
"Hmm.. baiklah..mau ikut atau di kamar saja?" tawar Ray.
"Ikut Daddy" jawab Genie merengek bak anak kecil.
Ray terkekeh melihat tingkah Genie yang semakin menggemaskan di mata nya.
Ray pun menggandeng Genie menuju dapur..sampai nya di dapur Genie di dudukan di depan meja minibar depan dapur itu.
"Diam di sini dan jangan kemana-mana mengerti hm?" ujar ray memperingati Genie.
"Hm baiklah Daddy" jawab Genie dengan logat anak kecil.
Ray pun memasuki dapur dengan keadaan masih agak mengantuk..dia mencuci wajah nya dulu agar tak mengantuk lagi..
Selesai dengan wajah nya kini Ray mencuci tangan nya hingga bersih dan mulai mengambil bahan-bahan yang di butuhkan untuk membuat nasi goreng.
"Hoamm aku sangat mengantuk tapi mana bisa aku mengabaikan kesayangan ku..tidak apa-apa Ray semangat" ujar raya membatin.
#
#
Skip.......
Keesokan harinya Ray berangkat ke kantor tanpa Genie..di dalam ruangan nya tampak wajah nya tengah menahan geram..masih ada saja yang berani berulah ternyata.
"Katakan siapa yang berani melakukan hal licik seperti ini?" ujar Ray dingin pada pihak devisi yang terkait.
"Maaf tuan.. kami sudah memeriksa nya sebelum kami antarkan pada anda..seperti nya ada pengkhianat di perusahaan ini..maaf jika saya lancang" ujar salah satu kepala devisi yang sudah bekerja 5 tahun lama nya bersama Ray.
"Baiklah..jika begitu menurut mu maka kau bertugas untuk menangkap nya..jika kau berhasil membawa nya serta bukti-bukti yang akurat maka aku akan menaikkan jabatan mu" ujar Ray tegas penuh penekanan.
"Baik tuan..saya butuh ijin anda untuk memeriksa setiap devisi" ujar kepala divisi.
"Ijin di berikan..ingat kau sudah lama berkerja di sini kaos jangan membuat kepercayaan ku hilang kau tau aku paling tidak suka dan benci akan pengkhianatan" Ray mengingatkan pada kepala divisi.
__ADS_1
"Baik tuan"
Setelah kepergian kepala divisi itu kini Ray mulai memikirkan siasat yang pas untuk menangkap tikus yang tengah bersembunyi.
Seperti nya dia butuh bantuan mertua nya..hanya Deril dan Rey yang bisa memecahkan masalah nya.
Seperti nya penghianat itu salah satu dari para peserta interview yang dia terima waktu itu..ya dia sangat yakin akan hal itu.
"Baiklah aku akan ikuti permainan mu..sampai sejauh mana kau mampu mengusik ku" ujar Ray bergumam dengan seringai nya yang khas.
Ray menghubungi mertuanya..dia mengatakan semua yang terjadi tanpa di tutup-tutupi..dia hanya membutuhkan saran sang mertua yang sudah ahli dalam mencari si penghianat.
Setelah selesai Ray kembali memeriksa dan mengamankan data yang masih tersisa..dia akan mengalihkan data milik nya pada server milik mertua nya agar aman untuk sementara sampai dia berhasil menemukan si penghianat.
"Huhh kenapa masih saja ada yang tak menyukaiku..sabar Ray pikirkan Genie..ya genie tak boleh lagi ke kantor karena kantor ini sudah berbahaya..aku tak tau musuh ku sekarang seperti apa..yang aku perdulikan hanya keselamatan Genie dan calon anak ku" ujar Ray memantapkan diri nya melarang Genie memasuki kantor lagi karena sekarang kondisi nya belum cukup aman.
Sementara di lain tempat seorang wanita tengah tertawa di atas kemarahan seorang Rayano Cartwright..dia berhasil mensabotase data-data keuangan perusahaan serta menggagalkan kerjasama dengan beberapa perusahaan besar.
