PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB 93. TERPESONA


__ADS_3

Ketika Nyonya Eliana sudah tiba di kamar rias. Nyonya Eliana terpesona melihat kecantikan Olivia. "Wow cantik sekali kamu sayang." Puji Nyonya Eliana melihat kecantikan menantunya yang begitu memukau.


"Mami ada-ada saja"


" Iya sayang, kamu memang cantik. Mami jadi pangling lihatnya." Nyonya Eliana kembali memuji. kecantikan Olivia.


" Iya nak, kamu benar-benar cantik." Ibu Nurhaida menimpali.


" Apakah kamu sudah siap?" karena Pak penghulu sudah datang ingin segera melakukan ijab Kabul. Dan para kerabat juga sudah banyak yang berdatangan." ucap Nyonya Eliana berharap Olivia sudah siap untuk mengadakan akad nikah.


Jantung Olivia berdegup kencang ketika Nyonya Eliana mengatakan kalau Pak penghulu sudah tiba di rumah utama keluarga Gladuks. "Kamu kenapa Sayang? kok Wajah kamu seperti itu? Apakah kamu tidak menyukai pernikahan ini? tanya Nyonya Eliana penuh selidik.


"Bukan begitu mom tapi sepertinya Olivia gugup jantung Olivia berdetak kencang.


" Mami juga pernah mengalami hal yang sama seperti yang kamu rasakan. Iya kan ibu Nurhaida?" Nyonya Eliana mengalihkan pertanyaannya kepada Ibu Nurhaida.


" Iya sayang ibu juga pernah mengalami hal yang sama seperti yang kamu alami sekarang. Tetapi itu hanya untuk sementara Kok. Setelah selesai ijab Kabul, perasaan kita pasti akan blong. Karena proses ijab kabul itu yang paling menegangkan daripada resepsi pernikahan." Nyonya Eliana dan ibu Nurhaida mengingat saat mereka berada di posisi yang sama seperti Olivia.


"Ya sudah kalau begitu, kita langsung saja keluar. Karena akad nikahnya akan segera dimulai. Olivia menganggukkan kepalanya kini Olivia, Nyonya Eliana, ibu Nurhaida, dan Anisa berjalan menuju ruang tempat diadakannya ijab Kabul.


Terlihat Daniel terpesona melihat kecantikan Olivia. Netranya sama sekali tidak berkedip menatap calon istrinya yang begitu menarik perhatiannya. "Cantik sekali." gumamnya dalam hati membuat Tuan Gladuks mencubit lengan Daniel. Karena Pak penghulu beberapa kali memanggilnya. Tetapi Daniel tidak mendengar karena fokus menatap Olivia yang cantik dan menawan.


Daniel terhenyak Ketika tuan Gladuks mencubit lengannya. "Kamu ini dipanggilin Pak penghulu tidak menyahut." gerutu Tuan Gladuks. Karena kesal melihat putranya yang hanya menatap Olivia yang terlihat cantik dan anggun.

__ADS_1


"Bagaimana Tuan Daniel Apa acara akad nikahnya sudah bisa kita mulai? tanya Pak penghulu ketika Olivia sudah duduk di samping Daniel. "Sudah Pak! ijab kabulnya dimulai saja." sahut kerabat dan tetangga yang datang menghadiri akad nikah Daniel dan Olivia.


Sah....


Sah....


ijab kabul Akhirnya selesai dilaksanakan kini Olivia sudah sah menjadi istri Daniel. Kali ini acara pernikahan Olivia tidak dapat dihadiri oleh Pak Roberto. Karena saat ini Pak Roberto masih mendekam di penjara, atas kesalahan fatal yang ia lakukan.


Olivia bukan tidak ingin memberitahu kepada Pak Roberto tentang pernikahannya. Tetapi ia khawatir Kalau Pak Roberto akan memaksa Olivia meminta Daniel untuk membebaskan Pak Roberto dari balik jeruji besi.


Iya tahu persis sikap dari Pak Roberto yang ingin memaksakan kehendaknya. Sehingga Anisa dan Olivia sepakat untuk tidak memberitahu Pak Roberto tentang pernikahan Olivia.


Ya selama ini Pak Roberto tidak patut dipanggil seorang ayah. Karena sikap dan tingkah lakunya yang urakan tidak pantas dipanggil seorang ayah. Seharusnya Ayah memberikan panutan untuk anak-anaknya. Tetapi lain hal dengan Pak Roberto yang hanya membuat malu keluarga.


