
Penyesalan dapat kita jadikan sebagai luapan emosi dan isi hati ketika di dalam hidup mengalami suatu penyesalan karena kejadian di masa lalu.
Kata-kata tersebut juga dapat kamu jadikan pengingat bahwa penyesalan bukan akhir dari segalanya dan hal tersebut dapat dijadikan pelajaran berharga agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Cukup sekali kita melakukan kesalahan yang tak termaafkan..tidak untuk lain kali..cukup sekali pengorbanan kecil yang pernah di lakukan orang-orang tersayang kita.
Hari itu.. tepat hari dimana ulang tahun seorang gadis mungil yang ceria dan penuh semangat menjadi hari berduka bagi sepasang orangtua asuh yang selama ini menjaga gadis kecil itu.
Tangis nyaring terdengar begitu menyayat hati..tetesan air mata yang jatuh bagaikan hujan yang berlomba-lomba turun ke bumi..suara Isakan bagaikan sembiku yang menggetarkan hati pendengar nya.
Dalam rengkuhan Genie seorang gadis cantik yang tak lain adalah Aneta..dia tengah berusaha mengatur nafas nya yang mulai tersendat..dada nya sakit sekujur tubuh nya bagaikan remuk tak bertulang..memar,lebam,luka di seluruh tubuh nya bahkan di are inti nya masih tersisa cairran putih yang tak lain adalah sepe rema sang bajingan yang telah menodai gadis kesayangan Genie dan Ray.
Luka yang terlihat di tubuh polos nya benar-benar bagaikan sayatan perih di hati kedua orangtua angkat nya yaitu Ray dan Genie..bahkan gadis itu masih bisa tersenyum menatap Genie yang tengah menangis..mereka terlambat menyelamatkan nasib gadis malaikat kecil nya..mereka terlambat menyelamatkan masa depan gadis kecil nya..mereka telah lalai..mereka tak pantas di sebut orangtua..senyuman terkahir yang Aneta berikan bagaikan sebuah pisau tajam yang menghempas dalam jantung nya.
Tubuh pollos Aneta tak tertutup sehelai benang pun..tubuh itu penuh luka,penuh lebam,penuh memar,bahkan area terlarang gadis itupun tak luput menjadi sasaran keji iblis berkedok manusia.
Tak jauh dari Genie terlihat Ray yang tak kuasa menahan amarah dan duka di dadanya tengah mencabik-cabik tubuh iblis berkedok manusia itu dengan sadis nya..dia marah..dia geram..putri nya..malaikat kecil nya harus mengalami hal sekeji itu..ayah mana yang tak sakit melihat tubuh pollos anak nya tergeletak lemah setelah di garap iblis berwujud manusia yang tengah dia cabik-cabik.
"Arghhhhhh..mati kau..mati kau iblis sialan..arghhhhhh aku akan membunuhmu berkali-kali hingga kau merasakan kesakitan yang anakku rasakan..bedebah sialan..manusia laknat..arghhhhhh" teriak Ray sambil menghantamkan batu besar di kepala iblis berwujud manusia itu hingga kepala nya mengucur darah segar bahkan nyawa nya sudah hilang lenyap sejak Ray menenggelamkan nya pada aspal panas yang memang iblis itu siapkan untuk menyiksa tubuh mungil putri nya.
Ray terjatuh di tanah..tubuhnya merosot..bayangan nya berputar sebelum kejadian naas ini terjadi..dia benar-benar telah lalai menjadi ayah yang baik bagi putri cantik nya Aneta.
"Huhuhu maafkan Daddy sayang..hiks maafkan Daddy huhuhuhu.." tangis Ray pecah mengingat kembali tubuh polos Aneta yang sengaja di jatuhkan si iblis itu dari lantai 3 gudang penyekapan dimana mereka berada saat ini.
Rasa bersalah benar-benar menghimpit dada Ray kala melihat sendiri sang putri jatuh dari lantai 3 bahkan dengan kejinya iblis sialan itu terbahak-bahak setelah melihat kedatangan nya dan Genie.
__ADS_1
#Flashback Sebelum Kejadian....
"Uncle kita mau kemana?" tanya Aneta menyadari bahwa jalan ke rumah skaitnya bukan ke sini.
"Diam atau mommy dan Daddy mu akan aku habisi" gertak Frances menatap tajam pada Aneta.
