PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB 100. KEDATANGAN ARIF


__ADS_3

"Ya Allah mudah-mudahan kondisi kesehatan Anisa terus membaik saja ya Alloh, tidak seperti yang dikatakan oleh ibu Narsih." gumam Ibu Nurhaida sambil menyusun barang dagangannya agar terlihat rapi. Ibu Nurhaida tidak pernah mempermasalahkan sekalipun tetangga membicarakan tentang Olivia yang hamil diluar nikah.


Saat ini Ibu Nurhaida justru fokus kepada Anisa. Agar kondisi kesehatan Anisa tetap baik baik saja. Apalagi setelah mendengar ocehan ocehan para tetangga yang membicarakan tentang kondisi kesehatan Anisa. Membuat Ibu Nurhaida khawatir. Karena seperti yang dikatakan oleh Bu Narsih, takkan Ada seorang lelaki yang bersedia menikah dengan wanita penyakitan.


"Ya Allah, semuanya ku serahkan ke dalam tanganmu. Mudah-mudahan putriku Anisa juga mendapatkan jodoh yang pantas untuknya dan dapat menuntunnya ke jalanMu ya Allah." gumam ibu Nurhaida di dalam hati.


" Oh ya Mas Arif, Mas Arif sudah lama bekerja di tempat Daniel?" tanya Anisa penuh selidik. "Sudah cukup lama. Semenjak aku menyelesaikan pendidikan ku. Aku langsung bekerja di sana. "Memangnya ada apa?" Arif kembali bertanya kepada Anisa.


"Tidak apa-apa, hanya pengen tahu saja sahut Arif dengan singkat. Kamu ada waktu tidak?


"Memangnya kenapa mas.


"Teman aku merayakan ulang tahun pernikahannya dan dia mengundangku. Mau tidak, menemani aku datang menghadiri pesta ulang tahun pernikahan itu? karna kalau aku tidak datang,.tidak enak hati. Tetapi jika datang banyak pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan kepada Ku." ucap Arif kepada Anisa.


"Apalagi di usiaku yang sudah menginjak 35 tahun belum menikah. Banyak di antara mereka Meraka yang selalu mempertanyakan yang itu itu saja. Apalagi kamu tau sendiri, sampai sekarang belum ada wanita yang bersedia menikah denganku. " ucap Arif sambil menundukkan kepalanya.


"Loh, memang pacar mas tidak ingin langsung mas lamar?


"Apa?


"Pacar?


"Mas tidak punya. Masih lagi berkelana mencari.


Anisa langsung tertawa ngakak mendengar apa yang dikatakan Arif kepadanya.


"Ya Allah Mas begitu banyak wanita-wanita yang bekerja di kantor Daniel yang berparas cantik dan rupawan. Tidak mungkin satupun diantara mereka tidak ada yang memikat hati Mas." ucap Anisa kepada Arif.


"Apapun yang kamu katakan? yang pasti saat ini belum ada seorang wanita yang menaklukkan hatiku. Baik itu di kantor atau di luar kantor.

__ADS_1


Anisa terhenyak mendengar jawaban Arif.


"Mas tenang saja mungkin Allah belum memberikan mas jodoh. lebih baik Mas berdoa agar Mas diberikan jodoh yang sepantasnya untuk Mas." ucap Anisa berharap dapat membuat hati Arif merasa tenang.


"Kamu sendiri? apa kamu belum ada rencana untuk menikah?


"Seperti yang mas tahu sebelumnya sedikit banyaknya mungkin anda mengetahui aku siapa. Dan mengapa Olivia terlibat skandal kontrak kerjasama bersama Daniel sebelum pernikahan itu berlangsung.


"Maksud kamu?


"Tidak perlu pura-pura tidak mengetahui skandal Apa yang dilakukan Daniel dan Olivia sebelum pernikahan mereka berlangsung.Itu terjadi karena saya Olivia menandatangani kontrak kerjasama konyol itu. Karena ingin membiayai pengobatan ku saat itu.


Dulu aku mengalami gagal ginjal dan untuk biaya pengobatan transplantasi ginjal yang ada di tubuh Ku, Olivia berniat meminjam uang kepada Daniel. Dengan memberikan kompensasi menemani Daniel Tidur selama 2 minggu di apartemen milik Daniel.


Dan Daniel berjanji akan membiayai dan mencari donor ginjal untuk Ku. Olivia menyetujuinya dan ia pun harus rela merelakan kesuciannya untuk Daniel saat itu, asalkan aku mendapatkan perawatan yang intensif dan dapat melakukan transplantasi ginjal.


Daniel menepati janjinya, setelah Olivia bersedia tidur dengannya di apartemen miliknya. Dan transplantasi ginjal itu pun dilakukan sehingga aku dapat duduk di sini sekarang.


