
"Morning sayang cups" sapa Ray saat melihat Genie membuka mata nya dan memberikan kecupan selamat pagi.
"Morning too honey" balas Genie mengeratkan pelukan nya dan menyembunyikan wajah nya pada dada bidang Ray.
"Bagaimana kalau kita olahraga pagi dulu sayang..olahraga yang pasti nya akan membuat mu ketagihan" ujar Ray dengan senyum misterius nya.
Plakkkk.....
Sebuah pukulan pelan mendarat pada dada Ray tentu dari Genie yang gemas akan tingkat kemesuman sang suami..dia benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi jika menyangkut kemesuman Ray.
"Bisakah jangan memikirkan hal itu dulu honey..kita bisa melakukan kegiatan lain selain ranjang bukan?" ujar Genie kesal dengan Ray yang hanya ranjang melulu pikiran nya.
"Hahah baiklah kita akan melakukan apa sayang hari ini.. jalan-jalan, diving, snorkeling,atau surfing..aku hanya akan menuruti perintah mu saja" ujar Ray bertanya mengenai kegiatan apa yang akan mereka lakukan hari ini.
"Hm..jalan-jalan saja bagaimana.. aku belum melihat keindahan pulau ini karena kau hanya membiarkan ku melihat keindahan tubuh mu saja selama kita dia sini" ujar Genie yang gemas akan tangan Ray yang sudah menjelajahi perbukitan favorit nya.
"Hahaha..astaga baiklah..ayo bersiaplah setelah sarapan kita akan jalan-jalan di pantai..apapun yang ingin kau lakukan aku akan ikut..I love you sayang" ujar Ray menuruti keinginan Genie.
Dan kedua nya pun mandi bersama tanpa embel-embel yang 'panas' karena hari ini mereka hanya akan menikmati suasana keindahan pulau tempat mereka ber-honeymoon.
#
#
"Sayang kau sangat cantik apapun yang kau kenakan dan itu membuatku cemburu..ck aku harus bagaimana sayang" ujar Ray yang kesal dengan penampilan Genie yang selalu cantik.
"Astaga honey..kau ini terlalu berlebihan..lalu jadi tidak jalan-jalan nya?" tanya Genie berusaha tak meladeni sikap cemburu nya Ray.
"Ck..baiklah" akhirnya Ray mengalah dan memilih untuk tak melakukan apapun pada penampilan Genie meski dia sangat ingin mengurung nya di kamar.
__ADS_1
Genie hanya mengenakan outfit yang tak terlalu berlebihan..dia sadar diri nya sudah menikah dan hanya sang suami lah yang pantas melihat lekuk tubuh nya tapi sesekali dia juga ingin berpenampilan seperti diri nya di kala belum mengenal Ray.
Ray hanya mengenakan Hoodie hitam serta celana pendek saja karena hari ini jadwal nya hanya ke pantai dan jalan-jalan maka dari itu dia tak berpakaian rapih melainkan santai.
Mereka telah sampai di pantai..sesuai janji Ray setelah sarapan mereka akan jalan-jalan di pantai,mengambil gambar serta bermain-main air sesuai keinginan Genie.. terkesan seperti anak kecil memang tapi tidak apa asalkan Genie bahagia dia juga bahagia.
"Honey foto aku di sana" ujar Genie meminta Ray memfoto nya di bibir pantai.
Ray pun memfoto Genie sesuai keinginan nya..beberapa gambar berhasil dia abadikan..cantik..ya istri nya sangat lah cantik apalagi kalau tak memakai apapun..uhhh itu bahkan amat sangat cantik di mata nya.
"Sayang kau tak lelah?" tanya Ray sambil menyelipkan rambut Genie yang berterbangan terkena angin.
"Sedikit..oh ya kapan kita pulang?" tanah Genie karena dia merasa sudah lama di pulau ini.
"Masih lama sayang.. kenapa?" Ray menjawab jujur karena memang masih lama waktu kepulangan mereka.
Mereka berciuman tanpa perduli dengan pengunjung lain yang menatap mereka dengan iri..bagi mereka dunia seakan milik berdua dan yang lain hanya numpang sewa saja.
Selesai saling berbagi saliva kini mereka melanjutkan lagi perjalanan nya menyisir pantai dan menikmati semilir angin nya dengan tangan yang saling bertaut.
Tak ada obrolan sama sekali hingga matahari mulai naik dan cuaca semakin terik..Ray tak mau Genie kepanasan dia tak mau Genie Sakit.
Mereka memutuskan untuk menyudahi acara jalan-jalan nya dan kembali ke kamar.. Ray membantu Genie melepaskan sandal nya serta mengikat rambut nya.
"I love you Genie" ujar Ray menatap dalam Genie.
"Love you more honey" balas Genie
Ray mendekatkan wajah nya pada Genie setelah cukup dekat tak perlu basa basi lagi dia menyatukan bibir keduanya serta melakukan sedikit rang sangan agar Genie ikut terpancing.
__ADS_1
Dan adegan selanjutnya adalah adegan pemersatu bangsa.. silahkan bertraveling sendiri ya othor mau ngadem dulu.
#
#
Beralih ke negara X dimana di kediaman keluarga Cartwright tengah kedapatan seorang tamu yang tak lain adalah sepupu Ray.
Adik ibu Ray tak memiliki anak maka dari itu dia memutuskan untuk mengangkat seorang anak dari panti asuhan dan membesarkan nya.
Revya..seorang wanita cantik yang berwajah cukup culas..adik mamah Ray yang bernama Mareta di vonis mandul dan tak bisa memiliki anak hingga suami nya selingkuh dan memiliki anak dari wanita lain serta selang beberapa bulan kemudian dia di ceraikan oleh suaminya dengan alasan tak bisa memberikan keturunan.
Semenjak itu Mareta memilih pergi dari rumah orangtuanya dan membangun bisnis nya yaitu agensi model dan mengangkat anak dari panti asuhan yang sering dia beri donasi.
Revya sangat di sayangi dan di manjakan oleh Mareta hingga sikap nya menjadi semena-mena terhadap orang lain..apa yang dia inginkan harus bisa dia dapatkan karena dia tipe orang yang nekat.
Keluarga nya tak masalah asalkan tidak menggangu ketenangan sesama keluarga..tapi berbeda dengan mamah Ray dan suami beserta Ray sendiri yang kurang suka dengan sikap Revya yang terkesan terlalu merendahkan orang lain.
"Re..kau sendirian?" tamat mamah Ray berusaha ramah.
"Iya bibi.. aku ingin menginap di sini apa boleh?" ujar Revya terus terang.
"Menginap..baiklah tidak masalah" mamah Ray tak masalah toh dia tidak mungkin mengusir keponakan nya kan.
"Paman dimana bibi dan kau Ray..kenapa tidak kelihatan?" tanah Revya celingukan mencari keberadaan Ray.
"Oh paman sedang di kantor dan Ray sedang di luar negeri" jelas mamah Ray jujur.
"Baiklah..bibi apa boleh aku tidur di kamar karena Ray?" ujar Revya minta ijin tidur di kamar Ray.
Ibu Ray tampak tak suka dengan ucapan Revya..bukan karena dia pelit atau apapun itu tapi sekarang Ray sudah memiliki istri dan tidak baik bagi orang lain memasuki kamar nya tanpa ijin.
__ADS_1
"Maaf sayang kamar Ray tidak boleh ada yang menempati sekalipun itu bibi sendiri karena Ray sudah memiliki istri yang berhak menempati kamar mereka..pilih lah kamar lain saja ya tapi tidak dengan kamar Ray..baiklah bibi mau istirahat dulu"