
"Kalian berdua jangan gegabah..jika kalian mau kami akan membantu membalas kan semua kesakitan Aneta..jangan dulu mengambil keputusan yang akan membuat kalian menyesal" ujar Rey mengingatkan agar tak terburu-buru mengambil keputusan.
"Benar apa kata Daddy mu Genie..kalian harus menyiksa nya secara perlahan agar dia merasakan sakit yang amat sangat..buat karir kedua nya hancur perlahan dan tunjukkan dirimu sebenarnya pada mereka..karena uncle yakin mereka bahkan tidak tau siapa sebenar nya dirimu" Erick menambahi dan menasehati agar bermain cantik.
"Tepat sekali kata kedua tetua itu..kau harus bermain cantik sayang buat mereka lebih sakit dan meminta kematian nya sendiri" tambah Deril membenarkan ucapan Rey dan Erick.
Setelah terdiam cukup lama akhirnya kedua nya setuju untuk mengikuti skenario yang ketiga tetua itu buat.. Genie dan Ray beserta ketiga pria itu mulai membahas rencana untuk membalas kesakitan Aneta..ya rencana yang akan menjatuhkan kedua iblis itu dengan amat sangat dalam.
"Baiklah aku percaya pada kalian.. aku hanya akan bermain jika memang di butuhkan sisa nya jangan salahkan aku jika tak tahan untuk tak menghajar mereka" ujar Genie mengikuti instruksi dari ayah nya dalam rencana ini.
"Tidak apa-apa princess..Daddy tau bagaimana perasaan mu" ucap Rey mengelus surai coklat milik Genie dan mengecup pelipis Genie.
Genie mengangguk mengerti karena dia pernah kehilangan Kaka yang bahkan belum pernah dia lihat sama sekali..tentu saja dia bahkan belum tercetak saat itu karena sewaktu hamil pertama Laura mengalami keguguran karena ulah Anderson dan istri nya yaitu orangtua angkat Laura.
Kisah itu tentu saja anak-anak Rey dan Laura tau..perjuangan orangtuanya agar tetap bertahan hingga memiliki mereka adalah suatu contoh yang selalu di terapkan oleh keempat anak mereka dalam kehidupan sehari-hari.
"Baiklah seperti nya untuk hari ini sudah cukup kita kan membahas nya langkah selanjut nya untuk memancing ikan besar itu lain kali" ujar Erick menyudahi pembahasan rencana pembalasan.
"Oke sebaik nya kita pulang..syanag kau pulang kemana hm?" Tanya Rey pada putri nya.
Sedangkan Ray sendiri hanya bisa pasrah pasti Genie akan ikut ayah nya yang jelas adalah keluarga sedangkan dia hanya kekasih.
"Aku ikut Ray dad..tidak apa-apa kan?" ujar Genie menatap wajah tampan ayah nya.
"Tidak apa-apa sayang..jaga diri jangan lupa pesan Daddy dan mommy" ujar Rey tersenyum manis dan berpesan pada sang anak.
"Iya dad..Genie masih waras tenang aja" janji Genie agar Rey tak khawatir.
__ADS_1
"Haha baiklah..Ray jaga anak ku baik-baik jangan sekali-kali nya kau mencuri kesempatan untuk melakukan hal lain.. mengerti?" tegas Rey pada calon mantu nya.
"Tenang saja uncle..Ray janji akan menjaga Genie sepenuh hati" ujar Ray berjanji pada calon mertua nya.
"Baiklah.. aku pegang kata-kata mu dan satu lagi jangan panggil uncle karena aku bukan suami Tante mu panggil Daddy saja seperti putri ku memanggilku" saran Rey meminta agar Ray jangan memanggilnya uncle.
"Baik..baiklah dad..dy" Ray terbata menyebutkan kata Daddy.
#
#
"Sayang apa arti nya aku sudah mendapatkan lampu hijau dari orangtua mu!" tanya Ray yang saat ini tengah duduk di sofa ruang tamu di rumah nya bersama Genie.
"Hm.. seperti nya begitu" jawab Genie sekenanya.