Sehingga aku pun saat itu bersedia menerima donor ginjal itu. Kami sudah menganggap Tuan Daniel seorang Dewa penolong yang sangat luar biasa. Percaya kepada karyawannya biasa meminjamkan uang sebesar 500 juta.


Tetapi setelah kami ketahui yang sebenarnya. Jujur aku kecewa mendengar semuanya itu terjadi. Tetapi keadaan tidak bisa dikembalikan lagi seperti semula hidup harus tetap berjalan.


Aku merasa bersalah telah membuat hidup Olivia menderita.


"Tidak!kamu tidak salah. Justru kamu yang membuat Olivia saat ini bahagia. Percayalah Daniel sangat mencintainya bukan Seperti yang dibicarakan oleh ibu-ibu tetangga yang ada di sini.


Saya tahu persis siapa Daniel. Daniel itu teman lamaku. Walaupun awalnya sikap dan tingkah laku Daniel terhadap wanita sesukanya. Tetapi untuk saat ini Daniel benar-benar sudah berubah dengan kehadiran Olivia di kehidupannya.


Saat ini Olivia Pasti sangat bahagia dapat bersanding dengan Daniel yang begitu sayang dan perhatian terhadapnya. Jika kamu tidak percaya Bisa kamu langsung tanyakan kepada Olivia.

__ADS_1


"Jika aku bertanya kepada Olivia dia tidak akan pernah memberitahuku apa-apa. Sama seperti hari-hari sebelumnya. Dia tidak pernah memberitahu tentang kehamilannya dan memilih untuk pergi meninggalkan kami dengan alasan tugas di luar kota.


Pada hari Olivia menanggung beban yang cukup berat saat itu. Bukan mudah baginya menjalani hari-harinya jauh dari keluarga padahal saat itu dia sedang hamil. Entahlah Bagaimana cara Olivia menjalaninya hidup di Limbangan tanpa memberitahu tentangnya kepada kami. Ia selalu menghubungi kami kalau dirinya baik-baik saja saat itu


Arif menghela nafas berat. Ia pun memberitahu kalau saat itu Daniel berusaha mencari keberadaan Olivia. Dan Arif juga memberitahu kepada Anisa kalau dirinya juga ikut mencari keberadaan Olivia ke Limbangan saat itu.


Tetapi mereka tidak menemukannya hingga Daniel memutuskan untuk tinggal di sana sementara waktu, untuk mencari keberadaan Olivia. Dan Daniel berhasil menemukan Olivia tetapi Daniel tidak berhasil mengajak Olivia kembali ke Jakarta.


Olivia tidak bersedia untuk ikut kembali ke Jakarta saat itu. Daniel tidak dapat memaksakan kehendaknya. Ia tahu jika ia memaksakan kehendaknya, Olivia akan semakin menjauh.


Semenjak saat itu pikiran Tuan Daniel hanya fokus kepada Olivia. Tidak pernah terdengar lagi wanita-wanita cantik masuk ke ruang kerjanya. Biasanya setidaknya sekali seminggu wanita-wanita cantik secara bergantian datang menghampiri Daniel ke kantor.


Tetapi Ketika ia mengetahui kalau Olivia sedang hamil. Ia terus berusaha mencari keberadaan Olivia ." ucap Arif memberitahu sosok Daniel siapa sebenarnya.


Anisa hanya terdiam mendengar penjelasan Arif tentang Daniel kepada Anisa. Membuat Anisa sedikit bernafas lega. Ia dapat membayangkan kebahagiaan Olivia saat ini. Tetapi ia tidak sepenuhnya percaya begitu saja apa yang diucapkan Arif.


****


"Oh ya Mas boleh deh, Anisa ikut menemani masuk ke pesta ulang tahun pernikahan teman Mas. Hitung-hitung dapat menghadiri pesta kalangan atas." ucap Anisa sambil terkekeh.


Tapi maaf Mas apa Mas tidak malu jalan dengan Anisa yang berpenampilan biasa saja seperti ini?" karena yang pasti orang-orang yang menghadiri pesta ulang tahun pernikahan itu pasti berpenampilan cantik mewah dan elegan. Tidak seperti saya." ucap Anisa sambil mengembangkan senyumnya.


"Kamu tenang saja, tanpa di make up saja kamu sudah terlihat cantik. Apalagi ketika kamu sudah di make up, pasti akan lebih cantik dari Meraka." ucap Arif sambil mengembangkan senyumnya menatap Anisa dengan tatapan penuh cinta.


Bersambung...


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓


JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA ADA GIVEAWAY DI AKHIR BULAN


__ADS_2