MY DUDA IS PERJAKA

MY DUDA IS PERJAKA
Ep 147_Para Suami Posesif


__ADS_3

"Sayang nanti kau tidak usah melakukan apapun di rumah karena aku akan mengambil jasa asisten rumah tangga..ingat ada baby kita di sini..jadi lah mommy yang baik mengerti..?" ujar Malvin memberi tahu rencana nya.


"Iya sayang" jawab Hailey menurut saja toh demi kebaikan bersama juga.


Mereka menuju rumah setelah Malvin puas bertanya dan berkonsultasi dengan si dokter tentu konsultasi yang hanya akan membuat para suami melayang.


Sesampai nya di rumah,Hailey di bantu Malvin turun dari mobil dan berjalan dengan pelan masuk kedalam rumah..Malvin melayani Hailey bak ratu di kerajaan nya.


"Istirahat saja ya sayang..kau tidak boleh kelelahan atau beraktivitas macam-macam selama trimester pertama" ujar Malvin memberi pengertian pada Hailey.


"Iya Daddy" Hailey hanya menjawab dan menuruti saja apa kata Malvin.


Hailey benar-benar merasa bagaikan di kerajaan dan dia adalah ratu nya..seharian ini Hailey hanya duduk, menonton, istirahat,makan dan tidur tidak ada lagi kegiatan lain yang dia lakukan.


Hailey tampak tengah tertidur setelah seharian ini menjadi babi yang hanya makan dan tidur..dia sudah seperti wanita yang tak tau akan di bawa kemana masa depan nya.


Malvin pun tak mengijinkan Hailey melakukan apapun..itu dia lakukan untuk menjaga Hailey dan anak yang tengah Hailey kandung juga karena anak itu juga anak nya maka sebagai calon Daddy yang baik Malvin akan melakukan apapun asalkan Hailey dan calon anak nya itu baik-baik saja.


#


#


"Sayang apa baby nakal hari ini?" tanya Ray ketika mereka tengah duduk santai di teras rumah Rey.


"Baby sangat anteng dan tidak nakal Daddy" ujar Genie meniru suara anak kecil.


Ray tertawa dan gemas mendengar suara Genie juga wajah Genie yang di buat seimut mungkin.. astaga ingin rasa nya Ray menyimpan Genie.


"Kau mau makan apa sayang..tumben seharian tidak menginginkan sesuatu?" tanya Ray mengelus perut Genie yang sudah membuncit.


"Entah aku tidak tau..mungkin baby ingin libur dulu membuat mommy nya ngidam" ujar Genie asal.


"Yayaya ok" jawab Ray tergelak mendengar jawaban Genie.


Ray dan Genie hanya duduk santai sambil menikmati sore yang menenangkan.


Genie juga tampak sudah mengantuk lagi..lihat lah bahkan mata nya sudah merem melek seperti nya hanya tersisa 5 Watt saja.


"Sayang pindah ke kamar yuk..tidur di kamar saja ya kasihan baby" ajak Ray menuntun Genie masuk kedalam kamar.

__ADS_1


"Hmm..seperti nya baby ingin mommy seperti babi yang hanya makan lalu tidur saja" ujar Genie menggerutu namun dengan mata yang setengah ngantuk.


"Iya sayang" Ray hanya menjawab singkat tanpa memperpanjang.


Jika di perpanjang sudah bisa di pastikan bumil akan protes.


Mereka bertemu Laura dan Rey yang tengah duduk santai di ruang keluarga.. mereka menyapa sebentar lalu melanjutkan lagi menuju kamar.


#


#


Keesokan harinya Ray sudah berangkat ke kantor..kebetulan Genie tidak rewel jadi dia tidak banyak menghabiskan tenaga untuk membujuk nya.


"Malvin,apa kau sudah melakukan apa yang ku perintahkan kemarin hm?" tanya Ray menanyakan sesuatu pada Malvin.


"Sudah tuan" jawab Malvin.


"Bagus kau memang bisa di andalkan" ujar Ray memuji kinerja Malvin.


Terimakasih tuan,oh ya saya ada kabar baik untuk anda" ucap Malvin berterimakasih dan teringat sesuatu.


"Pesanan anda sudah jadi" ucap Malvin tersenyum lebar.


"Hah.. pesanan.. maksud nya?" Ray semakn tidak mengerti dengan kata-kata Malvin.


"Hailey hamil tuan" ujar Malvin memberitahu.


