
Keesokan harinya Olivia terbangun dari tidurnya. Olivia menatap suaminya yang masih tertidur pulas. Ia memberikan kecupan hangat di kening suaminya. "tidur saja kamu masih terlihat tampan, Bagaimana kalau kamu berpakaian ke kantor pasti wanita banyak yang terpesona kepada."
"Ah entahlah Apa kau benar-benar setia kepada aku atau tidak. Aku khawatir kau akan menghianati cintaku. Kau memiliki segudang harta dan memiliki paras wajah yang tampan walau usiamu sudah lebih tua dariku. Tetapi usiamu tidak mengurangi ketampanan Mu. membuat Olivia sangat khawatir, kalau kau akan berpaling dariku dan melihat wanita-wanita yang lebih cantik dari Olivia. Olivia bermonolog sendiri sembari menikmati ketampanan wajah suaminya.
Setelah merasa puas memandang suaminya Olivia bangkit berdiri berniat untuk membersihkan diri. Ketika Olivia ingin bangkit berdiri Daniel menarik tangan Olivia hingga olimpiter jatuh ke pelukannya.
"Kamu mau ke mana Sayang? Apa kamu sudah merasa puas memandang wajah emas yang tampan ini? ucap Daniel yang mampu membuat Olivia terhenyak. "jadi Mas mendengarnya semua?
"Tentu sayang mas mendengarnya semua. Apa kamu tahu, Mas bahagia mendengarkan kamu mengatakan kalau kamu takut kehilangan mas. Karena mas tergoda dengan wanita-wanita lain yang lebih cantik di luaran sana.
"Tetapi itu tidak akan terjadi. jika Mas menginginkan itu, sudah terjadi dari dulu dan Mas tidak akan memilih kamu menjadi pendamping hidup Mas untuk selamanya. Jadi kamu jangan khawatir akan hal itu. ucap Daniel kepada Olivia meyakinkan Olivia kalau dirinya tidak akan menghianati cinta Olivia.
__ADS_1
Daniel berusaha meyakinkan istrinya.
"Terima kasih sudah menjaga hatimu untukku mas, ucap Olivia sambil langsung mengecup bibir manis suaminya. lalu berniat ingin bangkit berdiri tetapi Daniel justru kembali meraih tubuh Olivia kepelukannya. dan memberikan kecupan hangat di bibir Olivia. perlahan demi perlahan kecupan itu semakin mendalam hingga lidah mereka saling bertautan disana.
kedua insan itu larut dalam keadaan. hingga olahraga pagi terjadi di kamar yang selama ini mereka tempati. Setelah Daniel dan Olivia benar-benar mencapai puncaknya. Olivia bangkit berdiri menuju kamar mandi diikuti oleh Daniel dari belakang membuat Olivia semakin kesal kepada suaminya.
"Mas apa-apaan sih? ngapain lagi ngikutin Olivia ke kamar mandi? bukannya Mas sudah menggempur Olivia pagi ini hingga Olivia melupakan Putra Olivia. Olivia menggerutu melihat tingkah suaminya yang seolah tidak pernah ada puasnya. habis jika melihat kamu Adik kecil mas langsung lancang depan ucapnya sambil langsung meremas gunung kembar Olivia. yang mampu membuat Olivia terhenyak melihat tingkah suaminya.
Pagi itu Daniel benar-benar ingin sekali menghabiskan waktunya bersama istrinya. hingga di kamar mandi pun Daniel terus saja ingin menahan istrinya. Kini keduanya kembali berolahraga pagi di dalam kamar mandi. harga satu jam lamanya di kamar mandi akhirnya mereka pun menyelesaikan ritual mandinya. setelah Olivia terus menggerutu kepada suaminya, akhirnya Olivia keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya.
****
__ADS_1
Di kota Tokyo tepatnya di salah satu Hotel ternama yang ada disana terlihat pasangan pengantin baru sedang menikmati liburan bulan madu mereka disana. Vika benar-benar bahagia yang ternyata impiannya saat ini kenyataan. Dapat menginjakkan kaki ke kota Tokyo untuk menikmati indahnya kota seperti yang ada di layar televisi yang ia tonton sebelumnya.
"Mas sepertinya di luar turun hujan salju, semakin asyik kalau kita bermain di sana. ujar Vika yang mampu membuat anex tertawa ngakak mendengar apa yang diucapkan oleh istrinya. "Bagaimana mungkin kita bermain hujan salju sayang, bisa-bisa kamu nanti demam setelah selesai bermain salju ketika hujan salju turun. Kalau mas memang tidak bersedia ingin bermain dengan vika tidak apa-apa. Karena Vika akan menatapnya dari balkon." ucapnya dengan riang.
Sudah beberapa hari Vika dan Alex berada di kota Tokyo. Kini Mereka ingin menikmati indahnya bunga sakura di Kota Hiroshima. Apa kau sudah siap sayang tanya Alex kepada Vika yang sudah tidak sabar ingin segera pergi ke kota Tokyo menikmati bunga sakura impian Vika.
Terlihat Vika sudah siap dengan baju santainya. Menggunakan kaos oblong agak ketat berwarna putih melekat di tubuhnya dipadukan dengan celana jeans berwarna biru sepatu sport warna putih ya gunakan. Membuat aura kecantikan Vika semakin terpancar.
Terlihat Alex sangat terpesona melihat kecantikan Vika. Alex langsung menggandeng tangan Vika keluar dari hotel itu. Tentunya Sebelumnya mereka sudah sepakat kalau mereka pagi ini pergi ke sebuah tempat yang indah dipandang mata. Kini keduanya berlalu dari hotel dengan menggunakan mobil yang sudah dipersiapkan oleh asisten Daniel sebelumnya.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