MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 106_Dugaan


__ADS_3

Sementara itu di sebuah resort yang begitu mewah tampak satu keluarga tengah menikmati pemandangan alam sekitar..mereka tampak lepas setelah keluar dari sangkar yang melilit seluruh jiwa dan raga mereka.


"Sayang aku bangga padamu" ujar Ray dengan wajah penuh cinta menatap istri nya.


"Bangga padaku..what do you mean?" tanya Genie yak mengerti maksud ucapan Ray.


"Aku bangga padamu karena kau tak mudah di tindas.. jika saja itu orang lain pasti hanya bisa menangis dan menangis..I love you so much honey" ujar Ray menjelaskan maksud dari ucapan nya.


"Hahaha astaga honey..I'm Genie Arletta Wilson the daughter of Reyhan Jade Wilson..kami tak mudah di tindas karena keluarga Wilson bukan tercipta untuk di kalahkan" jelas Genie penuh percaya diri membanggakan keluarga besar nya.


"Ya..ya..ya..I know honey" Ray semakin gemas mendekati Genie dan merengkuh nya tanpa malu dengan kedua orangtuanya.


Sementara orangtua Ray benar-benar jengah melihat Ray yang begitu sangat lebay di mata mereka.. Tidak apa yang penting mereka bahagia.


Mamah Ray beruntung memiliki menantu seperti Genie yang begitu bisa membuat anak nya berubah menjadi pribadi yang lebih baik dia tak jijik dengan wanita lagi namun masih mual jika berdekatan dengan wanita lain.


"Ray sudah lah jangan menggombal terus mommy jadi mual mendengar nya..astaga" ujar mama Ray kesal dengan Ray yang terus menggombal di depan Genie.


"Bener mommy honey aku juga mual mendengar nya hahaha sorry" ujar Genie satu server dengan sang mertua dan mereka ber tos ria.


"Ck..kalian menyebalkan" ujar Ray merajuk seperti anak kecil.


Di saat mereka tengah asik bercanda gurau tiba-tiba Genie terdiam karena mendadak kepala nya pusing..apa angin laut membuat nya masuk angin cih dia benci dengan udara nya.


Genie masih diam dan menyimak obrolan mereka hingga tiba-tiba perutnya nya tak bisa di kondisi kan lagi dan tanpa permisi dia bergegas lari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.


Sontak hal itu membuat Ray dan kedua orangtuanya panik..mereka mengejar Genie.. Ray jadi orang pertama yang berhasil menyusul sang istri..dia membantu Genie memuntahkan isi perutnya.


"Honey are you ok?" tanya Ray khawatir dengan kondisi Genie.

__ADS_1


"Hm..hanya mual dan pusing honey" Genie menjawab dengan lirih sambil menyeka air di mulut nya.


"No kau tak baik-baik saja honey..kau sakit lihat lah wajah mu pucat..lebih baik kita periksa saja aku tak menerima penolakan honey" ujar memberi perintah agar Genie lebih baik di periksa.


"Huhh.. terserah mu honey..ssshhh kepalaku pusing" ujar Genie tak melawan karena kepala nya pusing.


"Biar aku gendong ke kamar" Ray menggendong Genie ke kamar mereka dan meninggalkan orang tua Ray yang masih di sana.


"Mom aku ke kamar dulu" pamit Ray pada kedua orangtuanya.


"Iya Ray..biar mommy panggilkan dokter dulu" ujar mama Ray.


Ray bergegas membawa Genie ke kamar dan menggantikan pakaian nya karena tepat di depan pintu kamar mereka tiba-tiba saja Genie tak sadarkan diri..panik melanda Ray dia benar-benar takut terjadi sesuatu pada istri nya itu.


"Honey..hey bangun sayang..ya ampun sayang kenapa jadi begin" Ray mencoba membangunkan Genie namun nihil.


Selesai menggantikan pakaian Genie Ray menghubungi ibu nya untuk menanyakan kenapa dokter nya lama sekali juga memberitahukan bahwa Genie pingsan.


Sesampai nya di depan kamar Ray mereka mengetuk pintu tak lama kemudian Ray membuka pintu nya dan melihat kedua orangtua nya di depan kamar mereka.


"Mom,dad..apa dokter nya masih lama?" tamat Ray mengenai kedatangan dokter.


"Tidak lama nak sebentar lagi.. bagaimana Genie nak?" balas mama Ray dan bertanya keadaan Genie.


"Masih sama mom"


Ray membawa kedua orangtuanya duduk di sofa kamar nya..mama Genie terlihat menatap Genie dengan iba.. sebenarnya menantu kesayangan nya ini kenapa..ya tuhan semoga Genie baik-baik saja.


"Cepat sembuh nak..mommy takut kau kenapa-kenapa..mommy sayang padamu Genie" ujar mama Ray mencium kening Genie dan bergabung bersama Ray juga suami nya.

__ADS_1


Di saat mereka tengah menunggu tiba-tiba pintu kamar Ray di ketuk.. Ray membukakan pintu dan terlihat seorang pegawai resort dan seorang dokter tengah berdiri di depan kamar nya.


"Permisi tuan saya mengantarkan dokter ke kamar anda" ujar pelayan itu sopan.


"Ya.. Terimakasih"


"Masuk lah dok..periksa keadaan istri ku" titah Ray pada dokter itu.


Ray dan dokter itu masuk kemudian sang dokter langsung memeriksa kondisi Genie..tampak dokter berulang kali memeriksa Genie setelah nya sang dokter tampak tersenyum dan membereskan peralatan nya.


"Bagaimana dok apa ada sesuatu yang serius?" tanya Ray tak sabaran.


"Begini tuan,untuk lebih memastikan nya lagi sebaik nya anda membawa nona ke rumah sakit dekat sini saja karena saya tidak bisa memastikan apakah tebakan saya benar atau salah maka dari itu lebih baik anda membawa nya ke rumah sakit saja" jelas sang dokter pada Ray.


"Sebenarnya ada apa dengan istri ku dok..katakan?" Ray terus mendesak snag Dokter agar mau mengatakan perihal kondisi Genie.


"Nona baik-baik saja tuan hanya saja saya mengira nona tengah hamil maka dari itu saya menyarankan agar anda membawa nya ke rumah sakit agr bisa di periksa dokter kandungan..baiklah biar saya buatkan janji untuk anda dan nona bertemu dengan dokter nya nanti akan saya kabari lagi..kalau begitu permisi" jelas sang dokter mengenai dugaan nya.


Deg......


Jantung Ray berpacu dengan cepat..bulu kuduk nya tampak berdiri dan otot-otot tubuh nya tampak menegang setelah mendengar ucapan sang dokter.


Genie hamil.. benarkah..dia tidak sedang bercanda kan..dia tidak sedang bermimpi bukan..ya tuhan jika benar kabar yang dia terima maka dia akan sangat bahagia.


"Be..benarkah dok..baiklah aturkan saja waktu nya dan kabari saya secepat nya bila perlu besok" ujar Ray tak sabar ingin segera memastikan.


"Baiklah tuan kalau begitu saya permisi dulu mari" ujar sang dokter berpamitan.


Setelah kepergian dokter Ray tampak mendekati Genie dan duduk di samping nya..mata Ray tampak berkaca-kaca menatap Genie..dia menangis menumpahkan rasa bahagia yang tengah dia rasakan.

__ADS_1


"Terimakasih sayang.. terimakasih..aku akan jadi Daddy lagi.. terimakasih Genie" ujar Ray memeluk Genie yang masih terbaring memejamkan mata nya.


__ADS_2