
"Astaga anak kecil nggak boleh kaya gitu hm..Daddy nggak ada apa-apa sama Tante itu sayang..dia nggak bakalan suka sama Daddy karena dia itu les__" perkataan Ray di potong Genie.
"Ray..jaga ucapan mu" sela Genie karena Ray hampir keceplosan.
"Oopsss.. sorry" sesal Ray menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Tante itu kenapa dad..les apa dad?" Tanya Aneta semakin penasaran dengan ucapan Ray.
Ray hanya bisa tersenyum kikiuk sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal..astaga mulut nya benar-benar minta di jahit bisa-bisanya dia hampir keceplosan bilang lesbian pada anak kecil seusia Aneta..gila kau Ray.
"Bukan apa-apa sayang..sudah sekarang Daddy berangkat dulu ya cantiknya Daddy..Daddy janji tidak akan genit ataupun nakal lagi di luar sana tapi kalau genit sama mommy bolehkan..biar Aneta cepet punya adik Aneta mau kan?" ucap Ray sambil melirik nakal ke arah Genie yang tengah menatap nya horor.
"Adik..mau dad..Aneta mau punya adik..mom Neta mau punya adik..kapan Neta punya adik mom,dad?" tanya Aneta antusias.
Genie hanya bisa memijit pelipisnya yang tiba-tiba pusing..sialan si duda cabul itu..benar-benar minta di potong burung nya lihat saja nanti akan dia habisi duda cabul ini.
__ADS_1
"Sayang Neta mau sekolah nggak..nanti mommy carikan sekolah yang bagus buat Neta hm?" ujar Genie mengalihkan perhatian Aneta.
"Sekolah..mau mom" jawab Aneta antusias.
"Baiklah nanti sepulang Daddy dari kantor kita cek ke sekolah yang kamu mau ya..lalu setelah itu kita belanja kebutuhan barbeque buat nanti dia panti oke" ujar Genie.
"Oke mom"
"Ray cepat berangkat sebelum teflon ku melayang di kepala mu" ancam Genie dengan wajah garangnya.
"Ok girls Daddy berangkat dulu ya.. cantiknya Daddy jangan nakal ya..nanti kita belanja buat barbeque di panti..bye cantik" pamit Ray melangkah menuju mobil setelah mencium pipi Aneta.
Setelah kepergian Ray Genie dan Aneta duduk di sofa ruang tamu..Genie sudah mengabari keluarga nya bahwa dia memiliki anak angkat dan keluarganya meminta dia untuk membawa Aneta ke rumah karena mereka ingin mengenal Aneta.
Genie berjanji akan membawa Aneta nanti setelah waktunya tepat karena untuk saat ini Aneta belum bisa berkenalan dengan keluarganya karena Aneta belum bisa percaya dengan orang luar..sedikit demi sedikit Genie akan membuat Aneta terbiasa dengan cara jalan-jalan di luar sana bertemu banyak orang dan itu akan membuat Aneta semakin bisa menerima kehadiran orang luar nantinya.
__ADS_1
Keluarga Genie mengerti dan akan menunggu hari itu tapi mereka berharap secepatnya karena bagaimanapun juga Aneta adalah cucu keluarga Wilson meskipun cucu angkat tapi itu tidak jadi masalah bagi mereka.
"Sayang bagaimana kalau sekolah yang ini..apa kau suka?" tanya Genie menunjukkan salah satu sekolah pada Aneta.
"Bagus mom..apa anak-anaknya baik mom..Aneta takut mereka tidak suka sama Aneta" tanya Aneta sendu.
"Hey siapa yang berani tidak suka dengan anak mommy..akan mommy pukul pakai teflon mommy nanti" ujar Genie menenangkan Aneta.
"Hahaha mommy galak ya..tapi Aneta tetep sayang sama mommy..sekolah mana aja Aneta mau mom" ujar Aneta memutuskan.
"Baiklah kalau begitu sekolah yang ini saja ya sayang..nanti kalau berangkat nya mommy antar dan kalau pulang juga mommy jemput oke?" ucap Genie final
"Oke mom..I love you Mommy" ucap Aneta
"Oh my girl love you more honey" balas Genie
__ADS_1
Genie dan Aneta berpelukan setelahnya Genie menyuruh Aneta untuk ke kamarnya dan mandi karena jam makan siang nanti pasti Ray sudah pulang dan mereka akan pergi berbelanja.