
Ray membawa Genie keluar dari mobil.. Genie bahkan tidak bangun sama sekali entah lah mungkin dia lelah..Ray memandangi wajah lelah Genie dia kasihan dan tak tega tapi dia juga sama..dia harus bisa bangkit dari kesedihan ini.. bagaimana pun juga dia masih harus menghabisi dalang tragedi ini.
"Maafkan aku tidak bisa menghibur mu.. aku janji aku takkan bersedih lagi dia sudah bahagia di sana bahkan dia meminta adik dari kita.. aku akan membahagiakan mu Genie..aku mencintaimu" ujar Ray mengecupi kening Genie setelah membaringkan nya di ranjang.
Ray ikut berbaring di sebelah Genie..dia memeluk Genie dengan penuh cinta..dia akan berusaha untuk bangkit dari kesedihan ini..anak nya sudah menghampiri nya dalam mimpi Aneta telah mengatakan bahwa dia sudah bahagia jadi tidak ada alasan bagi nya untuk sedih berkepanjangan.
Ray akan membuka lembaran baru bersama Genie..dia akan menjadi kuat untuk layak berada di sisi Genie juga sebagai ayah yang baik untuk Aneta putri cantik nya yang kini sudah menjadi bidadari di surga.
#
#
"Baiklah besok kita bisa melancarkan aksi kita merayu mereka..ingat jangan pernah sekali-kali nya kau menyentuh wanita ku atau aku akan membunuh pria mu" ancam Sammy melakukan kesepakatan agar tak ada yang saling menyakiti pujaan mereka.
"Ok..aku terima.. kau juga harus ingat jangan sekalipun menyentuh pria ku atau wanita mu akan aku habisi" Devani pun berbalik mengancam Sammy agar tak melukai pria yang dia cintai.
"Deal"
Akhirnya kesepakatan mereka raih bersama..baik Sammy maupun Devani mereka tak akan menyentuh wanita atau pria yang di sukai rekan nya..tapi itu hanya sebagai kedok di awal kesepakatan entah jika di luar pantauan mereka akan lain lagi.
Sammy dan Devani menuju tempat masing-masing..Sammy ke apartemen yang Genie tempati sedangkan Devani dia ke rumah Ray..namun mereka bahkan tak mengetahui bahwa lawan mereka bukan lah orang sembarangan melainkan keluarga terpandang yaitu keluarga Wilson.
Sammy dan Devani tak mengetahui bahwa Genie adalah putri bungsu dari Reyhan Jade Wilson dan Laura Richard Wilson..dua keluarga ternama pemilik kerajaan bisnis terbesar di Asia yang bahkan terkenal kekejaman nya jika menyangkut ketenangan keluarga.
Seperti nya Sammy dan Devani tidak mencari tau layar keluarga Genie yang sebenarnya..mereka hanya tau bahwa Genie adalah seorang designer sederhana yang tinggal di apartemen sederhana.
__ADS_1
Entah apa yang akan mereka dapatkan jika keluarga Wilson dan keluarga Cartwright tau bahwa kedua manusia iblis itu lah dalang di balik tragedi yang menimpa Aneta.
Leon and the geng sudah menanti mereka 😎.
#
#
"Bagaimana Deril apa kau sudah menemukan sesuatu di ponsel bedebah itu?" tanya Rey yang saat ini tengah berada di markas kematian yang sudah lama tidak dia singgahi.
"Sudah ka..dan ini semua informasi mengenai dalang di balik kekejian itu" ujar Deril menyerahkan semua informasi yang dia dapat dari anak buah nya yang sudah dia latih.
"Good job..kau memang yang terbaik" puji Rey memeluk Deril bangga karena sejak muda hingga bertambah nya usia Deril tetap memberikan yang terbaik untuk nya.
"Deril kau memang hebat..kami bangga padamu" ujar Erick ikut memuji kehebatan Deril.