"Oh..hamil..... Apa..kau serius..wahhhh selamat Malvin kau akan menjadi Daddy" Ray terkejut juga memberi selamat kepada Malvin.


"Terimakasih tuan..berkat paket liburan anda juga ini" Malvin berterimakasih atas paket liburan plush honeymoon nya.


"Hahaha..tidak apa-apa..kau akan merasakan menjadi suami posesif sepertiku" ujar Ray terkekeh membayangkan Malvin yang biasa nya kaku akan bersikap posesif pada istri nya.


"Anda benar tuan..seperti nya anda menularkan virus posesif anda pada saya" Malvin menebak sikap posesif nya tertular dari Ray.


"Cih..terserah kau saja lah " Ray berdecih dengan malas nya.


Hari ini Ray dan Malvin akan melakukan pembersihan pada kuman yang harus nya mereka basmi sejak awal.

__ADS_1


Ya hari ini Ray dan Malvin akan melakukan pengeksekusian pada seseorang yang tak lain adalah Revya.


Sudah cukup bagi nya membiarkan Revya bernafas dengan bebas lagi..dia ada dua pilihan namun pilihan paling tepat adalah membasmi sampai akar nya.


Ray hanya tak ingin suatu saat akan muncul lagi Revya yang lain yang lebih licik dari Revya sebelum nya..dia tak ingin ada keluarga seperti keluarga nya yang menjadi korban selanjutnya.


Cukup sudah keluarga nya saja yang mengalami nya tapi tidak untuk keluarga lain nya..sampailah mereka di markas kematian..seperti biasa kehadiran mereka akan di sambut oleh anak buah Gian yang selalu setia menyambut kedatangan anggota keluarga Wilson.


"Selamat siang tuan Ray,tuan Malvin selamat datang kembali" ujar para anak buah Gian menyapa Ray dan Malvin sopan.


"Hmm..terimakasih" balas Ray singkat dan melangkah masuk kedalam ruangan dimana Revya di kurung.


Ray dan Malvin telah sampai di ruangan dimana Revya di kurung.


Tampak Revya tengah meringkuk ketakutan juga berteriak-teriak agar di lepaskan..cih lihat lah kemarin saja menantang nya bahkan mengancam, tapi sekarang cih seperti kerupuk tersiram air.


"Hay sepupu bagaimana kabar mu,apa kau baik-baik saja di sini?" Ray menyapa Revya seolah-olah mereka akrab namun hanya akting semata.


"Ray.. Ray keluarkan aku dari sini sialan..keluarkan akuuuuu, arghhhhhh brengsek kau Rayyyyy" teriak Revya mengumpat Ray.


"Ck berisik sekali sih..kau sudah tidak sabar rupa nya..baiklah kalian silahkan di mulai eksekusi nya karena aku tak mau mengotori tangan ku, juga istri ku tengah hamil aku tak ingin terjadi sesuatu pada nya dan juga calon anak ku" ujar Ray memberi perintah pada anak buah Gian agar mengeksekusi Revya.


"Baik tuan laksanakan" jawab anak buah Gian menjalankan tugas.


*


*


"Daddy, apa aku bisa minta Daddy membuatkan ku sup ayam tapi rasa sapi?" tanya Genie menghampiri Rey dengan manja.


"Hah sup ayam tapi rasa sapi..seperti nya aku Dejavu dengan permintaan mu sayang?" ujar Rey seperti pernah mengalami hal serupa.


"Hubby kau memang pernah mengalami nya saat aku ngidam anak pertama kita dulu" ujar Laura mengingatkan kembali kenangan mereka di saat Laura hamil anak pertama nya dulu.


"Ah iya kau benar baby..kenapa kalian sama minta nya itu padahal kan tidak ada yang namanya sup ayam tapi rasa sapi..kau tau Genie dulu almarhum Oma Merry bilang itu kan kemauan anak kita jadi kita para lelaki harus bisa memberikan nya..kenapa kau tidak minta suami mu saja hm?" ujar Rey menjelaskan dan menceritakan tentang masa lalu nya mengenai ngidam nya Laura.


"Benarkah..wah seperti nya aku memang anak mommy..mommy benar kan?" Genie kegirangan karena ngidam nya dan ibu nya sama hanya beda masa.


"Iya kau anak mommy paling cantik setelah kaka mu Gia" Laura pun mengiyakan kata-kata Genie daripada drama lagi.

__ADS_1


Dan akhir nya Rey pun membuatkan keinginan Genie yaitu sup ayam rasa sapi..memang top lah si bumil itu.


__ADS_2