Dia tertawa di atas penderitaan Ray seperti yang Ray lakukan ketika dia menderita dan Ray hanya tertawa tanpa mengulurkan tangan nya untuk membantu diri nya.
Sekarang lah saat yang tepat untuk nya membalas dan menuntut hak nya..memang lah perusahaan itu bukan milik keluarga Cartwright tapi dia berambisi untuk merebut semua milik Ray.
"Tunggu sampai kau benar-benar di landa bimbang Ray maka aku akan muncul sebagai penolong mu..hahaha" ujar nya bergumam.
#
#
"Bagaimana Deril apa kau sudah bisa menemukan keberadaan pengkhianat itu?" tanya Rey pada Deril.
"Belum ka..sabar sebentar aku tengah mencari sedikit celah untuk mendapatkan informasi semua rekaman kamera pengawas baik yang terlihat maupun tidak..jika tebakan ku tepat maka penghianat itu tidak akan melakukan hal bodoh di depan mata kamera melainkan di belakang nya..aku harap menantu mu memasang setidak nya kamera tersembunyi di tempat-tempat penting seperti penyimpanan berkas dan yang lain nya yang menurut nya penting" ujar Deril menganalisa cara si penghianat melancarkan aksi nya mensabotase data-data yang penting.
"Hmm masuk akal juga..baiklah semoga saja menantuku yang ini cerdas seperti El" ujar Rey yang sepemikiran dengan Deril.
Rey dan Deril masih terus menyelidiki masalah itu..mereka tak mau lepas tangan begitu saja mengenai masalah Ray.
__ADS_1
Ray sudah jadi keluarga nya juga maka dari itu masalah Ray juga masalah nya.
Setelah cukup lama berkutat meretas sistem keamanan di perusahaan Ray kini mereka biasa bernafas lega..setidak nya mereka bisa memantau dari laptop nya tanpa harus ke kantor Ray.
.
.
Lain Rey dan Deril lain juga Billy..dia tengah mengamuk karena baru saja dia mengetahui bahwa ternyata Hailey mantan istri nya sudah menikah lagi bahkan hidup nya sangat berbanding terbalik saat bersama nya.
Dia tentu saja tidak menerima nya..dia akan membuat Hailey menderita bagaimana pun cara nya..dia akan membuat mereka menyesal telah saling memiliki.
Dia hanya ingin Hailey kembali pada nya karena jujur saja dia kecanduan dengan tubuh Hailey..kesucian yang Hailey jaga telah dia renggut dengan bringas nya layak nya seorang jalaang.
"Aku akan merebut kembali apa yang harus nya menjadi milik ku.. Hailey kau tak ku ijinkan bahagia bersama dengan yang lain karena kau hanya akan menderita di sisiku menjadi peliharaan ku yang penurut..hahaha aku akan merebut mu kembali" ujar Billy mantap dengan niat nya.
Billy tak bisa begitu saja menerima kekalahan meski dia tidak mencintai Hailey tapai Hailey cukup membuat haserat nya selalu terpuaskan.
.
.
"Sayang bangun sudah sore..ayo mandi dulu" ujar Malvin membangunkan Hailey yang masih asik di balik selimut.
Hailey hanya menggeliat tak berniat bangun..dia cukup kelelahan melayani hasrat Malvin yang sudah seperti seorang pro.
"Ngantuk sayang" ujar Hailey bergumam tak jelas.
"Hahaha sayang bangun lah sudah sore..ayo kalau tidak mau bangun maka jangan salahkan aku kalau aku meminta nya lagi" ujar Malvin berbisik di telinga Hailey.
Hailey langsung membuka mata nya dan terduduk dengan selimut di tubuh nya.
Dia menatap Malvin dengan tajam..cih suami laknat.
"Menyebalkan"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf GAES author hanya bisa up 2 bab soal nya nggak enak badan..maaf dan terimakasih 😊.