
Dalam sebuah ruangan yang di mana di sana terdapat banyak alat penunjang kehidupan bagi mereka yang membutuhkan tampak beberapa petugas medis tengah melakukan penanganan terhadap sesosok gadis kecil yang terbaring amat sangat lemah.
Jantung yang biasanya berdetak normal kini benar-benar lemah..nafas yang biasa nya normal kini mulai terdengar berat bahkan harapan untuk melihat hari esok hampir punah.
Hanya Tuhan yang bisa membuat keajaiban untuk gadis kecil itu..setelah perjuangan panjang yang dia lewati untuk bertahan hidup namun Tuhan telah menakdirkan nya menuju ke tempat yang lebih indah.
Tempat yang seharusnya dia singgahi..tempat dimana dia akan bernaung dalam keabadian..di iringi deraian air mata gadis itu membisikkan kata-kata sayang nya pada kedua orangtuanya.
"M..om..m..mmy..d..da..da..ddy" panggil Aneta dengan suara yang amat sangat berat.
Genie Dan Ray langsung mendekati tubuh kecil Aneta dan mengecup mau penuh sayang dan cinta..air mata tak dapat di tahan lagi..tumpah semua dalam ruangan itu menjadi satu..tanpa ragu tanpa malu baik Genie maupun Ray mereka tak lagi memperlihatkan sosok tegas nya tapi kali ini mereka benar-benar memperlihatkan sosok orangtua yang benar-benar kehilangan anak nya.
"Sayang hiks..bertahan lah..tetap sama mommy ya nak..kamu pasti bisa..anak mommy kuat" ujar Genie dengan masih sesenggukan mengusap wajah lelah putri nya.
"Princess daddy..maafin daddy ya nak..daddy benar-benar tidak berguna sebagai ayah..maaf nak karena Daddy kau jadi begini..berjuanglah sayang Daddy selalu di sini bersamamu" ucap Ray mengecupi kening Aneta sambil sesekali menghapus air mata nya.
"Mo..mmy..da..ddy..i l..l..lo..vv..ve..y..yo..you" Aneta tersenyum sambil menggunakan kata 'i love you' untuk yang terakhir kali nya.
"Aneta.. Aneta..nggak sayang..jangan begini..Neta..Neta.. Anetaaaaaaaa..bangun sayang..bangunnnnnnn huhuhuhu..jangan tinggalin mommy nak" Genie histeris kala melihat tubuh kecil putri nya tak lagi memiliki nyawa.
__ADS_1
Begitu pun dengan Ray..dia terjatuh di lantai..tubuh nya lunglai seketika..tak lagi bisa berdiri bahkan hanya untuk sekedar menghirup udara terasa sesak..sekejam ini kah takdir hidup putri asuh nya..tak mampu berkata-kata lagi tak mampu berdiri lagi hanya tangis air mata yang terdengar di ruangan itu.
Genie tak sadarkan diri sesaat setelah berteriak membangunkan Aneta..untung lah Ray dengan sigap menangkap tubuh Genie agar tak langsung membentur lantai.
Dia memeluk Genie mengusap kepala bayi serta membisikkan kata-kata agar dia kuat serta mencoba membangunkan nya..Genie benar-benar terpukul atas kepergian putri kecil nya yang hampir setahun ini dia asuh sebagai anak.
"Genie hiks..sayang jangan begini..ya tuhan kenapa harus putriku yang kau ambil huhuhuhu kenapa tuhan kenapa hiks.. Neta maafin Daddy nak..maafin Daddy" ujar Ray mencoba berdiri dengan Genie di pelukan nya.
Setelah membaringkan Genie di ruang perawatan kini Ray tengah mengurus pemakaman anak nya..sungguh tidak pernah sekalipun dia berpikir akan kehilangan secepat ini..takdir memang tidak ada yang tau bagaimana kedepannya.