Tetapi dengan tidak hadirnya Pak Roberto di acara pernikahan Olivia, bukan berarti Olivia tidak bahagia akan pernikahannya. Begitu juga dengan Anisa.


Nyonya Eliana sudah mempersiapkan segalanya. Para wartawan sudah banyak yang menanti kedatangan kedua mempelai itu. Karena itu merupakan pemberitaan yang akan viral di media massa dan juga media sosial.


Seorang pengusaha karya seperti Daniel menikah dengan wanita yang biasa. Bahkan Hanya bekerja di salah satu divisi yang dipimpin oleh Daniel sendiri. Terlihat wartawan tampak antusias menunggu Daniel


dan Olivia tiba di lokasi resepsi pernikahan.


Iring-iringan mobil pengantin sudah tiba di hotel. Beberapa petugas kepolisian dan juga petugas keamanan Hotel sudah berjaga di sana. Karena nyonya Eliana menginginkan acara resepsi pernikahan putranya berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan dari manapun.

__ADS_1


Daniel turun dari mobil mewah yang mereka tumpangi bersama Olivia, diikuti dengan tuan Gladuks dan nyonya Eliana. Begitu juga dengan ibu Nurhaida, Anisa. sedangkan ibu Florida dengan setia menggendong tubuh mungil Arya Vito untuk menghadiri aja acara pernikahan Olivia dan juga Daniel.


Tampak Olivia mengembangkan senyumnya melihat putranya yang merasa nyaman di gendongan Ibu Florida. Seolah dirinya paham kalau saat ini Ibu dan Ayah kandungnya sedang melaksanakan acara yang penting untuk kebahagiaan Arya Vito dan juga Olivia.


Kini Olivia dan Daniel sudah duduk di pelaminan yang tampak mewah di desain khusus oleh EO ternama di kota ini. "Mas Mami memang sangat luar biasa, telah mengatur acara resepsi pernikahan kita yang mewah ini. jujur Olivia tidak menyangka acara pernikahan kita semewah ini." ucap Olivia sambil mengembangkan senyumnya menatap Daniel dengan tatapan penuh cinta.


" Apa sih yang tidak buat kamu sayang!" mas hanya ingin membuat kamu bahagia dan Putra kita. Mas tidak peduli berapa uang yang akan Mas keluarkan. Karena Mas bekerja untuk kalian berdua Dan anak-anak kita kelak nanti." ucap Daniel sambil langsung mengecupkening Olivia. Seolah mereka tidak peduli dengan keramaian tamu undangan yang hadir di sana.


Terlihat para kerabat, tetangga dan juga kolega bisnis sudah berdatangan untuk menghadiri resepsi pernikahan Olivia dan Daniel. Tampak Anisa begitu antusias merayakan pesta pernikahan adiknya. Arif datang menghampiri Anisa yang sedang mencicipi menu makan siang yang ada di lokasi pesta itu.


"Hello Anisa, apa kabar? Kamu cantik sekali hari ini." Puji Arif sambil memberi salam kepada Anisa.


" Hello juga kak Arif. Kak Arif juga terlihat tampan hari ini." sahut Anisa sambil menatap Arif dengan tetapan seksama.


" Hello sahabatku yang cantik dan kece badai. Selamat ya atas pernikahanmu hari ini. Aku tidak menyangka ternyata kamu sudah sah menjadi Nyonya Daniel Gladuks ucapnya langsung memeluk Olivia berada di pelaminan.


Terimakasih Vika, kamu sudah hadir di acara pesta pernikahan kita. Jujur aku tidak tahu harus bagaimana mengucapkan terima kasih kepada kamu. Karena kamu sudah banyak membantuku dan aku selalu merepotkanmu." ucap Olivia sambil menatap sahabatnya dengan tatapan Intens.


" Sudah tidak perlu kamu pikirkan. Yang penting sekarang kamu bahagia hidup bersama Tuan Daniel dan keponakanku yang tampan dan imut Arya Vito." ucap Vika Sambil tertawa cengengesan memberi salam kepada Daniek sang Big boss.


" Eh Pak Bos, Selamat ya atas pernikahan kalian. Awas kalau Pak Bos menyakiti sahabatku, langkahi mayat Vika dulu." celetuk Vika yang mampu membuat Daniel bergidik ngeri.


Bersambung...

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏💓💓


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


__ADS_2