__ADS_1
"Siapa dia sebenarnya..katakan?" cecar Genie pada Ray mengenai Devani.
"Huhh..dia adalah sepupu mantan istri ku..kau tau kan wanita yang kau jumpai di kantor waktu itu..itulah Maura..dia tertarik padamu..ck aku kesal jika mengingat nya" ujar Ray menjelaskan.
"Tertarik pada ku.. maksud nya?" tanya Genie masih belum paham.
"Astaga..dia menyukai mu karena kau cantik..dia ingin kau menjadi milik nya.
"Oh my God..NOOO..astaga aku masih normal" ujar Genie dengan tidaka percaya nya menatap Ray.
"Sudahlah..jika kau bertemu Maura atau Devani perempuan tadi itu pergi saja dan jangan di ladeni..aku tak ingin punya urusan lagi dengan keluarga Maura" jelas Ray memberikan pengertian pada Genie.
"Ok baiklah..akan ku ingat pesan mu" Genie patuh dan menurut saja.
Genie menidurkan Aneta di bantu Ray..mereka tidur satu ranjang..Genie di sebelah kanan sementara Ray di sebelah kiri dan Aneta di tengah-tengah mereka..persis seperti keluarga bahagia.
__ADS_1