Hampir setahun bersama Aneta dan Genie membuat nya merasa menjadi orang yang amat sangat di butuhkan..tak ada kelabu lagi dalam hari nya yang ada hanya pelangi yang menghiasi hari-hari nya..tawa nya..tingkah nya..senyumnya..ocehan nya semua akan teringat sama tak akan bisa lagi dia gapai dan lihat.
"Kau sudah tenang di sana nak..maafkan Daddy yang belum bisa membahagiakan mu..tenang saja nak Daddy akan membalas semua yang mereka lakukan pada mu..Daddy akan menghabisi mereka yang sudah berani bermain licik dengan membawa mu kedalaman urusan kami..maafkan Daddy dan sampai jumpa di keabsahan sayang..Daddy akan selalu menyayangi mu sampai akhir nafas Daddy..Daddy mencintaimu putriku..tidurlah yang nyenyak"ujar Ray mengungkapkan perasaan nya dan berjanji akan menemukan serta menghabisi siapapun yang terlibat dalam kasus ini termasuk ibu gempal karena dia lah yang telah membuat dia dan Genie meninggalkan sekolah.
Bagi Ray jika memang harus membunuh maka akan dia lakukan demi membalas kesakitan yang putri nya rasakan..tak perduli dengan semua yang dia tau putri nya benar-benar amat sangat menderita karena ulah para bedebah sialan itu.
'Akan ku cari kemanapun kalian bersembunyi..' batin Ray.
Untuk terakhir kali nya Ray mengecupi seluruh wajah Aneta..kesedihan,kemarahan, ketidakberdayaan menjadi satu dalam hati Ray sebagai seroang ayah yang baru saja belajar cara membahagiakan anak nya tapi semua itu harus di renggut paksa oleh manusia-manusia biadab yang tak punya hati.
__ADS_1
Rey dan Erick datang bersamaan setelah mendapat telefon dari Gio yang mengatakan bahwa Aneta telah tiada..terkejut dan tak percaya itulah yang mereka rasakan saat ini.. secepat kilat Rey dan Erick mendatangi rumah sakit dimana Aneta, Genie dan Ray berada.
"Ray" panggil Rey mendekat dan merengkuh Ray begitupun dengan Erick.
"Hiks.. aku telah gagal menjaga nya hiks..aku huhuhu..aku bahkan tak bisa menyelamatkan nya" ujar Ray sambil sesenggukan dalam rengkuhan Ray dan Erick.
"Ini bukan kesalahan mu..ini sudah takdir..ikhlaskan dia .biarkan dia tenang dalam tidur abadi nya..lihat lah dia bahkan masih tersenyum saat meninggalkan dunia ini..jangan buat dia berat melangkah menuju keabadian nya" ujar Rey mencoba memberi kekuatan pada Ray yang terlihat sangat rapuh.
"Kau harus mampu merelakan nya pergi nak..jangan tangisi kepergian nya karena itu akan menjadi beban nya menuju keabadian..tenang kan diri mu dan makamkan dia segera kami juga sangat terpukul mendengar kabar ini" Erick menambahkan.
Ray tak dapat menjawab perkataan Erick dan Rey..dia menghapus air mata nya dan mengecup kening putri nya sekali lagi kemudian menutup seluruh tubuh Aneta dengan sebuah kain berwarna putih.
'Daddy akan membalaskan semua kesakitan mu nak..tenang lah di sana' batin Ray iklas dengan kepergian Aneta.
Setelah nya pemakaman pun telah di urus.. Genie..dia sedang di tenangkan Daddy nya yaitu Rey.. Genie kembali histeris kala mengingat Aneta..sang ayah pun tak akan tinggal diam,mengusik anak nya sama saja mengusik ketenangan nya.
Lihat saja apa yang akan dia lakukan untuk mereka para iblis berkedok manusia yang telah melenyapkan cucu nya meski hanya cucu angkat tapi bagi Rey Aneta tetep lah cucu nya.
"Grandpa akan membalaskan kesakitan mu cucu ku..grandpa janji" batin Rey dengan kemarahan yang meluap-luap namun masih bisa dia kontrol karena saat ini Genie Lebih. butuh dukungan nya sebagai keluarga.
__ADS_1