
3 bulan setelah kematian Devani dan Sammy kehidupan Genie dan Ray kembali seperti semula..saat ini baik Genie maupun Ray tengah sibuk mempersiapkan pernikahan mereka.
Ya tepat 3 hari yang lalu mereka telah memutuskan untuk menjalin hubungan lebih serius yaitu ke jenjang pernikahan..mereka mantap untuk melakukan pernikahan karena keduanya sudah sama-sama dewasa.
Baik Ray maupun Genie saat ini tengah melakukan fitting baju pengantin di dua tempat berbeda..dua tempat itu tentu saja butik langganan keluarga masing-masing.. Ray di butik langganan keluarga Wilson sementara Genie dia berada di butik langganan keluarga Cartwright.
"Sayang bagaimana apa kau suka gaun ini?" tanya ibu Ray yang menemani Genie melakukan fitting.
"Suka mom..tapi sebaiknya jangan terlalu terbuka di bagian tertentu mommy tentu tau kan anak mommy seperti apa?" ujar Genie mengingatkan tabiat Ray si posesif.
"Hahaha iya sayang mommy tentu tau..biarkan saja dia kejang-kejang di hari pernikahan kalian nanti" ujar mama Ray ingin menjahili Ray.
"Astaga Genie tidak ikut-ikutan loh" Genie angkat tangan jika mertuanya ingin membuat Ray kepanasan di altar nanti.
"Sudah tidak apa-apa biar jadi kejutan..sesekali dia harus di beri pelajaran"
"Yayaya terserah mommy lah"
Selesai melakukan fitting kini Genie dan kedua orangtua Ray menuju toko perhiasan langganan keluarga Cartwright..begitu pun sebaliknya Ray juga sama dia menuju toko perhiasan langganan keluarga Wilson.
Hari ini mereka akan melakukan pertukaran anak..hari ini Ray jadi anak Laura dan Rey sementara Genie dia menjadi anak ibu Ray dan ayah Ray.. benar-benar tidak apa-apa asal mereka bahagia.
"Ray bagaimana tuxedo yang ini..kau suka nak?" tanya Laura memastikan.
"Baby jangan perhatian pada nya aku cemburu baby" ujar Rey yang cemburu pada Ray calon mantu nya.
"Ya Tuhan by..kamu tuh udah tua nggak usah cemburu segala..yang akan nikah itu anak kita bukan Laura" Laura kesal bukan main karena sedari tadi Rey benar-benar menguras stok sabar nya.
"Baby aku juga mau seperti mereka lagi..ayo kita pilih gaun yang pas lagi untuk menikah ke dua kali nya" ujar Rey memberi saran dan langsung mendapat pukulan keras di bahu nya.
"Kamu tuh nggak usah aneh-aneh by..diam dan bantu Laura milih tuxedo yang pas buat mantu kita"
__ADS_1
"Iya baby"
Setelah drama pendek yang Rey lakukan akhirnya mereka menemukan tuxedo yang pas untuk Ray calon mantu nya..Rey mengambil alih tugas sang istri karena dia tidak mau sang Istri dekat-dekat bahkan perhatian pada laki-laki lain meski laki-laki itu adalah calon mantu nya sendiri.
Sejak dulu Rey tidak pernah berubah..masih saja romantis dan posesif bin bucin akut bahkan sudah kronis..pasangan fenomenal yang patut di acungi piala dunia karena tidak ada perubahan yang terjadi antara kedua nya tetap romantis di setiap kondisi.
Skip....
"Ray kau istirahat saja di kamar Genie ingat jangan coba-coba kau pergi untuk menemui nya meski diam-diam" ujar Rey menyarankan dan juga tersirat ancaman.
"Iya dad..Ray tidak akan kemana-mana..Ray janji" ujar Ray lesu karena modus nya sudah terbaca.
"Baiklah..ingat jika aku mendapati laporan bahwa kau mengendap-endap pergi menemui Genie maka pernikahan kalian akan jadi taruhan nya mengerti anak manis" ujar Ray mengancam namun memuji.
