
"Baiklah..bibi apa boleh aku tidur di kamar ka Ray?" ujar Revya minta ijin tidur di kamar Ray.
Ibu Ray tampak tak suka dengan ucapan Revya..bukan karena dia pelit atau apapun itu tapi sekarang Ray sudah memiliki istri dan tidak baik bagi orang lain memasuki kamar nya tanpa ijin.
"Maaf sayang kamar Ray tidak boleh ada yang menempati sekali pun itu bibi sendiri karena Ray sudah memiliki istri yang berhak menempati kamar mereka..pilih lah kamar lain saja ya tapi tidak dengan kamar Ray..baiklah bibi mau istirahat dulu" jelas mamah Ray memberikan pengertian pada Revya.
"I.. istri..ka Ray sudah menikah lagi bi?" tanya Revya seakan tak percaya dengan kabar yang dia dengar.
"Iya sayang..baiklah bibi pamit ke kamar dulu" ujar mamah Ray pamit ke kamar.
Revya tak bergeming..dia masih belum percaya bahwa Ray sudah menikah lagi..apa dia ketinggalan berita..sialan dia kalah start lagi..dulu Maura sekarang siapa lagi.
"Ray sudah menikah lagi..tidak..tidak boleh seperti ini..aku tidak terima" ujar nya sambil menggelengkan kepala nya.
Revya menarik koper nya menuju kamar tamu di lantai satu..dia akan menunggu hingga Ray dan istri baru nya itu kembali..dia ingin tau wanita seperti apa yang bisa membuat Ray takluk.
Dia sudah lama menantikan hal ini tapi ternyata dia kalah lagi..lihat saja nanti dia akan menjadi duri dalam pernikahan mereka.
*
*
Tak terasa 3 Minggu telah berlalu begitu cepat..kini saat nya bagi Ray dan Genie kembali ke negara kelahiran nya yaitu negara X..mereka akan menempati rumah orangtuanya untuk sementara karena rumah mau sedang dalam proses perbaikan.
"Sayang apa sudah siap?" tanya Ray yang melihat Genie telah rapih dan siap.
"Sudah sayang ayo" ajak Genie yang sudah rapih.
"Baiklah..sementara kita tinggal bersama mommy dan Daddy ku tidak apa-apa kan..rumah kita sedang di perbaiki agar kau semakin nyaman" ujar Ray menjelaskan.
"Tidak apa-apa honey..ayo aku sudah merindukan mereka" ajak Genie tak sabar ingin segera bertemu keluarga nya.
Ray dan Genie menuju bandara untuk melakukan penerbangan menggunakan jet pribadi milik Ray..sesampai nya di bandara Genie dan Ray langsung naik karena waktu penerbangan sudah dekat.
__ADS_1
"Ayo sayang kita kembali ke negara kita.. ucapakan selamat tinggal pada Cebu" Ray mengajarkan kepada Genie untuk mengucapkan selamat tinggal pada pulau yang selama 3 Minggu ini menemani bulan madu nya.
"Good bye Cebu.. see you next time" ujar Genie melambaikan tangan pada beberapa awak petugas bandara.
Mereka pun membalas lambaian tangan Genie dengan di sertai senyuman ramah nya..dan jet milik Ray pun lepas landas meninggalkan bandara menuju negara X.
Selama dalam perjalanan Genie terlihat lebih banyak tidur karena selama di pulau Cebu lebih tepat nya di kamar penginapan Ray tak membiarkan Genie beristirahat dengan tenang.
Ray selalu menghajar nya hingga kelelahan tak puas sekali bahkan berkali-kali hingga Genie tepat tak berdaya di atas ranjang.
Kini waktu mau bagi Genie membalaskan dendam atas waktu istirahat nya yang selalu di rampas oleh Ray.. Genie terlelap begitu damai nya tak terganggu dan itu membuat Ray gemas.
"Astaga lucu sekali sih..I love you Genie ku" uajr Ray gemas melihat wajah pulas Genie.