"Sama-sama Ray..apa kau tak mengantuk?" tanya Genie yang melihat jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.
"Belum..apa kau sudah mengantuk sayang?" Ray berbalik bertanya.
"Hm..aku tidur dulu..good night cups" ucap Genie berdiri dan mengecup sekilas pipi Ray kemudian berjalan ke kamar sedikit tergesa.
*Sialan malu nya aku..
Adakah lubang hitam di sini dia ingin masuk saja kedalam lubang itu.
Bolehkah Genie berteriak kalau dia sangat malu*.
__ADS_1
Sementara Ray dia baru sadar kalau diri nya mendapatkan kecupan selamat malam dari kekasih nya..astaga dia sedang loading mencerna semua kejadian yang baru saja dia alami.
"Astaga dia mengucapkan selamat malam dan bonus kecupan oh may baby.. Genie tunggu aku sayang" Ray seketika tersadar dan mengejar Genie yang hampir mencapai pintu kamar nya di lantai dua.
Sementara Genie dia langsung masuk kamar hampir mengunci pintu tapi sial nya Ray sudah lebih dulu menahan nya..astaga mati lah aku.
"Ra.. Ray ada apa hehe" tanya Genie sedikit gugup.
Ray tak menjawab dia langsung masuk dan mengunci pintu nya kemudian berbalik dan tatapan keduanya bertemu..Ray seakan terhipnotis oleh tatapan Genie..dia langsung menyergap bibir Genie yang sudah sangat lama dia ingin cecap.
Genie tak bisa menebak perbuatan Ray karena dia sendiri terkejut secara tiba-tiba Ray menyatukan bibir mereka..astaga apa dia sudah gila.
Ray menggerakkan bibir nya perlahan dan ciuman pun semakin dalam..Genie terbuai oleh pagutan yang Ray buat..astaga kenapa begitu memabukkan sekali..ah dia bisa gila jika seperti ini terus.
Ray menyudahi sesi kissing nya..dia tidak mau berbuat jauh sebelum mereka halal sebagai sepasang suami istri..dia akan sabar menunggu hingga kasus ini selesai dan dendam anak mereka terbalaskan.
"Sudah untuk hari ini..maaf terlalu memaksakan..i love you Genie" ujar Ray menyudahi pagutan nya enak mengucapkan kata cinta pada Genie kemudian keluar dari kamar Genie.
Genie..jangan di tanya..wajah nya memerah bak jambu biji matang..astaga dia barusan mendapatkan night kiss bukan morning kiss..oh tuhan bolehkah Genie meleleh.
"Arghhh oh my god apa yang aku pikirkan..oh astaga otakku" Genie menepuk-nepuk pipi nya yang terasa panas.
Dia berjalan ke kamar mandi untuk membasuh wajah nya yang memanas..bisa gosong wajah nya jika seperti ini terus..oh astaga.
"Haishhh bisa kebakaran aku kalau seperti ini terus..seperti nya aku sudah mulai menyukai nya..sayang maafkan mommy ya waktu kau masih ada mommy sering mengabaikan Daddy..sekarang mommy sudah mulai menyukai Daddy..bantu mommy untuk mencintai Daddy ya nak" ujar Genie membatin memikirkan masa pertama saat menjadi orang tua angkat Aneta dia bahkan sering ketus terhadap Ray tapi kini semua berubah.
Di kamar lain yang tak lain adalah kamar Ray sendiri dia tengah duduk sambil memikirkan ciuman tadi..astaga dia bisa nekat begitu.. bagaimana kalau sampai calon mertua nya tau habis lah dia.
__ADS_1
Dia pernah mendengar sebuah tumor bahkan salah satu menantu keluarga Wilson yaitu El suami Gia pernah ketahuan tengah berciuman dengan Gia dan itu kepergok oleh Rey sendiri..astaga bahkan dia mendengar hubungan El dan Gia sempat terhalang restu dari orangtuanya apa karena kepergok tengah berciuman..oh tidak dia tidak mau sampai restu nya di cabut.