"Iya dad"
"Baiklah sana ke kamar.. istirahat karena besok kau akan menjemput calon istri mu"
Ray bosan di kamar menunggu pagi.. akhirnya dia memutuskan untuk menelfon Genie dan bertanya kabar karena tidak boleh melakukan video call dan itu sangat menyiksanya.
"Sayang kangen" ujar Ray terdengar seperti rengekan di telinga Genie.
"Hishhh jangan seperti itu menggelikan sayang" ujar Genie terkekeh mendengar rengekan dari Ray.
"Ck kau menyebalkan sayang..aku benar-benar merindukan mu..kau baik-baik saja kan?" tanya Ray berkata apa ada nya.
"Aku baik sayang..kau sendiri bagaimana?" Genie balik bertanya karena yang terdengar tidak baik-baik saja adalah Ray lebih tepatnya tidak baik-baik saja dalam kerinduan.
"Ck kau tau sendiri sayang..aku benar-benar seperti di kurung tidak boleh video call bahkan tidak boleh mengunjungi mu..arghh aku benar-benar bisa gila sayang" Ray mengatakan apapun yang dia ingin katakan.
"Hahaha..astaga kau ini..sabar sayang besok kita sudah ketemu..ingat jangan macam-macam atau Daddy akan membatalkan nya" ujar Genie yang sama saja dengan Rey ayah nya.
__ADS_1
"Sayang kau menyebalkan seperti Daddy mu..dia tadi juga mengancam ku begitu..sayang aku benar-benar merindukan mu" ujar Ray masih merengek.
"Hahaha astaga sayang..sudah ishhh besok jemput lah aku di altar karena aku mempunyai kejutan untuk mu" Genie memberitahu bahwa dia mempunyai kejutan untuk Ray besok di altar.
"Apa sayang..jangan membuat ku mati penasaran karena ku benar-benar hampir mati merindukanmu" Ray tidak sabaran.
"Hey namanya kejutan ya tidka boleh di beritahu..lihay besok saja sayang..baiklah aku mau tidur karena aku tidak mau kantung mata ku terlihat besok di acara pernikahan kita..kau juga sebaiknya istirahat lah agar lebih fresh" ujar Genie mengakhiri sambungan telepon nya.
"Baiklah..good night sayang..Miss you so much"
"Miss you too sayang"
Sambungan telepon terputus..baik Ray dan Genie kini mereka sama-sama berbaring di ranjang..Ray di ranjang kamar Genie dan memeluk bantal Genie yang membuat Ray sedikit tenang.
Sementara Genie..dia juga melakukan hal yang sama..dia memeluk bantal Ray dan menciumi nya agar sedikit terobati rasa rindu nya..mereka benar-benar merindukan satu sama lain karena sudah tiga hari ini mereka di pingit dan tak boleh bertemu sebelum hari pernikahan.
Tentu saja yang paling tersiksa adalah Ray karena biasa nya dia yang selalu mendatangi Genie entah apa alasan nya dan itu membuat Rey jengkel karena jatah nya di serobot terus oleh calon mantu nya.
#
#
Wedding Day......
Hari ini..hari dimana Ray dan Genie akan melakukan pengucapan janji suci pernikahan mereka di depan semua tamu dan kedua orangtua nya.
Dekorasi gedung yang begitu glamor semakin menambah nilai plus bagi kedua belah pihak.
Seperti pernikahan anak-anak keluarga Wilson maka yang bertugas mengantar Genie adalah kedua Kaka laki-laki nya yaitu Gio dan Gian tentu itu menjadi pertentangan bagi Rey yang juga ingin mengantar anak bungsu nya menuju jenjang selanjutnya.
__ADS_1
Akhirnya mereka memutuskan untuk mengantar Genie bersama-sama Rey juga..memang Rey tidak bisa di kalahkan karena yang bisa mengalahkan hanya lah ibu nya yaitu Laura.