Ray mencium pipi dan bibir Genie kemudian ikut berbaring dan berbagi hangat tubuh masing-masing..Ray akan membiarkan Genie beristirahat sejenak sebelum dia hajar lagi nanti saat sudah sampai di rumah.
Perjalanan mereka tak terasa telah sampai di tempat tujuan..Ray membangunkan Genie karena pesawat mereka telah mendarat dengan sempurna.
"Sayang bangun sudah sampai" Ray membangunkan Genie dengan lembut.
"Baiklah nanti akan aku pijat sekarang bangun lah kita harus segera keluar..tidak naik berada di pesawat terus" ujar Ray menjelaskan.
"Hm baiklah"
Akhirnya Genie dan Ray keluar dari pesawat dan si sambut seorang supir yang sudah Ray hubungi untuk menjemput nya sebelum sampai di negara X.
"Selamat datang tuan,nona..mari" sapa sang supir pada Genie dan Ray.
"Terimakasih" balas Genie dan Ray.
Mereka menuju tempat dimana mobil telah terparkir..mereka masuk kedalam mobil kemudian sang supir melajukan mobil nya menuju kediaman keluarga Cartwright sesuai arahan Ray.
Genie tertidur lah di mobil..entah lah istri nya itu akhir-akhir ini sering ketiduran..mungkin efek lelah karena dia terus-menerus menghajar nya.
__ADS_1
Ray hanya memeluk Genie dan memberikan kehangatan seta keamanan agar tidur Genie lebih nyaman..dia tak mau istri nya terbangun dari tidur lelap nya..dia suka melihat Genie yang terlelap.
"Cups..I love you sayang" ucap Ray di sertai kecupan di kening Genie dengan penuh sayang.
Rp ikut memejamkan mata nya karena hari sudah mulai sore.. perjalanan dari Cebu ke negara X lumayan memakan waktu yang cukup lama..dia berangkat dari Cebu pukul 9 pagi dan sampai di negara X pukul 4 sore di tambah lagi perjalanan ke rumah orangtuanya sekitar 1 jam setengah.
Ray tertidur pulas dengan masih memeluk Genie..sang supir pun menormalkan laju kendaraan nya agar sang tuan dan nona nya nyaman.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam akhirnya mereka telah sampai di rumah kediaman orangtua Ray..sang supir membangun kan Ray karena mereka sudah sampai di rumah.
"Tuan..tuan kita sudah sampai" ujar si supir membangun kan Ray.
Ray tampak mengerjap berkali kali dan melihat sekeliling nya..benar mereka sudah sampai..astaga seperti nya dia juga kelelahan.
"Apa sudah lama kita sampai nya?" tanya Ray dengan suara serak khas bangun tidur.
"Baru 5 menit yang lalu tuan" ujar sang supir jujur.
"Hm..baiklah..tolong bawakan barang-barang kedalam aku mau mengangkat istri ku" ujar Ray meminta tolong membawakan barang-barang nya.
"Baik tuan"
Ray mengangkat Genie yang masih terlelap dengan damai nya..dia gemas melihat wajah lelap Genie..astaga dia ingin menghajar Genie kalau seperti ini.
Ray masuk ke rumah dengan Genie berada dalam gendongan nya..dia melihat kedua orang tuanya sedang duduk di sofa rumah keluarga..dia menyapa sebentar.
"Mom,dad" sapa Ray berhenti sejenak.
"Loh.. Ray kenapa dengan istri mu?" tamat mamah Ray terkejut melihat Genie dalam gendongan Ray.
"Ssssttt jangan keras-keras dia sedang tidur..aku ke kamar dulu" ujar Ray menjelaskan sebelum ada kesalahan pahaman yang memberatkan nya.
"Baiklah"
__ADS_1
Sampai lah Ray di lantai 2.. Ray membuka pintu kamar nya kemudian masuk..tapi dia terkejut melihat sesosok tubuh yang tengah berbaring di ranjang milik nya.
"Berani sekali kau tidur di kamar ku hah?"