Aneta ketakutan tapi dia berusaha tenang..dia tak mau ibu dan ayah nya sampai kenapa-kenapa..Aneta berusaha tenang tapi Isakan kecil nya lolos begitu saja dari mulut nya.
"Apa kau tak mendengarkan aku hah?" bentak Frances pada Aneta karena merasa terganggu.
Aneta yak berani mengeluarkan suara nya dia hanya diam tak menjawab namun tangan dan badan nya gemetar..hingga tak berapa lama kemudian sampailah mereka di sebuah gudang berlantai tiga tempat penyimpanan aspal ilegal.
Frances menarik paksa Aneta masuk kedalam sebuah ruangan yang sudah dia desain khusus untuk melakukan penyiksaan..bahkan ada sebuah drum berisi aspal yang sudah dia panaskan yang siap untuk dia lumurkan pada tubuh kecil Aneta.
Frances menelisik setiap lekuk tubuh Aneta..dia semakin menginginkan gadis itu..rasa nya dia sudah sangat haus akan barang yang masih orisinil.
Frances mendekati Aneta..Aneta diam karena dia mengira Frances tidak akan melakukan hal jahat pada nya..Aneta masih menatap Frances dengan mata dan wajah polos nya.
"Ternyata kau cantik juga ya gadis kecil..hmm seperti nya aku akan sangat puas jika bermain dengan mu..hahahaha hey kau,apa kau mau Daddy dan mommy mu selamat?" tanya Frances sambil berusaha menahan diri sebentar.
"Mau uncle..jangan sakiti mommy dan Daddy..Neta mohon" ujar Aneta yang masih polos itu mengiyakan pertanyaan Frances.
"Baiklah..jika kau mau mereka selamat maka kau harus mau menuruti semua keinginan ku..jangan membantah" ujar Frances dengan senyum mesumm nya.
__ADS_1
"Baiklah uncle Aneta mau" jawab Aneta tanpa ragu demi kedua orangtua nya.
"Sekarang lepaskan semua pakaian mu..jangan ada yang tersisa" perintah Frances pada Aneta.
"Tapi kata mommy dan Daddy Aneta tidak boleh uncle" ujar Aneta mengingat ucapan Genie dan Ray beberapa waktu yang lalu.
"Kau membantah..baiklah aku akan membunuh mereka sekarang juga" ucap Frances menakuti Aneta.
"Jangan uncle hiks..baiklah Aneta mau..tapi jangan sakiti mereka hiks" ujar Aneta yang mengiyakan perintah Frances.
"Bagus.. cepat"
Hari mulai gelap karena mendung..entah pertanda apa yang akan alam tunjukkan..Aneta saat ini sudah tak mengenakan apapun..mata Frances benar-benar termanjakan oleh pemandangan di depan nya..indah sekali..sungguh jika gadis kecil itu sudah dewasa dia akan menjadi kan nya sebagai boneka pemuwas nya.
Tapi Frances tak perduli sudah besar atau masih kecil dia tetap akan menggarap nya karena melihat betapa indah nya tubuh Aneta dia sudah benar-benar ingin menikmati madu manis milik gadis kecil ini.
Frances juga melepas semua nya dia sama-sama pollos..dia mendekati Aneta dan menarik nya menuju sebuah matras yang telah dia siapkan sebelum nya..dia melempar tubuh Aneta hingga terjungkal dan mendarat di atas matras dengan posisi terlentang.
"Aku akan sangat bahagia karena mendapatkan lubang rapat setelah sekian lama..kau akan me muwas kan ku gadis manis..nikmatilah" ujar Frances mulai melancarkan aksi nya dan membuat Aneta memekik kesakitan juga menangis sejadi-jadi nya tanpa pemanasan lebih dulu.
Frances tak perduli dengan teriakan memilukan dari Aneta..dia terus me lakukan nya hingga Aneta mengeluarkan banyak darah dari are terlarang nya.
Seakan sudah di rasuki iblis Frances tak perduli dengan keadaan Aneta dia terus melakukan aksi nya hingga dia puwas dan menumpahkan semua nya.
Aneta tak sadarkan diri..dia benar-benar tersiksa akan perlakuan keji manusia iblis itu..sementara Frances dia tersenyum senang karena baru kali ini mendapatkan madu manis dari gadis kecil yang sepatutnya adalah menjadi anak nya tanpa perduli Aneta yang sudah tak sadarkan diri.
__ADS_1