"Nanti akan kami beritahukan pada Genie dan Ray karena untuk sekarang mereka masih dalam keadaan berduka..kau tau bagaimana sayang nya mereka pada Aneta kan?" ujar Rey mengatakan sejujur nya.
"Ya kau benar ka..baiklah jika ada yang bisa ku bantu lagi maka aku siap" ucap Deril tegas.
"Tenang saja Deril kami pasti butuh bantuan mu nanti..baiklah sepertinya harus semakin gelap aku dan kau Rey pamit dulu..kau pulang lah ajak keluarga mu ke sini" pesan Erick pada Deril.
"Tenang saja ka akan aku bohong keluarga ku" ucap Deril tersenyum dan mereka berjalan beriringan menuju mobil masing-masing.
Rey dan Erick satu mobil sedangkan Deril dia bersama supir karena dia tak ingin menyetir sendiri..Rey dan Erick membaca setiap kata yang tertulis dari laporan yang Deril berikan..bahkan sebuah rekaman yang semakin memperjelas bahwa meteka memang dalang di balik kekejian cucu nya Aneta.
__ADS_1
"Kurang ajar..dari keluarga mana mereka Erick?" tanya Rey dengan geram.
"Sebentar..seperti nya perusahaan keduanya bekerjasama dengan Richard Group..apa kau mau kita menghanguskan kedua perusahaan itu hari ini juga?" Erick memberikan informasi yang membuat Rey menarik sudut bibirnya.
"Tidak.. bagaimana pun juga keputusan ada pada Genie dan Ray sebagai orangtua nya.. aku hanya akan mempermainkan saham kedua perusahaan itu..kau bisa lakukan itu Erick?" ujar Rey tak mau mengambil keputusan sepihak karena memang yang lebih berhak adalah Ray dan Genie.
"Tentu saja..serahkan padaku" Erick menyanggupi permintaan Rey karena itu hal mudah bagi nya.
#
#
Keesokan harinya....
Pagi itu terasa sepi bagi Genie maupun Ray..pasal nya biasa nya akan ada suara yang memanggil mereka 'daddy dan mommy' di setiap pagi nya kini telah berubah..tak ada lagi panggilan sayang itu di hidup mereka.
Kosong..ya semua terasa mimpi tapi nyata..baru kemarin mereka mengantarkan putri kecil nya sekolah tapi kini semua telah berubah tak ada lagi antar jemput sekolah,tak ada lagi rengekan agar lekas berangkat,tak ada lagi senyum manis nya yang menghiasi pagi mereka.
"Morning sayang..kau sudah bangun.. bagaimana hari mu?" sapa Ray yang masih di kasur dan menatap Genie lekat.
"Pagi..not too good" jawab Genie lirih dengan mata yang kembali berkaca-kaca.
"Hey jangan menangis lagi..sudah cukup sayang..kasihan dia..dia sudah bahagia di sana dan dia berpesan agar kita tak sedih lagi..kau tau kemarin aku bermimpi bertemu dengan putriku..dia berkata bahwa dia ingin adik agar bsia menggantikan nya menghibur mu..kau mau dia sedih di sana hm?" Ray bercerita tentang moi nya kemarin dan meminta agar Genie tak bersedih lagi.
"Maaf..maafkan aku sayang..aku terlalu merindukan nya" ujar Genie jujur menghapus air mata nya.
__ADS_1
"Tidak apa-apa..hari ini aku ijinkan kau menangis lagi tapi besok tidak ada lagi air mata dan kesedihan lagi..kita buka lembaran baru bagi hidup kita sayang..kita buktikan pada Aneta kita bahwa kita sudah bahagia dan merelakan nya" ujar Ray mencoba memberikan pengertian pada Genie.
"Hm..ijinkan aku menangis sepuasnya hari ini..aku janji besok tak akan aku biarkan air mata ku membasahi wajah ku" ujar Genie di sambut pelukan hangat oleh Ray.